Loading...

Film hadir dalam berbagai bentuk. Ada yang menghibur, membuatmu menangis, memacu adrenalinmu hingga meninggalkan banyak pertanyaan usai menontonnya. Untuk kategori yang terakhir, film jenis ini kebanyakan harus ditonton lebih dari satu kali untuk dapat didiskusikan dan dianalisa lebih lanjut. Misalnya saja Us, film terbaru Jordan Peele yang memiliki banyak metafora dan alegori dalam penyajiannya.

Nah, buat kamu yang menyukai atau mencari tontonan seperti film Us, ini dia 10 film yang memutar otak yang harus kamu saksikan!

1. Mulholland Drive (2001)

Ditulis dan disutradarai oleh David Lynch, Mulholland Drive pada awalnya dibuat untuk pilot serial televisi. Mengalami penolakan, hasil akhir film ini pun menjadi semi-pilot dan semi-film dengan gaya surealistik khas Lynch. Betty Elms (Naomi Watts), calon aktris baru tiba di Los Angeles dan bertemu dengan seorang perempuan amnesia (Laura Harring) usai kecelakaan mobil yang menimpanya. Keduanya mencari petunjuk dan jawaban di Los Angeles dalam sebuah sekuen yang berada di antara mimpi dan kenyataan. Karena gaya sekuen antara mimpi dan kenyataan inilah, Mulholland Drive meninggalkan banyak ruang untuk diskusi dan interpretasi.

2. Arrival (2016)

Diadaptasi dari cerita pendek “Story of Your Life” karya Ted Chiang, Arrival mengikuti kisah seorang ahli bahasa, Louis Banks (Amy Adams) yang dipekerjakan oleh pihak militer Amerika Serikat untuk berkomunikasi dengan alien yang tiba di Bumi sebelum terjadinya perang. Film yang disutradarai oleh Dennis Villeneuve ini menghadirkan kisah filosofis dalam balutan science fiction. Dihadirkan dalam jalan cerita yang tidak linear, Arrival harus disaksikan lebih dari satu kali untuk benar-benar memahami jalinan kisahnya.

3. Inception (2010)

Apa jadinya jika alam sadar seseorang dapat dimasuki oleh pencuri informasi? Itulah yang ditawarkan oleh salah satu film terbaik arahan Christopher Nolan, Inception. Melakukan pengambilan gambar di 6 negara, film ini berkisah tentang Dom Cobb (Leonardo DiCaprio, seorang pencuri profesional yang mengambil informasi rahasia dengan menginfiltrasi alam bawah sadar. Suatu hari, ia diberi tugas yang hampir tidak masuk akal dengan bayaran penghapusan catatan kriminalnya yaitu memasukkan ide orang lain ke dalam pikiran si target. Menawarkan cerita yang cerdas dan kompleks, usai menonton film ini tentunya penonton akan mendiskusikan adegan terakhir dalam film, apakah itu berada di alam mimpi atau kenyataan.

4. 2001: A Space Odyssey (1968)

Salah satu film memutar otak yang paling terkenal yang pernah dibuat. Disutradarai oleh Stanley Kubrick, film ini mengikuti kisah perjalanan luar angkasa ke Jupiter setelah penemuan monolit hitam misterius yang mempengaruhi evolusi manusia. 2001: A Space Odyssey bukanlah film untuk semua orang karena kisahnya yang kompleks. Memproyeksikan filosofi dari Kubrick, sejak penayangannya, film ini telah mengundang banyak analisa dan interpretasi baik dari publik maupun kritik profesional dan ahli teori.

5. Birdman (2014)

Disutradarai oleh Alejandro G. Iñárritu, film ini mengikuti kisah Riggan Thompson (Michael Keaton), mantan aktor terkenal dengan perannya sebagai Birdman yang kini mencoba untuk kembali bangit dengan mempromosikan pertunjukkan Broadway terbarunya. Menggambarkan interaksi kompleks antara kehidupan pribadi dan kehidupan profesional Riggan dalam kisahnya yang kompleks dan berlapis, akhir kisah film terbaik Oscar 2015 ini sendiri cukup ambigu dan memancing banyak teori dan interpretasi yang berbeda.

6. Shutter Island (2010)

Diadaptasi dari buku berjudul sama karya Dennis Lehane, Shutter Island mengikuti kisah Edward “Teddy” Daniels (Leonardo DiCaprio) yang pergi bersama rekannya (Mark Ruffalo) untuk menginvestigasi fasilitas psikiatris di Shutter Island setelah seorang pasien menghilang. Didukung akting memukau dari Dicaprio serta arahan Martin Scorsese, alur cerita film ini tampil dengan kompleks dan padat terutama pada akhir kisahnya yang tak terduga.

7. Black Swan (2010)

Black Swan mengikuti kisah Nina (Natalie Portman), seorang penari balet dengan dedikasi kuat yang mulai merasakan ancaman ketika rivalnya (Mila Kunis), bergabung dalam timnya. Premis film ini diperoleh sang sutradara Darren Aronofsky dari pandangannya mengenai produksi pertunjukkan Swan Lake beserta ketakutan akan penggunaan pengganti dalam pertunjukkan, mirip dengan mitos tentang doppelgängers. Jalinan kisah film ini mulai membuat penonton berkerut ketika khayalan dan dunia nyata sang protagonis, Nina mulai tindih satu sama lain. Film ini membutuhkan konsentrasi penuh untuk menemukan setiap petunjuk yang membuatnya dipahami.

8. 12 Monkeys (1995)

Hampir semua film yang berkaitan dengan perjalanan waktu selalu berhasil membuat otak para penontonnya berpikir keras. Salah satu film yang dengan brilian mengeksplorasi tema tersebut adalah 12 Monkeys. Film ini mengikuti kisah narapidana (Bruce Willis) yang terpilih untuk mengikuti misi perjalanan waktu ke tahun 2030-an. Misinya sendiri adalah mencari informasi tentang sebuah wabah mengerikan muncul di 1990-an. Film yang disutradarai Terry Gilliam ini akan benar-benar mendorong para penonton untuk mempertanyakan mekanisme dari perjalanan waktu beserta teori-teori tentang apa yang terjadi dalam kisahnya.

9. Memento (2000)

Dibintangi oleh Guy Pearce, Memento berkisah tentang seorang pria yang menderita anterograde amnesia, yang mana menyebabkan ia kehilangan memorinya setiap lima menit. Dengan mengandalkan foto polaroid dan tato, ia pun mencatat informasi guna mencari orang yang menyerang dirinya dan membunuh istrinya. Film yang disutradarai oleh Christopher Nolan ini disajikan dengan dua urutan adegan secara bergantian selama film yaitu seri hitam putih yang menunjukkan urutan kejadian secara kronologis dan berwarna yang ditampilkan secara terbalik. Di akhir film, dua urutan tersebut bertemu dan menghasilkan suatu narasi yang lengkap.

10. Primer (2004)

Primer merupakan salah satu film paling kompleks dan membingungkan yang pernah dirilis. Tak hanya itu, film ini menjadi lebih terkenal berkat biaya pembuatannya yang hanya $7 ribu. Premis film ini yang disutradarai dan dibintangi Shane Carruth ini cukup sederhana yaitu di aman sekelompok ahli mesin tanpa sengaja mengerjakan penemuan tentang time travel ketika bekerja di garasi. Diceritakan dengan realistis, yang membuat penonton akan memutar otak dengan keras tidak lain adalah karena naskahnya yang menggunakan istilah-istilah sains yang tidak begitu dipahami orang awam.

Loading...