Diluar sisi teknisnya yang kurang digarap dengan baik, mungkin karena budget. Jelas ini adalah salah satu film Indonesia yang paling menegangkan yang pernah ada
8Overall Score
Reader Rating 4 Votes
7.4

Sangat jarang ada film dengan bergenre thriller di bioskop Indonesia yang kebanyakan diisi oleh film-film percintaan remaja dan horor supernaturalnya. Maka ketika Night Bus yang diproduseri oleh Darius Sinathriya bercerita tentang sebuah bus di tengah daerah konflik tentu saja menjadi hidden gem. Mengambil latar di wilayah Sumatera yang memang dalam sejarahnya terdapat beberapa konflik seperti di Aceh, Mesuji, dll dan jalanannya yang tergolong masih cukup menyeramkan dengan banyaknya “bajing loncat” di daerah hutan semakin menambah keunikan film ini.

C78zj7uVUAAPOC3

Menceritakan tentang bis kota tujuan Sampar, wilayah fiktif yang sedang berkonflik antara pasukan pemerintah dengan pasukan separatis. Dalam bus itu ada banyak penumpang dengan tujuan masing-masing. Ada yang ingin pulang kampung, mencari pekerjaan yang lebih layak, wartawan yang ingin meliput, mencari temannya sampai dengan dokter ko-as yang ditugaskan disana. Karena merupakan wilayah perang, cukup banyak hambatan dalam perjalanan tersebut. Tidak heran seringkali para penumpang diganggu oleh pasukan pemerintah maupun pasukan separatis dan harus berjuang untuk hidup mereka.

Kebanyakan film thriller seringkali hanya ingin memberikan ketegangan kepada penontonnya tanpa memberikan isi cerita maupun pendalaman karakter yang menarik. Tetapi berbeda dengan Night Bus ini. Premisnya memang simpel, bis yang ditengah-tengah daerah konflik, namun cukup banyak pesan anti perang yang dapat diambil. Bahwa sebenarnya dalam perang itu tidak ada satupun yang menang yang ada hanya darah dan air mata dari masyarakat yang diibaratkan dengan bis tersebut.

Night-Bus-BookMyShow-5-e1491466474614

Kekuatan dari pendalaman karakternya membuat kita bersimpati dan terasa mengena di hati kita. Bagaimana seorang kondektur yang walaupun kasar tapi memiliki hati mulia terhadap supirnya yang membesarkannya dan turut melindungi para penumpang. Kredit diberikan kepada Teuku Rifnu Wikana yang dengan sangat bagus memerankannya. Ada juga jalinan asmara menarik kedua orang yang ingin mencari pekerjaan (Arya Saloka dan Rahael Ketsia) dan Yuda, seorang wartawan (Edward Akbar) dengan Annisa seorang dokter ko-as (Hana Prinantina) yang cukup misterius dan tertutup, seperti menyimpan sesuatu pada masa lalunya. Belum lagi deretan cast-castnya mulai dari Lukman Sardi, Toro Margens, Tyo Pakusadewo, Tino Saroengallo, Donny Alamsyah hingga Alex Abbad yang kesemuanya bermain dengan baik.

WhatsApp Image 2017-03-24 at 17.42.25

Sesuai dengan judulnya, ketika waktu sudah mulai malam, berbagai teror psikologis maupun psikis makin menjadi-jadi. Apalagi karakter antagonisnya yaitu para jendral perang yang bengis, keras dan brutal turut menambah kengerian. Mereka tidak pandang bulu, bahkan juga meneror seorang nenek renta dengan cucunya yang masih usia sangat belia. Atmosfirnya di tengah malam nan gelap gulita karena jarang adanya lampu penerangan di sepanjang jalan, segi produksinya yang muram dan kumuh, scoring-nya yang mencekam ditampilkan dengan sangat baik sehingga menambah kerealistisannya. Gelapnya malam membuat penonton seperti duduk dalam permainan yang ketegangannya naik turun yaitu, roller coaster tetapi cahayanya gelap gulita sehingga penonton tidak tahu kapan ada sebuah kejutan menyeramkan akan dimulai.

C73Yb9gVsAA1Rxf

Sisi teknis visual, suara dialog dan efek spesialnya yang tergolong kurang baik. Cahayanya sangat minim sehingga beberapa adegan aksi tampak tidak jelas siapa melawan siapa dan siapa yang tertembak ataupun meninggal dunia. Diperparah dengan dialognya yang tidak terdengar seperti berbisik dan tidak jelas pelafalannya. Harusnya pada saat post-productionnya bisa disertakan subtitle seperti beberapa film dan kebanyakan reality show yang memang seringkali suaranya tidak terdengar. Efek spesialnya pun kurang mulus terlihat dari kobaran api dan helikopter terbangnya. Jika sisi teknis ini digarap dengan baik, bisa jadi Night Bus adalah salah satu film terbaik Indonesia di tahun 2017.

Final Verdict:

Penuh dengan teror, darah, air mata dan kebrutalan. Menonton Night Bus seakan-akan Anda menaiki roller coaster yang gelap gulita yang penuh akan kejutan dan ketegangan yang mencekam. Sebuah hidden gem di perfilman Indonesia yang herannya kurang laku di pasaran walau berkualitas bagus dan bisa dikatakan critical acclaim ini. Jelas, inilah salah satu film Indonesia yang paling menegangkan yang pernah ada.

Trailer Film Night Bus