To All the Boys I’ve Loved Before merupakan film Netflix terbaru yang bergenre romantic comedy untuk remaja. Diangkat dari novel yang berjudul sama oleh Jenny Han, film ini telah tayang sejak 17 Agustus 2018 di Netflix.

Menceritakan tentang seorang remaja cewek bernama Lara Jean (Lana Condor) yang menyimpan 5 surat cintanya di sebuah kotak peninggalan almarhum ibunya. Surat-surat itu bukan ditujukan kepadanya, melainkan itu merupakan surat-surat yang ditujukan kepada 5 cowok yang dia taksir. Tetapi dia tidak berani untuk memberikannya kepada mereka. Sampai suatu saat, ternyata surat-surat itu terkirim tanpa sepengetahuannya.

To All the Boys I’ve Loved Before masih menggunakan beberapa formula lama dan klasik dari film-film rom-com khususnya di tahun 80-90an seperti tidak berani dalam mengungkapkan perasaan sampai dengan berpura-pura pacaran untuk memancing perhatian dari gebetan. Bedanya adalah dari segi treatment yang dengan sangat baik digarap dan karakter-karakter yang membumi.

Karakter Lara Jean menjadi sangat relatable bagi kebanyakan remaja yang masih payah dalam hal percintaan dan kesulitan dalam mengungkapkan perasaan. Banyak faktor yang melatarbelakangi mengapa Lara Jean tidak mengungkapkan perasaannya, selain karena rasa trauma ditinggal oleh orang terkasih dalam hal ini representasi dari mamanya, satu lagi karena tidak mau menghancurkan persahatan atau persaudaraan. Tentu ini sungguh sering terjadi oleh siapapun.

Terdapat sebuah chemistry yang sungguh mengikat dari kedua tokoh utamanya yaitu Lana Condor dan Noah Centineo yang memerankan Peter Kavinsky, pacar palsu dari Lara Jean. Keduanya saling curhat masalah orangtua yang sudah tidak lengkap lagi (ayah Peter meninggalkan dia), keduanya berbagi film kesukaan yaitu Fight Club dan Sixteen Candles, bahkan mereka memberikan sebuah homage manis yaitu adegan memasukan tangan di saku belakang maupun kritikan tentang karakter asia yang digambarkan sangat stereotip itu kepada film Sixteen Candles. Chemistry-nya sungguh kuat, sehingga hanya dengan tatapan mata dari kedua pasangan palsu itu, penonton yakin kalau mereka sungguh jatuh cinta. Terpenting adalah dari segala kejadian-kejadian yang mereka alami, karakter mereka menjadi sangat berkembang dan menjadi pendorong yang besar dalam perubahan diri yang mereka berdua alami.

Akting dari Lana Condor yang sebelumnya dikenal berperan sebagai Jubilee pada film X-Men: Apocalypse sangat luar biasa manis, hangat dan menyentuh hati. Range emosinya sungguh luas, dari kesedihan karena kehilangan ibunya, kebingungan karena menyukai cowok yang sama Josh (Israel Broussard) dengan kakaknya Margot (Janel Parrish) sampai yang paling penting adalah berusaha membuka diri terhadap orang lain, tidak hanya hidup dalam fantasinya saja. Dari aktingnya yang sungguh hebat hingga naskahnya yang sangat spesial dalam menghidupkan karakternya ini, penonton menjadi terlarut dalam karakter Lara Jean ini sehingga berpikir karakternya sungguh nyata dan realistis atau tentu pernah merasa mengalami dengan apa yang dihadapi oleh Lara Jean ini.

Tidak hanya cerita cinta, tapi ada cerita tentang bagaimana seorang saudara dapat saling mendukung satu sama lain, saling menghormati, tidak membohongi satu dengan yang lain dan paling penting saling membantu satu sama lain. Kemudian ada cerita mengenai ayah angkat yang bijaksana, Dr. Covey (John Corbett) dan selalu menyemangati dan memberikan wejangan yang berguna bagi anaknya.

Final Verdict:

Sangat manis, menyenangkan, segar, cerdas dan membumi. To All the Boys I’ve Loved Before adalah tentang menghadapi ketakutan dan mau membuka diri terhadap orang lain. To All the Boys I’ve Loved Before Tidak hanya jadi salah satu film Netflix terbaik, tetapi juga salah satu film rom-com terbaik dalam beberapa tahun terakhir. Ditunggu sekuelnya!

[Netflix] Review To All the Boys I’ve Loved Before (2018) - Salah Satu Film Komedi Romantis Terbaik dalam Beberapa Tahun Terakhir
10Overall Score
Reader Rating 0 Votes
0.0