Film bertemakan superhero merupakan salah satu jenis yang paling digemari oleh pengunjung bioskop. Terutama jika film tersebut diadaptasi dari komik milik Marvel ataupun DC Comics yang telah familiar di masyarakat. Dengan teknologi yang semakin mumpuni, film-film superhero tersebut digarap dengan lebih matang dan menarik. Tiap tahunnya, jumlah film superhero yang dirilis tidak cukup sedikit dan tentunya hampir setiap film tersebut memperoleh keuntungan yang fantastis.

Walaupun demikian, hingga saat ini belum banyak garapan film superhero dengan tokoh utama perempuan. Kebanyakan film superhero yang beredar masih male-oriented dan tokoh perempuan masih menjadi pelengkap. Pekan ini, film yang mengangkat salah satu tokoh superhero perempuan ikonik dari DC Comics, Wonder Woman dirilis.

Diperankan oleh Gal Gadot, film ini merupakan live action pertama yang dibuat mengenai alter ego Putri Diana dari Themyscira. Selain itu, menariknya Wonder Woman merupakan film superhero pertama yang diarahkan oleh sutradara perempuan, yaitu Patty Jenkins.

Film keempat dari DC Universe ini  akan bercerita tentang Putri Diana dari Themyscira (Gal Gadot) yang selama hidupnya dilatih menjadi prajurit bertemu dengan pilot Amerika, Steve Trevor (Chris Pine) yang pesawatnya jatuh. Steve pun menceritakan bahwa di luar sana sedang terjadi perang. Mendengar hal tersebut, Diana pun meninggalkan tempat tinggalnya untuk menemukan takdir yang sebenarnya, yaitu menjadi Wonder Woman.

 

Film ini telah rilis di bioskop Indonesia sejak 31 Mei 2017 lalu. Meskipun jarang, Wonder Woman bukanlah superhero perempuan pertama yang diangkat ke layar lebar. Nah, tokoh apa saja yang pernah diangkat menjadi film? Simak di bawah ini!

1. Supergirl (1984)

Helen Slater as Supergirl 1984

Supergirl merupakan film superhero pertama yang mengangkat perempuan menjadi tokoh utama. Dirilis pada 19 Juli 1984, film produksi Inggris ini merupakan spin-off dari seri Superman milik Alexander dan Ilya Salkind. Disutradarai oleh Jeannot Sjwarc, karakter Supergirl diperankan oleh Helen Slater. Selain Slater, Supergirl juga dibintangi oleh Faye Dunaway, Hart Bochner, Marc McClure, dan Peter O’Toole.

SINOPSIS:

Kara-El, sepupu Superman datang ke bumi setelah sumber kekuatan untuk komunitas Krypton tidak sengaja terlempar ke bumi. Sesampainya ia di bumi, ia menjadi kuat dan super seperti sepupunya. Dalam usahanya untuk membawa kembali sumber kekuatan tersebut, ia pun bertemu dengan penyihir jahat yang ingin merebut benda tersebut untuk menguasai bumi.

2. Catwoman (2004)

catwoman

Tahun 2004, DC kembali mencoba mengangkat salah satu tokoh superhero perempuan ke layar bioskop lewat Catwoman. Catwoman merupakan salah satu love interest dari Batman. Dalam film yang disutradarai oleh Pitof ini, karakter Catwoman diperankan oleh Halle Berry. Film ini juga turut dibintangi oleh Sharon Stone, Benjamin Bratt, Lambert Wilson, Frances Conroy, dan Alex Borstein.

SINOPSIS:

Patience Phillips adalah perempuan pemalu yang bekerja sebagai desainer grafis untuk Hedare Beauty. Ketika ia menemukan rahasia gelap mengenai bahan berbahaya untuk kosmetik, ia pun terjebak di tengah konspirasi perusahaan. Tanpa sengaja ia jatuh ke dermaga dan meninggal. Namun, ia dihidupkan kembali oleh kucing Mesir yang mengabulkan satu permintaanya. Phillips pun memiliki kekuatan, kecepatan dan ketajaman super seperti kucing. Ia pun menjadi Catwoman yang bertempur melawan kejahatan.

3. Elektra (2005)

Elektra

Dirilis 14 Januari 2005, film ini merupakan spin-off dari film Daredevil (2003). Disutradarai oleh Rob Bowman, film ini mengadaptasi karakter dari Marvel Comics milik Frank Miller, Elektra Natchios (Jennifer Garner). Film ini turut dibintangi oleh Goran Visnjic, Will Yun Lee, Cary-Hiroyuki Tagawa, dan Terence Stamp. Ben Affleck melakukan pengambilan gambar sebagai cameo dengan tampil kembali sebagai Matt Murdock (Daredevil). Sayangnya adegan tersebut dipotong sehingga dapat dilihat pada versi deleted scene.

SINOPSIS:

Setelah terbunuh di film Daredevil, Elektra dihidupkan kembali oleh guru beladiri buta bernama Stick. Elektra pun dibawa untuk mempelajari Kimagure, beladiri kuno yang salah satu kemampuannya adalah menghidupkan kembali orang yang sudah mati. Namun, karena ia gagal menghilangkan rasa takut dan marah setelah melihat pembunuhan ibunya, ia pun dikeluarkan dan bekerja sebagai pembunuh bayaran. Ia harus melindungi seorang ayah dan anak jeniusnya dari incaran pembunuh lain yang dibayar oleh The Hand.

Proyek Superhero Perempuan di Masa Depan

nicole-perlman-captain-marvel

Wonder Woman merupakan film superhero perempuan pertama setelah 12 tahun dari perilisan Elektra. Tentunya, Marvel juga tidak ketinggalan untuk menggarap film solo dari superhero perempuan miliknya yaitu Captain Marvel. Diperankan oleh aktris pemenang Oscar 2016 lewat Room, Brie Larson, film ini direncanakan akan rilis di Amerika Serikat pada 8 Maret 2019. Pengambilan gambar sendiri direncanakan akan dilakukan pada Februari 2018.

Selain Captain Marvel, sempat beredar kabar bahwa Black Widow juga akan memiliki film solo sendiri setelah Avengers: Infinity Wars dan tidak akan masuk ke dalam MCU Phase 3. Hingga saat ini belum ada kabar lebih lanjut mengenai penggarapan film dari alter ego Natasha Romanoff tersebut.