Bulan Februari selalu identik dengan bulan penuh cinta. Tak heran, Februari ini pun bioskop tanah air diramaikan dengan film-film romantis dalam negeri. Salah satunya yaitu Meet Me After Sunset.

Disutradarai oleh Danial Rifki, Meet Me After Sunset berkisah tentang Gadis (Agatha Chelsea) yang memiliki sifat berbeda dengan remaja kebanyakan yang mana ia lebih suka beraktifitas di malam hari.

Untuk menyambut perilisannya, kali ini Movieden akan mengupas tentang bintang utamanya, Agatha Chelsea. Penasaran dengan sosoknya? Simak di bawah ini!

Dari Idola Cilik ke Layar Lebar

Agatha Chelsea Agatha Chelsea- Ada Cinta di SMA

Lahir pada 18 Desember 2001, Agatha Chelsea mulai dikenal dalam dunia hiburan sejak keikut sertaannya pada ajang Idola Cilik pada tahun 2012. Dalam musim keempat ajang pencarian bakat tersebut, remaja asal Bandung ini sukses melaju hingga babak 3 besar.

Pada tahun 2014, Chelsea pun mulai melebarkan sayapnya ke layar lebar lewat film musikal arahan Geri BusyeSuka – Suka Super Seven (Habis Gelap Menuju Terang). Dua tahun kemudian, ia kembali bermain dalam film Ada Cinta di SMA dan sukses mencuri perhatian berkat perannya sebagai Bella.

agatha chelsea - meet me after sunset agatha chelsea - meet me after sunset

Karir Agatha Chelsea di dunia perfilman tanah air pun semakin melejit ketika ia memperoleh peran utama dalam Meet Me After Sunset. Ketika menerima naskahnya, anak sulung dari dua bersaudara ini pun mengaku langsung tertarik dan ikut casting.

“Aku casting. Jadi sebenarnya aku dikasih skenarionya sama MNC Pictures. Dikasih lihat ceritanya begini. Aku langsung intrigued gitu,” cerita Agatha kepada Okezone“Aku coba casting. Setelah itu cuma bisa, “Kalau dapat ya puji Tuhan. Kalau enggak, belum rezekinya.” Tiga minggu kemudian disuruh ke kantor. Lalu malamnya ditelefon,” lanjutnya.

Memerankan karakter yang cukup berbeda dengannya, Chelsea mengaku tidak mudah untuk mendalami karakter tersebut.

“Lumayan sih pendalamannya. Karena lumayan beda sama aku. Karena untuk dapatin sense sebagai Gadis itu lumayan sih. Karena memang beda jauh sama aku,” ungkapnya.

Karir Musik & Pendidikan

Agatha Chelsea Agatha Chelsea

Walaupun telah berkarir dalam dunia perfilman, bukan menjadi rahasia bahwa Agatha Chelsea juga masih aktif sebagai penyanyi. Beberapa kali, ia juga sempat terlibat mengisi beberapa soundtrack seperti dalam film Me Vs Mami dan Ada Cinta di SMA.

Bahkan, putri dari pasangan Terriyanto dan Theresia Trishanty ini mengaku memilih musik sebagai prioritas dalam karirnya.

“Aku suka dua-duanya. Tapi film itu lebih lama, harus mendalami peran, reading, panjang banget prosesnya dan ketemu sama pemain lainnya pengalaman yang menyenangkan buat aku. Tapi kalau nyanyi dari pertama (berkarir). Aku nggak bisa ninggalin nyanyi. Kalau disuruh pilih lebih ke nyanyi sih,” ungkapnya pada Kapan Lagi.

Agatha Chelsea Agatha Chelsea

Sibuk di dunia hiburan tidak menjadikan Agatha Chelsea lupa dengan pendidikannya. Hal tersebut dibuktikannya lewat jadwal syuting yang selalu bertepatan dengan libur semester. Lebih lanjut, dalam wawancaranya dengan Okezone, gadis yang masih duduk di bangku SMA mengungkapkan bahwa pendidikan adalah hal yang terpenting.

“Buat aku yang paling penting adalah sekolah. Maksudnya, walaupun kalian punya hobi, punya hal lain yang bisa dikerjakan dan kalian yakin itu bisa menjanjikan, education is still important, karena dengan kalian sekolah jadi tahu lebih soal norma dan kesopanan itu dari sekolah, selain itu juga bisa nambah teman juga. Jadi, education is really important.”

Mengutamakan pendidikan, Chelsea pun bercita-cita melanjutkan jenjang pendidikannya di luar negeri karena ingin memiliki dua ijazah. Kendati demikian, banyak hal yang harus dipertimbangkannya, misalnya keluarga.

“Sebenernya yang pengin banget itu aku, cuma orang tua sebenernya lebih mau aku enggak terlalu jauh sama mereka. Sebenernya memang masih banyak pertimbangan sih,” jelasnya.

Film Selanjutnya

Agatha Chelsea - Mata Dewa Agatha Chelsea - Mata Dewa

Setelah Meet Me After Sunset, penampilan Agatha Chelsea di layar lebar dapat disaksikan kembali dalam film Mata Dewa. Dalam film yang disutradarai oleh Andibachtiar Yusuf ini, Chelsea berperan sebagai Bening, jurnalis di lingkungan sekolahnya.

Pertama kali memerankan seorang jurnalis, ia merasa tertantang dalam menghayati perannya di film ini.

“Jadi jurnalis itu tantangan baru banget buat aku. Karena memang belum pernah aku dapetin sebelumnya peran ini. Jadi, peran ini pembelajaran penting buat dan ini film pertama soal basket,” ungkapnya kepada media saat peluncuran trailer dan poster Mata Dewa.

Untuk mendalami perannya, gadis berzodiak Sagitarius tersebut pun mendatangi para wartawan di sekitar lokasi syuting. Semakin mendalaminya perannya, ia pun merasa pekerjaan seorang jurnalis cukup menantang dan menyenangkan.

 “Menurut aku, jadi jurnalis itu kerjaan yang menyenangkan ya. Banyak dapat pengetahuan, dapat cerita baru terus setiap harinya, banyak bertemu orang, fun banget,” papar Chelsea.

Mata Dewa berkisah tentang Dewa (Kenny Austin), pemain basket yang mengalami keterpurukan setelah mata kirinya tidak berfungsi dengan baik akibat dipukul preman demi menolong Bening (Agatha Chelsea) dari penjambretan. Ia pun dibantu oleh petinju kawakan (Ariyo Wahab). Mata Dewa akan tayang di bioskop pada 8 Maret 2018.