Jauh Lebih Bagus dari Trailernya dan Rating Rotten Tomatoes ataupun IMDB
7Overall Score
Reader Rating 1 Vote
8.3

Jika dahulu perasaan bisa “hidup” di dalam film Inside Out, begitu juga dengan perasaan yang diungkapkan melalui emoticon juga bisa “hidup” di dalam film Emoji Movie. Sempat mendapatkan nilai 0% di Rotten Tomatoes, kemudian pada akhirnya mendapatkan 8%, sebuah ukuran yang sangat buruk untuk sebuah film, khususnya film animasi yang biasanya lebih sering mendapatkan review positif. Nilai di IMDb nya pun hanya 1.9. Bahkan beberapa kritikus melabelinya dengan sebutan “idiot” dan “film animasi terburuk sepanjang masa”. Dari trailernya pun mengisyaratkan itu, tetapi ternyata, tidak seburuk yang dikatakan orang-orang.

Baca juga: Ini 10 Film Terburuk di Rotten Tomatoes

Gene (T. J. Miller) merupakan emoji yang tinggal di Textopolis, kota digital di dalam smartphone kepunyaan Alex (Jake T. Austin). Gene adalah anak dari 2 “meh” emoji, Mel (Steven Wright) dan Mary (Jennifer Coolidge), tetapi ekspresinya tidak hanya “meh” seperti kedua orang tuanya, melainkan bisa melakukan berbagai ekspresi. Saat emojinya dipilih oleh Alex untuk memberikan pesan kepada wanita pujaannya, Gene panik dan membuat ekspresi yang aneh dan membingungkan. Alex pun terkejut dan memutuskan untuk membawa smartphone-nya ke tempat reparasi. Gene yang melakukan kesalahan fatal tersebut harus lari dari Smiler, pemimpin segala emoji (Maya Rudolph) yang berniat menghabisinya karena kesalahannya itu. Gene dibantu dengan Hi-5, emoji “tos” (James Corden) dan Jailbreak, aplikasi untuk hacker (Anna Faris) melakukan perjalanan untuk berusaha menyembuhkan Gene dan lari dari kekejaman Smiley.

2 3

Trailernya memang sangat buruk, saking buruknya mendapatkan luar biasa cacian dan dislike yang sangat banyak di YouTube. Idenya memang sangat absurd, bagaimana jika emoji bisa “hidup”? Terdengar seperti ide yang sangat aneh. Namun hasilnya ternyata cukup menghibur. Tony Leondis yang dulunya membesut Igor, Lilo & Stitch 2: Stitch Has a Glitch dan Kung Fu Panda: Secrets of the Masters menampilkan Emoji Movie dengan animasi penuh warna-warni, straight-forward, pace yang cepat dan cerita yang ringan.

Film ini mengambil banyak dari premis Inside Out, karakter Emmet dari The Lego Movie yang dimana dia merasa diri berbeda dan tentu Wreck It Ralph dimana dunia game menjadi nyata. Terasa cukup malas karena terlihat seperti copy paste saja dari ketiga film yang disebutkan tadi. Untungnya dari segi universe-nya yang diciptakan dari berbagai aplikasi di smartphone tersebut cukup imajinatif seperti dunia dari WeChat dengan stiker lucunya, Facebook dengan emoticon khasnya, YouTube dengan Pikotaro (Pen Pine Apple Apple Pen) dan perilaku dari kucing imut, permainan Just Dance dengan berbagai dance serunya sampai dengan dunia Instagram yang kece sekaligus ternyata menyimpan cerita hangatnya keluarga. Ada tokoh-tokoh seperti Jailbreak, Trojan, Malware, Spam dan aplikasi DropBox yang pastinya tidak akan dimengerti oleh para anak kecil, tetapi orang dewasa akan mengerti referensi-referensi tersebut.

1 4

Karakter dari pasangan orangtua Mel dan Mary cukup lucu berikut dengan emoji-emoji lain karena apapun perasaan mereka baik senang, sedih, takut, ekspresi yang dihadirkan selalu “meh” atau sesuai dengan karakter masing-masing emoji. Karakter dari Smiler, emoji senyum (smile) yang merupakan antagonis, menjadi terkesan psikopat karena saat dia ingin melakukan kejahatannya dan kemarahannya, ekspresinya selalu saja tersenyum. Hanya ada sedikit masalah dengan karakter Hi-5, James Corden yang di talkshow-nya biasanya lucu dan riang gembira di sini terasa menjengkelkan. Karakter dari Anna Faris juga kurang jelas motivasinya dan hanya dalam permukaan saja.

Final Verdict:

Sangat jauh lebih baik daripada trailernya yang sangat buruk. Idenya memang sangat absurd, tetapi ternyata hasilnya lebih banyak mengundang emoticon “senyum” ☺ :) daripada emoticon “meh” -_-.