Industri perfilman Korea Selatan merupakan salah satu yang termaju untuk kawasan Asia. Setiap tahunnya, berbagai genre termasuk film action berkualitas dirilis. Menawarkan aksi kejar-kejaran hingga baku tembak, tak heran film asal Negeri Ginseng tersebut kerap diimpor untuk tayang di Indonesia seperti Take Point. Dibintangi oleh Ha Jung Woo dan Lee Sun Kyun, film aksi ini mengikuti kisah keduanya yang harus bekerja sama untuk dapat lolos dari bunker bawah tanah.

Nah buat kamu yang suka film sejenis Take Point, 10 film action Korea terbaik ini tentunya tidak boleh kamu lewatkan!

1. Shiri (1999)

Shiri merupakan film aksi blockbuster Korea Selatan pertama yang dibuat dengan gaya Hollywood. Menandai pentingnya perkembangan industri film pada masa itu,  kisahnya berfokus pada aksi pengejaran mata-mata Korea Selatan terhadap pembunuh bayaran asal Korea Utara. Masalah menjadi keruh ketika Korea Selatan menemukan bahwa beberapa bom diletakkan oleh sang pembunuh bayaran di kota Seoul. Aksi kejar-kejaran dan baku tembak yang mendebarkan pun menambah keseruan menyaksikan film ini.

2. The Man From Nowhere (2010)

Disutradarai oleh Lee Jeong Beom, The Man From Nowhere dibintangi oleh Won Bin sebagai mantan tentara khusus, Cha Tae Shik. Kisahnya sendiri pun akan mengingatkan kepada Taken yang dibintangi oleh Liam Neeson ketika Cha mendapati So Mi (Kim Sae Ron), anak perempuan yang juga tetangganya diculik oleh gangster. Didukung dengan penampilan luar biasa Won Bin, adegan aksi yang seru dan kisah yang menyentuh, tak heran, The Man From Nowhere menjadi film tersukses Korea Selatan pada tahun perilisannya.

3. Confidential Assignment (2017)

Korea Selatan dan Korea Utara kerap dikisahkan berseteru dalam film. Kali ini, Confidential Assignment berusaha mengangkat kisah keduanya bekerja sama untuk menaklukkan musuh yang sama. Im Cheol Ryung (Hyun Bin), tim investigasi spesial asal Korea Utara pergi ke Korea Selatan untuk menangkap Cha Ki Seong (Kim Joo Hyuk). Diberi waktu tiga hari, pemerintah Korea Selatan dan Utara pun memutuskan untuk bekerja sama dengan menugaskan detektif Kang Jin Tae (Yoo Hae Jin) untuk membantu sekaligus mengawasi gerak-gerik Im Cheol Ryung.

4. A Bittersweet Life (2005)

A Bittersweet Life mengikuti kisah Kim Sun Woo (Lee Byung Hun), bawahan Mafia Kang (Kim Yeong Cheol) yang selalu patuh pada bosnya. Suatu hari, ia diminta mengikuti Hee Soo (Shin Min Ah), simpanan bosnya yang dicurigai berselingkuh. Kesetiaannya pun menjadi goyah kala ia menyadari ketertarikannya pada Hee Soo. Sesuai dengan judulnya, film ini tidak hanya memberikan aksi pertarungan yang menegangkan dan menghibur, namun juga meninggalkan pertanyaan mengenai arti kehidupan usai menyaksikannya.

5. The Good, the Bad, the Weird (2008)

Butuh kisah adu tembak dengan gaya western? The Good, the Bad, the Weird adalah jawabannya. Judulnya bisa jadi terdengar familiar karena film ini terinspirasi dari film Italia terkenal yang berjudul The Good, the Bad, the Ugly (1966). Mengambil latar tempat Manchuria di bawah kependudukan Jepang, kisahnya mengikuti The Good pemburu bayaran (Jung Woo Sung) yang mengejar The Bad pembunuh (Lee Byung Hun). Di sisi lain, The Weird pencuri (Song Kang Ho) mengambil peta yang ingin dimiliki The Bad. Ketiganya pun berkompetisi satu sama lain untuk memecahkan misteri dari peta harta karun rahasia.

6. The Villainess (2017)

Tidak melulu tokoh utama pria, The Vilainess menawarkan aksi baku hantam yang dilakukan oleh perempuan lewat karakter Sook Hee (Kim Ok Bin), seorang gadis yang dilatih untuk menjadi pembunuh sejak kecil. Suatu hari, ia ditawarkan untuk menjalani hidup normal setelah melakukan misi membunuh selama 10 tahun. Sayangnya, hidup normal tidak semudah yang dibayangkan. Sukses menawarkan aksi yang mendebarkan di sepanjang durasinya, film ini menerima standing ovation selama 4 menit usai pemutarannya di Cannes Film Festival.

7. Asura: The City of Madness (2016)

Detektif Han (Jung Woo Sung), selama beberapa tahun terakhir telah melakukan pekerjaan kotor untuk walikota (Hwang Jung Min). Di saat jaksa tanpa ampun menekannya untuk melakukan investigasi menangkap walikota, ia pun merasa terjebak dan semua mulai menjadi tidak terduga di kota tempat yang terjahatlah yang bisa selamat dari pertarungan tersebut. Didukung oleh penampilan bintang utamanya yang memukau, Asura: City of Madness menawarkan kisah yang brutal dan penuh dengan pengkhianatan di sana-sini.

8. The Berlin File (2013)

The Berlin File menawarkan semua elemen yang ingin disaksikan dalam film aksi mulai pertarungan penuh dengan peluru, baku hantam, kejar-kejaran di atap hingga ledakan. Adapun kisahnya berfokus pada  mata-mata Korea Utara Pyo Jeong Soo (Ha Jung Woo) menjadi buruan oleh mata-mata baik dari negaranya sendiri maupun Korea Selatan setelah transaksi jual beli senjata api berakhir gagal. Bersama istrinya (Jun Ji Hyun), ia terpaksa harus memberontak untuk menghindari hukuman.

9. Assassination (2015)

Ha Jung-Woo dan Jun Ji Hyun kembali dipertemukan dalam film aksi yang mengambil latar masa pemberontakan Korea di bawah kependudukan Jepang, Assassination. Kisahnya pun berfokus pada tim pemberontak yang berencana untuk membunuh komandan Jepang. Sayangnya, rencana mereka terhalang oleh pengkhianat yang ada di dalam tim dan musuh yang memburunya. Hadir dengan produksi yang megah dan sekuen aksi yang memuaskan penggemar film aksi, film yang disutradarai oleh Choi Dong Hoon ini sukses menjadi yang terlaris ke delapan sepanjang sejarah di negaranya.

10. The Suspect (2014)

Penggemar Gong Yoo berkat Train to Busan? Aksinya sebagai mantan tentara khusus Korea Utara, Ji Dong Chul dalam The Suspect tentunya pantang dilewatkan. Setelah kematian istri dan anak perempuannya, Dong Chul bekerja sebagai supir di Seoul. Sayangnya kehidupan normalnya terganggu ketika bosnya terbunuh dan ia dituduh atas hal tersebut. Adegan kejar-kejaran dengan mobil hingga pertarungan jarak dekat, semua dapat kamu saksikan dalam The Suspect.