Satu lagi film dari video game yang gagal hampir di semua sisi, terutama endingnya
4Overall Score

Sudah banyak film-film dari video game yang gagal, bahkan gagal total dan menjadi box office bomb. Mulai dari Mario Bros, Tomb Raider, Prince of Persia hingga Alone In The Dark dan House of The Dead yang di sutradarai oleh Uwe Boll yang mendapat julukan “Master of Error”

Assassin’s Creed bercerita tentang Callum Lynch (Michael Fassbender) yang diselamatkan dari hukuman mati oleh Abstergo Industries. Organisasi ordo Templar masa kini yang diketuai oleh Alan Rikkin (Jeremy Irons) dan didukung oleh Sophia Rikkin (Marion Cotillard) sebagai ilmuwan yang membuat Animus project. Lynch diharuskan kembali ke memori masa lalu leluhurnya dan untuk mendapatkan dimana letak Apple of Eden untuk menyelamatkan manusia dari kekerasan yang terus merajalela.

Permasalahan utama ada di Apple of Eden ini, dari awal cerita sampai akhir film ini menjelaskan tentang benda tersebut dan cara mendapatkan barang tersebut. Namun menjelang akhir film Apple of Edennya seperti tidak jelas ingin dibuat apa bahkan twist di akhirnya pun malah sangat biasa dan berasa “oh gitu doang”. Sehingga menjadi sangat pointless.

Naskah dan penyutradaraannya pun terasa kurang koheren antara cerita dan adegan yang satu dengan yang lain dan tidak bisa memberikan suatu hal yang dramatis atau menegangkan pada adegan-adegan actionnya.

Scoring-nya terasa oke di awal, namun menjelang pertengahan dan akhir menjadi membosankan, seperti mendengar lagu yang itu-itu saja diputar berulang-ulang.

Fassbender dan Cotillard yang merupakan aktor sekaliber Oscarpun jadi terlihat buruk karena filmnya sendiri juga buruk. Kualitas mereka disiasiakan disini. Cukup mengejutkan Fassbender menjadi salah satu produser disini.

Ending yang sedikit menggantung dan mengisyaratkan sekuel, menjadi kurang penting lagi. Takutnya akan menjadi sekuel seperti Underworld yang pertarungan Vampire dengan Lycans yang terus menerus dibuat tanpa arah yang jelas. Bedanya ini adalah pertarungan Templar vs Assassin.

Walaupun dengan visual, tata kamera dan adegan action yang menyerupai seperti gameplay pada gamenya itu sendiri cukup bagus, namun dengan penyutradaraan dan naskah yang berantakan, tujuan dan apa yang mau disampaikan juga begitu saja di menjelang akhir dan akhirnya menjadi tidak penting lagi dan cenderung menghancurkan premis awal tentang Apple of Eden, kemudian tidak ada satupun adegan yang dramatis karena hubungan antar karakternya sangat lemah. Sehingga menambah daftar panjang kegagalan film-film yang diangkat dari video game. Semoga saja nanti Uncharted yang merupakan salah satu game yang paling gw suka, tidak bernasib sama dengan Assassin’s Creed ini.

P.S. Seharusnya Fassbender mau didoakan oleh pemuka agama di awal film untuk menyelamatkan jiwanya, terlebih menyelamatkan film ini. Gw juga setuju dengan perkataan Fassbender di salah satu adegan “What the f*** is going on here”