James Gunn resmi dipecat dari proyek Guardians of the Galaxy 3. Keputusan ini diambil setelah “conservative personalities” membagikan cuitan lama dari Twitter James Gunn yang mana ia membuat lelucon tentang topik kontroversial seperti pedofil dan pemerkosaan. Serangan ini dilakukan karena Gunn kerap kali menyampaikan kritiknya tentang presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Dilansir dari Deadline, lewat pernyataan resminya, pimpinan Walt Disney Studios, Alan Horn menyampaikan bahwa pemecatan ini terjadi karena perilaku tersebut tidak sesuai dengan nilai studionya.

“Perilaku dan pernyataan ofensif yang ditemukan pada laman Twitter James tidak dapat dibela dan tidak konsisten dengan nilai studio kami, dan kami telah memutuskan hubungan bisnis kami dengannya.”

Sejak berjalannya #MeTooMovement dan kejatuhan dari Harvey Weinstein, isu-isu sensitif seperti ini selalu berhasil menarik perhatian dan menjadi berita utama di laman situs berita. Belum lama ini, Scarlett Johansson mengundurkan diri dari berperan sebagai transgender dalam Rub & Tug setelah kontroversi mengenai karakter tersebut harus diperankan transgender mencuat.

Dengan waktu yang tepat, gerakan membawa cuitan-cuitan kontroversial ini pun sukses membuat James Gunn dipecat. Pemecatan James Gunn pun mau tak mau akan mempengaruhi proyek yang dipegangnya, Guardians of the Galaxy 3. Selain Guardians of the Galaxy 3, hari ini James Gunn pun tidak turut hadir dalam Comic-Con dalam presentasi film horor yang diproduserinya dengan Sony Pictures.

Menanggapi pemecatannya, James Gunn pun mengungkapkan bahwa ia mengerti atas keputusan tersebut.

“Kata-kata kurang lebih satu dekade lalu, yang pada saat itu, sepenuhnya gagal dan usaha yang tidak menguntungkan untuk menjadi provokatif. Saya telah menyesalinya selama bertahun-tahun sejak itu – bukan hanya karena hal itu bodoh, namun tidak lucu, sangat tidak sensitif, dan tidak provokatif seperti yang saya harapkan, namun juga tidak merefleksikan siapa saya sekarang atau selama beberapa waktu terakhir.”

“Terlepas dari berapa banyak waktu yang telah berlalu, saya memahami dan menerima keputusan bisnis yang diambil hari ini. Yang bisa saya lakukan saat ini adalah selain menawarkan penyesalan saya yang tulus dan sepenuh hati, adalah menjadi manusia terbaik sebisa mungkin: menerima, memahami, dan berkomitmen pada kesetaraan, dan lebih bijaksana mengenai pernyataan publik dan obligasi saya untuk wacana publik. Kepada semua orang yang ada di industri saya dan semuanya, saya sekali lagi menyampaikan permintaan maaf sedalam-dalamnya. Cinta untuk kalian semua.”¬†