Bukan menjadi rahasia, spin off dari Star Wars ‘Solo’ mengalami masalah dalam proses pengerjaannya. Pada musim panas tahun lalu, memasuki empat bulan pengambilan gambar, Lucasfilm mengumumkan pemecatan sutradara Phil Lord dan Chris Miller. Alasan pemecatan pun disinyalir karena adanya perbedaan kreativitas.

Tak lama kemudian, Ron Howard pun dipilih oleh presiden Lucasfilm, Kathleen Kennedy untuk meneruskan proyek ‘Solo’. Selain menambah waktu pengambilan gambar hingga 4 bulan, biaya pembuatan untuk film ini pun dinaikkan hingga $250 juta. Akhirnya, 70 persen pengambilan gambar pun dilakukan oleh Ron Howard dan Phil serta Christopher dikreditkan sebagai produser eksekutif.

Menjelang perilisannya pekan ini, kepada Variety para kru dan pemain yang terlibat pun mengungkapkan apa yang sebenarnya menjadi alasan dibalik pemecatan tersebut. Lawrence Kasdan, penulis skrip seri Star Wars sejak The Empire Strikes Back mengungkapkan bahwa visinya mengenai tone untuk film ini sangat berbeda dengan Phil dan Chris.

“Tone adalah segalanya untukku. Dan itulah yang membuatnya menjadi film. Namun ini adalah situasi yang rumit. ketika kamu berangkat pagi untuk film Star Wars, ada ribuan orang yang menunggumu dan kamu harus sangat tegas dan cepat mengenai hal itu. Ketika kamu membuat keputusan cepat – dan ada jutaan sehari – maka kamu berkomitmen pada tone tertentu. Jika produser berpikir bahwa ini bukan tone dari film, kamu akan mendapatkan masalah,” jelasnya.

“Itu tidak selalu berakhir demikian, tetapi tidak ada satu pun yang senang tentang itu. Itu adalah penderitaan,” tambahnya.

Penulis naskah lainnya, Jonathan Kasdan yang juga merupakan putra Lawrence mengatakan bahwa walaupun memiliki perbedaan namun Chris dan Phil telah berusaha semampunya.

“Isu yang kami miliki lebih internal dan praktikal. Chris dan Phil melakukan segalanya yang bisa mereka lakukan untuk membuatnya berhasil, begitu pun dengan kami. Pertanyaannya menjadi tentang bagaimana membuat film dengan paling efisien ketika kami harus melakukannya.”

Lebih lanjut, seorang aktor yang tidak disebutkan namanya juga memberikan sedikit gambaran yang terjadi serta meluruskan beberapa rumor mengenai permasalahan tersebut. Kepada Vulture, ia mengungkapkan bahwa kunci dari permasalahan tersebut berada pada efisiensi. Berbeda dengan Lord dan Miller yang membutuhkan 30 kali lebih pengambilan gambar, Ron Howard hanya membutuhkan 2 atau 3 kali dan langsung memperoleh respek di set.

“Phil dan Chris merupakan sutradara yang baik, namun mereka belum siap untuk Star Wars. Setelah pengambilan gambar ke-25, aktor mulai melirik satu sama lain seperti, ‘Ini mulai aneh’. [Lord dan Miller] seperti sedikit keluar dari kendali. Mereka pastinya merasakan tekanan; dengan satu dari film ini, ada banyak orang di atasmu sepanjang waktu.”

Walaupun mengalami penggantian sutradara, namun aktor tersebut mengakui tidak ada perubahan skrip dari Solo: A Star Wars Story. Dibanding melakukan pengambilan gambar baru, Ron Howard hanya melakukan pengambilan gambar ulang untuk adegan yang tidak cocok dengan apa yang diinginkan Lucasfilm.

“Itu skrip yang sama tepatnya. Mereka mengambil gambar yang sama persis. Tidak ada yang baru. [Lord dan Miller] menggunakan seluruh set. Namun Ron hanya menggunakan beberapa bagian dari set tersebut. Saya rasa mereka tidak melakukan pengambilan gambar dengan wide angle. Mungkin untuk menghemat uang.”

Selain jajaran kru dan pemain yang menyampaikan pendapatnya, duo sutradara Chris Miller dan Phil Lord akhirnya juga buka suara untuk pertama kalinya mengenai pemecatan tersebut.

“Saya pikir mengenai kami meninggalkan proyek, saya pikir semua orang memiliki maksud baik dan pendekatan kami dalam membuat film tersebut berbeda dengan mereka. Itu adalah jarak yang sangat besar dan terbukti sangta besar. Terkadang orang-orang berpisah dan itu sangat sedih, dan mengecewakan, namun hal itu terjadi dan kami belajar banyak dari kolaborator kami dan kami menjadi pembuat film yang lebih baik untuk itu,” ungkap Lord pada panel Vulture Festival dilansir dari The Hollywood Reporter.

“Kami sangat bangga dengan pekerjaan yang kami lakukan pada film tersebut dan kami berharap yang terbaik untuk semuanya,” tambahnya.

Senada dengan Lord, Miller mengungkapkan bahwa keduanya memiliki hubungan yang baik dengan kru dan pemain.

“Seperti yang Phil katakan, kami memiliki hubungan yang hebat dengan pemain dan kru, kami benar-benar mendukung mereka. Setelah kami mengambil liburan yang cukup, kami kembali dan sekarang kami sedang menulis dan memproduseri sekuel The Lego Movie dan memproduseri film animasi Spider-Man dari Miles Morales.”

Solo: A Star Wars Story tayang di bioskop tanah air pada 23 Mei 2018.