Dua pekan terakhir, misi penyelamatan anak-anak dari gua Thailand menarik perhatian seluruh dunia. Kejadian ini mau tak mau pun menarik perhatian Hollywood untuk dijadikan sebuah film. Berselang satu hari setelah 12 anak dan pelatih sepak bola tersebut berhasil diselamatkan, Pure Flix Entertainment mengumumkan akan mengadaptasi kisah tersebut ke layar lebar.

Michael Scott, CEO sekaligus salah satu pendiri dari Pure Flix, berada di tempat penyelamatan selama beberapa hari karena ia menetap sementara di Thailand. Dalam wawancara via telepon dengan THR, ia mengungkapkan bahwa apa yang ia saksikan sangat menginspirasi.

“Keberanian serta kepahlawanan yang saya saksikan sangat luar biasa menginspirasi, jadi, ya, ini akan menjadi film untuk kami.”

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa ia telah berbicara dengan beberapa penyelam, anggota keluarga dari anak-anak yang terjebak untuk proyek ini.

Film adaptasi ini direncanakan akan rilis di bawah anak studio baru milik Pure Flix, Pinnacle Peak. Mulai pekan depan, Scott berencana mulai mencari penulis naskah dari film yang diproduserinya bersama Adam Smith dari Kaos Entertainment. Adapun, biaya pembuatan film ini diperkirakan akan berada di kisaran $30-$60 juta yang mana lebih besar dari kebanyakan film produksi Pure Flix dan Pinnacle Peak.

Menurutnya, film ini pun terasa lebih personal ketika Sersan Saman Kunan yang juga teman istrinya meninggal pada Jumat (6/7) lalu ketika menjadi sukarelawan sebagai penyelamat.

“Ini bukan hanya sekedar film, ini tentang menghormati setiap orang yang terlibat, termasuk prajurit yang meninggal… Ini benar-benar merupakan usaha tim yang melibatkan Inggris, Australia, Amerika, dan Thailand, dan para penyelam yang menceritakan kisah yang luar biasa,” jelasnya kepada THR.

Terjebaknya 12 anak-anak anggota klub sepak bola junior (11-16 tahun) bersama pelatihnya (25 tahun) sejak 23 Juni 2018 di gua Tham Luang, Thailand ini bermula ketika mereka semua berjalan-jalan di gua untuk bersenang-senang. Namun, usai hujan deras turun dan membanjiri jalan keluar, merekaa pun tidak bisa keluar dari gua tersebut. Oksigen yang menipis serta hidup tanpa makanan dan air bersih, anak-anak dan pelatih yang terjebak pun menunggu untuk diselamatkan oleh Navy SEALS Thailand. Tepat 18 hari, akhirnya misi tersebut sukses dan semua anak-anak berserta pelatihnya selamat.