Mendebarkan, Menyeramkan, Seru dan Mengasikan
9Overall Score
Reader Rating 4 Votes
7.5

Trend franchise yang diperluas bukan berjalan lurus atau kebelakang dimotori oleh Marvel Cinematic Universe, berlanjut ke DC Cinematic Universe, The Dark Universe (Universal’s Monster Franchise) dan yang terakhir ini adalah The Conjuring Universe. Jika Marvel, ibu dari segala universe-nya yaitu The Avengers, DC dengan Justice League-nya, Universe dari The Conjuring tentu film The Conjuring itu sendiri dimana Ed and Lorraine Warren mengumpulkan segala artifak benda-benda dalam kuasa roh jahat ataupun mengusir segala mahkluk jahat. Annabelle merupakan salah satunya dan sudah lebih dahulu dirilis pada tahun 2014 dan diikuti dengan prekuelnya yaitu Annabelle: Creation yang sudah rilis di bioskop-bioskop dan tahun depan sudah menunggu film The Nun yang menceritakan asal usul dari Valak.

Baca juga: Ini Dia Deretan Film dalam The Conjuring Universe

Beberapa tahun setelah kematian anaknya, seorang pembuat boneka dan istrinya mengizinkan seorang suster dan anak-anak asuh perempuan dari usia dini hingga remaja dari suster tersebut untuk tinggal bersamanya. Suatu kamar di rumah tinggal tersebut menyimpan sebuah misteri dimana boneka Annabelle yang telah dirasuk roh jahat kembali bangkit dan menghantui anak-anak perempuan itu.

Sebuah film horor yang kualitasnya kurang baik biasanya akan diikuti oleh sekuel yang lebih buruk lagi, tapi ini tidak berlaku di Annabelle: Creation. Mengikuti jejak Ouija: Origin of Evil yang kualitasnya jauh lebih super ketimbang Ouija, film ini juga demikian berkat tangan dingin dari David F. Sanberg yang sebelumnya sukses menakuti penonton pada film Lights Out. David F. Sanberg yang dibantu dengan sinematografer Maxime Alexandre dan sang design produksi Jennifer Spence menggunakan segala trik dengan mise-en-scène dan framing yang sungguh brilian dalam menakuti penonton. Penonton seringkali salah menduga kapan kemunculan dari hantunya akan muncul. Lampu yang mati karena teror boneka Annabelle membuat penonton seringkali melihat ke segala arah dari layar bioskop untuk melihat apakah ada suatu penampakan. Suasana kamar peninggalan dari Annabelle-nya pun sudah dapat membuat bulu kuduk penonton berdiri. David F. Sanberg menampilkan sebuah suspence yang dibangun perlahan hingga mencapai klimaks jump scare yang dapat membuat penonton teriak pada saatnya atau teriak bukan pada waktunya saking tidak terduganya.

1 6

David F. Sanberg tidak lupa untuk menyisipkan humor dan hiburan yang sangat mengasikan sehingga sangat seru jika ditonton oleh banyak orang. Celetukan seperti “siang-siang ada hantu”, “bonekanya ada mulu dimana-mana” sampai dengan umpatan latah dari penonton mewarnai sepanjang film pada saat saya menontonnya. Boneka Annabelle seperti memainkan permainan hide and seek, terkadang menimbulkan tawa tersendiri ketika muncul disaat tidak terduga dan segala perilakunya dari duduk di kursi, berdiri, berlari, tiduran, bahkan boneka ini sungguh sakti ketika sudah dibuang jauh sumur tiba-tiba ada lagi, sudah lari kesana kemari tiba-tiba muncul lagi. Seakan-akan boneka Annabelle ini terdapat puluhan didalam rumah angker itu.

5 4

Segala kesempurnaan tersebut sedikit dirusak olah cerita dan pendalaman karakter yang sangat kurang dari penulis naskah Gary Dauberman. Menonton Annabelle: Creation seperti masuk kedalam sebuah haunted house yang bertubi-tubi menakuti pengunjungnya tanpa disisipi sebuah makna. Penulis naskahnya cukup kebingungan ingin membuat sebuah relasi antar anak-anak panti asuhan, kekuatan iman atau kehilangan seorang anak bagi sepasang suami istri. Semuanya terasa dangkal dan hanya seperti tempelan saja.

2 3

Final verdict:

Jelas jauh lebih baik dari pendahulunya, Annabelle (2014). Mendebarkan hati melalui sebuah suspense yang dibangun hingga mencapai sebuah klimaks jump scare tidak terduga yang dapat membuat penonton berteriak. Mise-en-scène, framing, design produksinya sangat brilian dalam menakuti penonton. Inilah sebuah horor paling menghibur dalam beberapa tahun terakhir.

P.S. Jangan beranjak dari tempat duduk Anda, karena ada 2 after credit yang berhubungan dengan kelanjutan dari The Conjuring Universe ini.