Aktris muda berbakat yang bersinar di libur lebaran tahun ini tidak lain dan tidak bukan adalah Tatjana Saphira. Bagaimana tidak? Aktris berdarah Jerman ini menyapa penggemarnya lewat dua film Indonesia yang meramaikan libur lebaran tahun 2019 yaitu Hit & Run dan Ghost Writer. Menyambut perilisan kedua film tersebut, berikut 5 film terbaik Tatjana Saphira yang harus kamu tonton!

1. Negeri Van Oranje (2015)

Loading...

Merupakan salah satu film di awal karirnya, Negeri Van Oranje menjadi salah satu film wajib tonton dari Tatjana Saphira. Dalam film ini, Saphira berperan sebagai Lintang, seorang gadis yang dicintai oleh empat sahabat cowok yang terdiri dari Banjar (Arifin Putra), Daus (Ge Pamungkas), Wicak (Abimana Aryasatya), dan Geri (Chicco Jerikho). Lewat film inilah, Tatjana Saphira meraih nominasi penghargaan pertamanya sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik di Indonesian Box Office Movie Awards 2016.

2. I am Hope (2016)

Usai Negeri Van Oranje, di tahun berikutnya Tatjana Saphira kembali memerankan tokoh utama dalam I am Hope. Kali ini ia berperan sebagai Mia, seorang gadis yang mencintai dunia seni dan bermimpi mewujudkan pertunjukkan teaternya. Mimpi tersebut pun terhalang ketika ia didiagnosa kanker. Walaupun demikian, di tengah cobaan tersebut, Mia tetap berjuang untuk mewujudkan impiannya. Berkat chemistry luar biasanya sebagai ayah-anak dalam I am Hope, ia memperoleh nominasi Pasangan Terbaik bersama Tio Pakusadewo pada ajang Indonesia Movie Actor Awards 2016.

3. Stip & Pensil (2017)

Penampilan Tatjana Saphira sebagai aktris serba bisa terbukti lewat perannya dalam Stip & Pensil. Dalam film yang disutradarai oleh Ardy Octaviand ini, ia berperan sebagai Bubu, salah satu anggota dari geng anak orang kaya yang dimusuhi karena dianggap sok jago dan sombong. Suatu hari, bersama ketiga sahabatnya, ia pun membuat sebuah proyek sosial demi tugas sekolahnya. Memiliki sifat yang polos, tingkah aneh dan lucu Tatjana ketika berperan menjadi Bubu pun sukses mencuri perhatian penonton.

Merupakan remake dari film asal Korea Selatan, Miss Granny, film ini berkisah tentang Fatmawati (Niniek L.Karim) yang suatu malam kembali ke tubuhnya yang 20 tahun (Tatjana Saphira) setelah mengunjungi foto studio. Tidak hanya berhasil membuat remake yang menyamai kualitas orisinalnya, Sweet 20 juga mampu menyelipkan nilai-nilai lokal Indonesia. Memerankan karakter nenek 70 tahun yang terjebak di dalam tubuh gadis 20 tahun,  Tatjana Saphira menampilkan akting terbaiknya. Tak heran, ia pun memperoleh nominasi sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik di berbagai ajang penghargaan termasuk Festival Film Indonesia 2017.

5. Ayat-ayat Cinta 2 (2017)

Tahun 2017 bisa dibilang menjadi tahunnya Tatjana Saphira dengan membintangi 3 film layar lebar termasuk sekuel salah satu film terlaris Indonesia, Ayat-ayat Cinta 2. Dalam film yang disutradarai oleh Guntur Soeharjanto ini, aktris yang mengawali karirnya sebagai model ini berperan sebagai Hulya, sepupu Aisha yang hadir dalam kehidupan Fahri (Fedi Nuril). Terlepas dari akhir kisah filmnya yang cukup aneh, penampilan Saphira yang baik mengantarkannya memperoleh nominasi ketiganya sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik di ajang Indonesian Box Office Movie Awards.

Loading...