Sepanjang 11 tahun ini, Marvel telah memberikan kemagisannya dalam memukau para penonton di seluruh dunia. Tiba saat puncaknya saat film ke 22-nya yaitu Avengers: Endgame menggebrak ke seluruh dunia dengan berbagai rekor penjualan tiket sepanjang masa di seantero muka bumi ini. Bahkan banyak bioskop yang memutarkan film Avengers: Endgame nonstop selama 24 jam, dimulai dari pemutaran jam 5 pagi! Avengers: Endgame telah tayang sejak hari ini, 24 April 2019

Sinopsis

22 hari sejak Thanos menghilangkan setengah kehidupan di seluruh alam semesta ini, Captain America / Steve Rogers (Chris Evans), Black Widow / Natasha Romanoff (Scarlett Johansson), Thor (Chris Hemsworth), Hulk / Bruce Banner (Mark Ruffalo), War Machine / James Rhodes (Don Cheadle) dan Rocket (Bradley Cooper) masih dilanda kesedihan karena kehilangan orang-orang terkasih mereka. Mereka juga kebingungan bagaimana mencari Thanos (Josh Brolin) dan mengembalikan keseimbangan dunia.

review-avengers-endgame

Loading...

Sementara itu Tony Stark / Iron Man (Robert Downey Jr.) dan Nebula (Karen Gillan) masih terjebak di pesawat luar angkasa karena persediaan bahan bakar yang menipis.

Review:

First act dari Avengers: Endgame berfokus pada kesedihan yang dialami oleh para Avengers karena orang-orang terkasihnya menghilang. Mereka adalah pahlawan super, bahkan dalam mitologi, Thor dianggap sebagai dewa, namun tidak ada satupun yang mampu mencegah kegilaan dari Thanos itu. Ada yang mengatasi kehilangan tersebut dengan sikap positif, namun tidak sedikit bersikap sangat negatif bahkan destruktif hingga melukai diri sendiri maupun orang lain. Avengers: Endgame merupakan film tentang Five Stages of Grief (Denial, Anger, Bargaining, Depression, Acceptance) yang sangat mengena bagi orang-orang diluar sana yang kehilangan seseorang yang dicintai. “How do you cope with post-traumatic stress”.

review-avengers-endgame

Second act dari Avengers: Endgame dapat dikatakan sebagai heist dan juga spy movie, para Avengers harus mendapatkan sesuatu untuk menyelamatkan dunia ini. Bagian ini selain terasa seru dan menegangkan bagaimana para Avengers harus sembunyi-sembunyi dalam melaksanakan misinya, namun juga sekaligus terasa sangat-sangat powerful dan menggugah perasaan. Dijamin mata penonton minimal akan dibuat berkaca-kaca tentang hubungan ayah-anak, saudara kandung, teman dekat hingga sepasang kekasih. Terlebih lagi second act dari Avengers: Endgame ini merupakan sebuah homage atau penghormatan terbesar dengan berbagai momen nostalgianya kepada para fans dari Marvel Cinematic Universe yang sudah setia selama 11 tahun ini yang sudah memberikan total 18 milyar dollar dari 21 film, hanya dalam penjualan tiket saja!

Bagian terakhir dari Avengers: Endgame atau disebut third act merupakan sebuah pertempuran terhebat dan terbesar yang pernah ada di Marvel Cinematic Universe. Adegan ini sungguh luar biasa bagusnya hingga menghadirkan suatu momen-momen yang crowd pleaser sehingga membuat penonton bertepuk tangan. Adegan-adegan ini dikoreografikan sedemikian rupa layaknya film Avengers: Infinity War sehingga menghadirkan berbagai kombinasi keahlian tempur antar para Avengers dengan sangat fluid, cekatan, keren dan seru.

review-avengers-endgame

Momen-momen terbaik Avengers: Endgame tentu berada pada ending. Endingnya luar biasa emosional, menghancurkan dan meluluhlantahkab hati dan tidak sedikit membuat penonton akan meneteskan air mata karenanya. Ini merupakan momen moving on dari segala hal yang telah terjadi di masa lalu sehingga telah sampai di suatu tahap terakhir dari Five Stages of Grief yaitu Acceptance.

Selain sisi emosional dan kelam, yang membuat Avengers: Endgame merupakan film paling menggugah perasaan dalam seluruh film-film Marvel Cinematic Universe, tentu sisi komedi-komedinya tetap lucu. Bahkan hebatnya Marvel Cinematic Universe mampu membuat momen yang tadinya sungguh dark, bisa diselipkan kelucuan atau momen yang tadinya sungguh menyedihkan, bisa diselipi kelucuan dengan timing yang sungguh tepat.

Sedikit mengulas sisi politis, apa yang dilakukan oleh Thanos untuk menyeimbangkan alam semesta dengan memusnahkan setengah isi alam semesta, dapat dilihat juga dari sejarah dunia ini. Stalin, Mao, Hitler, Pol Pot dan diktator lainnya pun melakukan banyak pembasmian ini demi tercipta dunia yang lebih baik dan hasilnya malah lebih banyak hal negatif daripada positifnya.

review-avengers-endgame

Pujian terbesar patut diberikan kepada Kevin Feige selaku presiden dari Marvel Cinematic Universe. Dialah otak dan kunci dari segala kesuksesan gilang gemilang ini, dia menciptakan sebuah pondasi kuat hingga terciptalah sebuah film-film klimatik dari Marvel Cinematic Universe yaitu The Avengers, Captain America: Civil War, Avengers: Age of Ultron, Avengers: Infinity War, Avengers: Endgame. Bahkan tidak hanya itu, dia turut mempersembahkan film superhero pertama yang mendapatkan nominasi Best Picture pada Oscar yaitu Black Panther. Selain dia Russo brothers (Anthony dan Joseph) yang turut menjadi cameo pada Avengers: Endgame, patut menahbiskan diri mereka berdua sebagai salah satu sutradara terbaik dengan film-film hebatnya yaitu Captain America: The Winter Soldier, Captain America: Civil War, Avengers: Infinity War, Avengers: Endgame.

Pujian lainnya tentu diberikan kepada para aktor dan aktris dari Avengers: Endgame, khususnya pada anggota original Avengers pada film The Avengers pertama yaitu Robert Downey Jr., Chris Hemsworth, Mark Ruffalo, Chris Evans, Scarlett Johansson dan Jeremy Renner. Mereka memberikan penampilan terbaiknya dan penampilan teremosional mereka. Akting mereka yang sungguh powerful ini turut didukung oleh naskahnya yang secara brilian ditulis oleh Christoper Markus dan Stephen McFeely yang juga menulis Captain America: The First Avenger, Thor: The Dark World, Captain America: The Winter Soldier, Captain America: Civil War, Avengers: Endgame itu. Memang naskahnya sendiri menitikberatkan kepada pergulatan hati dari Iron Man, Captain America, Thor, Hulk, Black Widow dan Hawkeye/Ronin.

review-avengers-endgame

Robert Downey Jr. sebagai Tony Stark masih dengan gaya angkuh khasnya namun seperti biasanya selalu mendahulukan kepentingan bersama dibandingkan dengan kepentingan diri sendiri, hatinya sungguh-sungguh tulus.

Chris Evans sebagai Captain America masih memperlihatkan kharismanya, dia juga memperlihatkan kerapuhannya dan air mata sebagai seorang pemimpin yang merasa sangat kalut karena tidak bisa mencegah kemusnahan besar kehidupan di bumi.

Chris Hemsworth sebagai Thor yang perkasa, namun setelah menontonnya di Avengers: Endgame image penonton terhadap Thor ataupun Chris Hemsworth tidak akan pernah lagi sama seperti sebelumnya.

review-avengers-endgame

Mark Ruffalo sebagai Hulk mencuri perhatian dengan segala humor-humor komikalnya yang sungguh lucu, tidak biasa memang, mengingat Hulk yang biasanya selalu dalam kemarahan dan Bruce Banner yang kondisi psikologisnya juga biasanya lebih sering muram.

Jeremy Renner yang absen di Avengers: Infinity War, kembali berperan sebagai Hawkeye, di Avengers: Endgame dia sudah berubah menjadi Ronin dan dapat dikatakan sebagai seorang pribadi yang paling terpengaruh atas apa yang dilakukan oleh Thanos.

Scarlett Johansson turut memperlihatkan bagaimana Black Widow dilanda kekalutan karena Hawkeye/Ronin telah menjadi pribadi yang berbeda dan destruktif.

Kesimpulan Akhir:

Sepanjang 11 tahun dan total 22 film yang telah dipersembahkan oleh MCU, Film Avengers: Endgame memberikan sebuah penutup yang sangat nostalgik, epik, klimaks, menggugah perasaan dan mencengangkan. Jelas, film MCU terbaik!

Avengers: Endgame membuat penonton tertawa, menangis dan bertepuk tangan. Bahkan dalam beberapa adegan bisa kombinasi dari ketiganya sekaligus.

Avengers: Endgame merupakan sebuah film tentang bagaimana menghadapi kehilangan orang-orang paling dicintai dan bangkit untuk melanjutkan hidup agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Avengers: Endgame juga merupakan sebuah film bagaimana para superhero berhak memilih kehidupan yang ingin mereka jalankan seperti apa dan memberikan sebuah pesan yang sangat menggugah perasaan mengenai pengorbanan untuk kepentingan bersama, bukan untuk kepentingan diri sendiri.

Loading...

Review Film Avengers: Endgame (2019) - Film Terbaik dari Marvel Cinematic Universe
10Overall Score
Reader Rating 11 Votes
8.6