Kabar mengenai keluarnya Spider-Man dari MCU memicu beragam komentar di dunia maya. Walaupun kebanyakan membela Disney dan meminta Sony mengembalikan karakter sang manusia laba-laba, namun terdapat satu orang yang secara terang-terangan membela Sony di publik. Sosok tersebut tidak lain merupakan Joan Lee, putri legenda Marvel, Stan Lee.

Usai munculnya kabar Disney dan Sony tidak mencapai kesepakatan, Lee secara terbuka mengatakan sangat senang dengan keberanian Sony menolak tuntutan Disney. Menurutnya, karya sang ayah perlu diseimbangakn dan hal ini merupakan sesuatu yang akan diapresiasi Stan Lee.

“Marvel dan Disney mencari kontrol penuh atas kreasi ayahku seharusnya dicek dan diseimbangkan dengan siapapun, yang selain mencari profit namun juga memiliki rasa hormat yang tulus dan untuk Stan Lee dan warisannya. Mau itu Sony atau yang pihak lain, evolusi berlanjut dari karakter Stan Lee dan warisannya berhak memperoleh banyka sudut pandang,”¬†ungkapnya kepada TMZ.

Loading...

Tak hanya itu, putri Stan Lee ini juga mengungkapkan bahwa perlakuan Marvel dan Disney sangat buruk kepada ayahnya selama ini.

“Ketika ayah saya meninggal dunia, tidak ada satu pun dari Marvel atau Disney datang kepadaku. Dari hari pertama, mereka telah menjadikan pekerjaan ayah saya sebagai komoditi dan tidak pernah menunjukkan kepadanya ataupun warisannya sedikitpun rasa hormat dan kesopanan. Pada akhirnya, tidak ada satu pun orang yang memperlakukan ayah saya lebih buruk dari eksekutif Marvel dan Disney.”

Spider-Man merupakan properti milik Marvel yang telah dimiliki hak ciptanya oleh Sony selama dua dekade terakhir. Pada tahun 2015, Disney dan Sony membuat kesepakatan untuk memasukkan karakter yang diciptakan Stan Lee pada tahun 1960-an tersebut ke dalam Marvel Cinematic Universe. Dalam perjanjian tersebut, Sony mengijinkan tim kreatif Marvel ikut serta dalam proses pembuatan film solo dan mengucurkan 100% dana untuk biaya pembuatannya. Dari perjanjian itu, Disney memperoleh 5% dari pendapatan kotor film solo Spider-Man dan seluruh keuntungan penjualan merchandise.

Usai Spider-Man: Far From Home, kedua pihak kembali bertemu dan bernegosiasi kembali mengenai kesepakatan tersebut. Dalam pertemuan tersebut, Disney dikabarkan meminta pembagian biaya produksi dan keuntungan menjadi 50/50 yang mana ditolak oleh Sony. Pemberitaan ini disusul dengan pernyataan resmi Sony yang menyebut bahwa alasan kerja sama keduanya berakhir adalah kesibukan Kevin Feige.

Saat ini, Sony dikabarkan masih memiliki dua proyek film Spider-Man yang sedang dalam proses pengembangan.

Loading...