Jakarta, 23 September 2018 – DreadOut The Movie yang diangkat dari game horror Indonesia yang fenomenal dan telah mendunia meluncurkan official teaser trailer di acara Popcon Asia 2018 bertempat di Nusantara Room – Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD.

Dalam acara tersebut sekaligus diumumkan para aktor dan aktris yang menjadi pemain dalam film DREADOUT. Caitlin Halderman (Surat Cinta untuk Starla, The Guys) dipercaya sebagai pemeran tokoh Linda yang merupakan salah satu tokoh central di dalam game DreadOut. Kemudian, Jefri Nichol (Dear Nathan), Marsha Aruan, Irsyadillah, Susan Sameh dan Ciccio Manassero juga turut meramaikan jajaran pemain dalam DreadOut The Movie. Mereka akan berperan sebagai teman-teman sekolah SMA Linda yang akan memecahkan misteri Hantu Kebaya Merah seperti di dalam gamenya. Selain bintang muda tersebut, turut terlibat juga aktor dan aktris terkenal lainnya seperti Miller Khan, Hannah Al Rashid (Jailangkung, Buffalo Boys), Salvita DeCorte dan Mike Lucock.

Kimo Stamboel, selaku sutradara yang pernah membesut Rumah Dara, penulis merangkap produser film ini menyatakan

“Proses pemilihan para cast ini gue lakukan dengan sangat selektif dan hati-hati karena gue memikul tanggungjawab yang cukup besar untuk menjaga kualitas filmnya. Gue tidak mau mengecewakan pemilik & penggemar game DreadOut yang sudah dikenal diseluruh dunia sebagai salah satu game horror terbaik buatan Indonesia. Dalam film ini, gue menuntut totalitas para pemainnya, termasuk melatih stamina dan fisik mereka karena banyak adegan-adegan yang cukup berat didalamnya”

Dalam produksi ini, Kimo menggandeng rekan produser Wida Handoyo dan Edwin Nazir untuk mendirikan rumah produksi goodhouse.id., mereka berkolaborasi merampungkan project ini mulai dari script development, produksi film, sampai pengembangan bisnisnya. Wida Handoyo, selaku salah satu produser film menyatakan

“Dalam project ini goodhouse.id memutuskan bekerjasama dengan strategic partner dari dalam dan luar negeri agar opportunity film DreadOut sukses di pasaran semakin besar, salah satu contohnya adalah kerjasama dengan PopConAsia untuk menyelenggarakan Celebration Cup E-sports National Championship, sebagai tempat penayangan perdana official teaser trailer DreadOut sekaligus merayakan pertama kalinya game buatan Indonesia diangkat ke layar lebar. Semoga dengan diselenggarakannya acara ini, para gamers dan penggemar film di seluruh Indonesia untuk beramai-ramai ke bioskop menonton film DreadOut pada saat tayang nanti”.

Produser Edwin Nazir menambahkan

“Kami juga telah menggandeng CJ Entertainment (Korea), Sky Media, Nimpuna Sinema dan Lyto Datarindo (Game Publisher), untuk mendukung rencana kami sejak awal untuk bisa memasarkan film DreadOut ini, tidak hanya di pasar lokal tapi juga bisa menembus pasar Internasional”.

Perwakilan dari CJ Entertainment Korea, Yeonu Choi (Senior VP International Production) menyatakan.

“Sejak kami memproduksi film pertama di Asia Tenggara pada tahun 2014, Indonesia sudah menjadi salah satu negara yang menjadi prioritas utama kami untuk berinvestasi. Kami sangat antusias untuk melakukan kolaborasi dengan para pekerja kreatif lokal di Indonesia. Selalu menyenangkan bagi kami untuk dapat bekerjasama dengan para artist kreatif multi talenta, terutama seperti Kimo dan rekan-rekan sesama produser dari GoodHouse. Setelah Pengabdi Setan sukses, kami ingin hasil kerjasama produksi dalam film ketiga kami dengan Indonesia, dapat membuat sebuah terobosan baru yang segar untuk film horror. Kami yakin, bahwa keunikan game DreadOut dan jumlah fans-nya yang sudah sangat besar di seluruh dunia adalah pilihan yang tepat dan sesuai dengan visi kami”.

DreadOut The Movie rencananya akan tayang diseluruh bioskop di Indonesia pada bulan Januari 2019.

Sinopsis:

Jessica (Marsha Aruan), Beni (Irsyadillah), Dian (Susan Sameh), Alex (Ciccio Manassero) dan Erik (Jefri Nichol) adalah sekelompok teman SMA yang ingin meningkatkan kepopulerannya   lewat social media. Mereka berencana merekam petualangan mereka dengan video untuk diunggah ke akun social media. Agar keinginannya tercapai, mereka memilih untuk pergi ke sebuah apartemen terbengkalai yang terkenal karena keangkerannya.

Untuk memperlancar rencana tersebut, Beni mengajak Linda (Caitlin Halderman) untuk ikut bergabung. Benimengetahui bahwa Linda mempunyai hubungan yang cukup dekat dan bisa membujuk satpam penjaga apartemen tersebut yaitu Kang Heri (Mike Lucock), agar bisa masuk ke dalam apartemen. Awalnya Linda ragu dan menolak ajakan Beni. Namun setelah Jessica ikut membujuk, akhirnya Linda ikut dengan teman-teman sekolahnya untuk pergi ke apartemen angker tersebut.

Setelah sampai di apartemen itu, Linda berhasil membujuk Kang Heri untuk masuk bersama kelima temannya. Awalnya, mereka bergembira berfoto-foto bersama sambil merekam kegiatan mereka dan mengunggahnya ke akun social media mereka. Di tengah kegiatan tersebut, Linda dan kawan-kawanmenemukan satu unit apartemen yang diberi tanda batas garis pengaman kepolisian (police line), seperti sebuah tempat kejadian perkara suatu kejahatan. Terdorong oleh rasa penasaran, mereka mendobrak pintu unit apartemen tersebut. Ketika pintu terbuka, nampak sebuah kamar sepeti bekas tempat kegiatan ritual pemujaan. Saat mereka sedang meneliti kamar tersebut, mereka menemukan sebuah perkamen kuno,dimana tidak ada seorangpun dari teman-teman Linda yang bisa membacanya, kecuali Linda.

Setelah Linda berhasil membaca tulisan dalam huruf kawi kuno dalam perkamen tersebut, mendadak sebuah portal terbuka. Tanpa sengaja Linda dan kawan-kawan telah membuka pintu ke alam gaib dan membuat murka para makhluk supranatural penjaga portal tersebut. Mengapa hanya Linda yang bisa membacanya? Apakah Linda dan teman-temannya bisa selamat dari amukan penjaga pintu alam gaib tersebut? Dapatkah mereka keluar hidup-hidup dari apartemen angker itu?