Pekan ini menjadi ajang untuk film-film blockbuster di tahun 2020 meluncurkan teaser dan trailer. Film teranyar Disney di tahun 2020, Mulan pun tak ketinggalan menjadikan momen ini untuk membagikan trailer pertamanya. Namun siapa sangka, peluncuran trailer ini juga menjadi kesempatan untuk para warganet kembali menyerang pemeran Mulan, Liu Yi Fei.

“Benar-benar hal yang memalukan untuk Amerika. Dapatkah kamu percaya bahwa seorang warga Amerika¬† mendukung kebrutalan polisi dan totalitarianisme Tiongkok? Bukankah Amerika mendukung kebebasan dan demokrasi? #BoycottMulan,” cuit seorang pengguna Twitter

Hal tersebut tidak lain adalah dikarenakan pernyataan yang pernah dibuatnya di akun media sosial Weibo miliknya. Dalam cuitan yang telah dihapus tersebut, ia secara terang-terangan mendukung kepolisian Hong Kong melawan para demonstran.

Loading...

“Saya mendukung polisi Hong Kong, kamu dapat mengkritikku sekarang. Benar-benar sebuah hal yang memalukan untuk Hong Kong,” tulisnya.

Pernyataan ini pun semakin kontroversial mengingat Liu kini telah memperoleh kewarganegaraan Amerika Serikat. Menyusul cuitannya tersebut, #BoycottMulan pun langsung menjadi trending topic di Twitter dan menyebabkan aktris yang juga dikenal sebagai Crystal Liu ini absen dari panel di acara Disney D23.

Selain pernyataan bintang utamanya, Mulan juga sempat menuai kontroversi dengan memilih menghilangkan Mushu dan tidak lagi menjadi film musikal. Terlepas demikian, ada juga yang mendukung film ini karena dianggap lebih setia dengan sumber aslinya.

Disutradarai oleh Niki Caro, film ini mengikuti perjalanan Mulan (Liu) dalam membawa kehormatan untuk keluarganya dengan menyamar sebagai laki-laki dalam pertarungan menghadapi Tentara Kerajaan Tiongkok. Hal ini pun ia lakukan karena sang ayah terlalu sakit untuk menjalankan tugas tersebut.

Selain Liu, film ini turut dibintangi oleh Donnie Yen, Gong Li, Jet Li, Jason Scott Lee, dan Yoson An. Mulan direncanakan akan tayang di bioskop Amerika Serikat pada 27 Maret 2020 mendatang.

Loading...