Film komedi romantis tahun ini, Crazy Rich Asians akhirnya telah dapat disaksikan oleh penggemar novelnya sejak pekan lalu. Tentunya, sama seperti film lain yang diadaptasi dari novel, film yang disutradarai oleh Jon M. Chu ini juga memiliki perbedaan dengan novel karangan Kevin Kwan tersebut. Nah apa saja sih? Simak 10 perbedaan novel dan film Crazy Rich Asians di bawah ini!

Spoiler Alert! Sebelum membaca perbedaan novel dan film Crazy Rich Asians, pastikan kamu sudah menonton filmnya atau tidak takut terkena spoiler ya! Selamat membaca!

Latar Waktu Liburan ke Singapura

perbedaan novel dan buku crazy rich asiansBerbeda dengan film di mana Nick Young (Henry Golding) mengajak Rachel (Constance Wu) pada saat libur musim semi, di dalam novel ajakan pergi berlibur ke Singapura dilakukan rangka libur musim panas dan berencana berlibur di kota-kota lain seperti Kamboja, Thailand dan Hongkong.

Keluarga Nick Young

perbedaan novel dan buku crazy rich asians

Beberapa hal tentang Keluarga Young juga tak luput mengalami perubahan dalam film seperti:

  • Yang membeli hotel di London di novel adalah Harry Leong (ayah Astrid) bukan Philip Young (ayah Nick).
  • Keluarga Young merupakan uang lama (istilah untuk keluarga yang kaya sejak beberapa generasi) yang mana menjadikannya cukup tertutup dan tidak diketahui secara luas untuk uang baru seperti Peik Lin. Ketika Rachel mengatakan kepada Peik Lin siapa kekasihnya, ia tidak pernah mengenal nama tersebut. Sedangkan di dalam film keluarga Nick Young begitu terkenal di Singapura, sehingga ketika ia mengungkapkannya, keluarga Peik Lin langsung terkejut. Perubahan ini pun membawa Peik Lin diundang untuk tetap tinggal dan menemani Rachel dalam pesta yang diadakan di Tyersall Park (kediaman keluarga Young).
  • Philip Young tidak muncul di film karena ada urusan bisnis sedangkan di dalam novel diceritakan telah pensiun dan menetap di Australia dan sempat bertemu dengan Rachel.

Peik Lin dan Keluarganya

perbedaan novel dan buku crazy rich asians

Selain keluarga Young, Peik Lin (Awkwafina) dan keluarganya juga mengalami perubahan. Di dalam novel, Goh Peik Lin diceritakan lebih bergaya Barat dan merupakan gila belanja asal Singapura yang hobi bergosip. Adapun, dia tidak punya satu adik laki-laki remaja dan adik perempuan kembar, melainkan dua kakak laki bernama Peik Wing (menikah dan punya dua anak) dan Peik Ting.

Ayah Peik Lin, Wye Mun (Ken Jeong) pun tidak sesantai yang ditampilkan dalam film. Ia merupakan karakter yang sangat sadar akan status dan begitu ia mengetahui hubungan Rachel dengan Nick, ia langsung melakukan investigasi.

Pesta Lajang Colin dan Araminta

perbedaan novel dan buku crazy rich asians

Baik dalam film maupun novel, pesta bujang Colin Khoo (Chris Pang) memang direncanakan oleh Bernard Tai (Jimmy O. Yang). Namun yang berbeda adalah pesta tersebut tidak diadakan di atas kapal melainkan di Macau lengkap dengan acara adu anjing dan obat-obatan. Tak hanya itu, tidak hanya Nick dan Colin yang kabur, di dalam novel ia diceritakan kabur bersama dengan Alistair (Remy Hii) dan Mehmet (tidak muncul di film).

Sedangkan pada pesta Araminta (Sonoya Mizuno), pihak yang menekan Rachel adalah Francesca bukan Amanda Ling (Jing Lusi). Lebih lanjut, yang menyelamatkan Rachel dari tekanan itu adalah Sophie, sepupu Astrid, di dalam film, Astrid (Gemma Chan) sendiri lah yang menemani Rachel dan menceritakan soal perselingkuhan yang dilakukan Michael (Pierre Png)

Makanan Favorit Nick Buatan Neneknya

perbedaan novel dan buku crazy rich asians

Sejak tinggal di New York, Nick selalu merindukan pangsit buatan neneknya. Bahkan, di dalam film ia mengajak Rachel membuat pangsit bersama di rumahnya. Walaupun demikian, di dalam novel makanan kesukaan yang dibuat oleh neneknya adalah scones.

Hubungan Rachel – Eleanor

perbedaan novel dan buku crazy rich asians

Tidak seperti di film di mana interaksi Rachel dan Eleanor (Michelle Yeoh) cukup sering terjadi, di dalam buku, pertemuan keduanya pertama kali terjadi hampir setelah 3/4 buku. Ia tidak menghadiri pesta di Tyersall Park karena sedang di Tiongkok untuk bertemu investigator pribadi demi mencari tahu tentang latar belakang Rachel.

Pada film, diberikan detail lebih banyak mengenai alasan Eleanor menolak Rachel yang mana membawa film ini pada adegan puncak ketika keduanya bermain mahjong. Rachel yang tidak mau membuat Nick memilih menggunakan mahjong untuk menganalogikan bahwa ia mengalah untuk Eleanor menang. Pada akhirnya, Eleanor memberikan restunya dengan memberikan cincin nikahnya unruk Nick melamar Rachel. Di buku, hingga akhir Eleanor sama sekali tidak bergeming dan tetap menentang hubungan keduanya.

Kisah Astrid-Michael

perbedaan novel dan buku crazy rich asians

Di dalam novel, perselingkuhan Michael diketahui cukup awal oleh Astrid. Adapun, tak lama kemudian ia menyadari bahwa itu adalah sandiwara untuk menceraikan Astrid akibat tekanan menikah dengan keluarga yang sangat kaya raya. Astrid yang tidak terima pun memohon Michael kembali, sedangkan di film Astrid memiliki sikap yang lebih independen dan menghadapinya dengan kepala dingin. Pada film, hanya diceritakan Astrid dan Michael berpisah dan belum diketahui apakah ia benar-benar berselingkuh atau hanya sandiwara seperti novelnya

Tak hanya itu, hubungan Astrid dan Charlie (Henry Shum Jr.) juga lebih banyak dibahas. Dan dilihat dari adegan mid-credit, kisah keduanya disimpan untuk sekuelnya.

Karakter Putri Intan

perbedaan novel dan buku crazy rich asians

Di dalam film, terdapat satu karakter baru yang hadir yaitu Putri Intan (Kris Aquino). Kemunculannya pada pernikahan Araminta menjadi bahan obrolan Eleanor dan keluarganya karena ia menolak duduk dengan siapapun. Rachel yang tidak tahu apa-apa pun dengan santainya duduk dan membahas artikel yang ditulisnya. Kesuksesannya dalam membuat Putri Intan terkesan pun menjadi poin penting untuk menujukkan nilai lebih Rachel di mata keluarga Young.

Orang Tua Rachel

perbedaan novel dan buku crazy rich asians

Rachel dan ibunya tidak tinggal di New York melainkan California. Di dalam buku, Kerry Chu (Tan Keng Hua) tidak membantu Rachel secara langsung mengurus persiapannya ke singapura. Keduanya hanya berkomunikasi via telepon saja karena Kerry tinggal di Cupertino.

Lebih lanjut, setelah mengetahui ayahnya di penjara, Rachel tidak berdiam diri melainkan memutuskan untuk terbang ke Shen Zhen sebelum akhirnya diinterupsi oleh kehadiran ibunya di Singapura.

Proposal Pernikahan Nick ke Rachel

perbedaan novel dan film crazy rich asians

Di dalam buku, Nick berusaha melamar Rachel di rumah keluarganya di Malaysia sebelum proposal tersebut gagal karena Eleanor dan Ah Ma mendatanginya dengan sejarah keluarga Rachel. Sedangkan, dalam film, Rachel menerima dua proposal yaitu pertama ketika keduanya memutuskan bertemu sebelum pulang ke New York. Proposal tersebut terungkap ditolak pada permainan Mahjong Rachel dengan Eleanor. Yang kedua adalah ketika Rachel yang telah berada di pesawat di kejar oleh Nick dan memberitahu bahwa ibunya telah merestui mereka. Usai menerima lamaran, keduanya kembali ke Singapura dan melaksanakan pesta tunangan.