Nama Yoona sebagai salah satu member girlband K-Pop SNSD sangat mencuri perhatian manakala didapuk sebagai salah satu pemeran utama dalam film Exit karya sutradara Lee Sang Geun ini. Film produksi Filmmaker R&K bergenre action comedy dengan sedikit bumbu disaster thriller ini direncanakan tayang di seluruh Indonesia mulai tanggal 21 Agustus 2019.

Synopsis

Yong-Nam (Jo Jung-suk) adalah pemuda yang selalu dinaungi oleh nasib buruk. Ia kerap gagal di dalam hidupnya karena sulit mendapatkan pekerjaan, bernasib sial dalam hubungan asmara dan selalu menjadi bulan-bulanan di dalam keluarganya. Suatu momen ulang tahun ibunya, Yong-Nam berkesempatan menjadi orang yang dipercaya untuk memilih lokasi perayaan. Diam-diam ia pun memilih gedung dimana mantan gebetannya Eui-Joo (Yoona) bekerja sebagai asisten manajer.

film Exit

Loading...

Perayaan ulang tahun yang menjadi kedok pertemuan Yong-Nam dengan wanita yang pernah menolak cintanya saat mereka satu klub pemanjat tebing itu ternyata menjadi kacau di penghujung acara. Sebuah ancaman gas beracun mengancam seisi kota dan memaksa Yong-Nam dan keluarga untuk menyelamatkan diri ke rooftop gedung demi menghindari gas. Di saat genting seperti ini saatnya Yong-Nam unjuk gigi dengan kemampuan panjat tebingnya bahu membahu bersama Eui-Joo untuk menyelamatkan diri dan seluruh anggota keluarganya.

Review

Membuka film dengan mengenalkan karakter Yong-Nam sebagai seorang pecundang, memamerkan kegagalan-kegagalan hidupnya dalam adegan flashback, dialog-dialog merendahkan dan kelakuan konyol Yong-Nam adalah cara yang efektif dalam membangun simpati dan kedekatan emosi penonton dengan karakter utama film.

Hampir 25 menit lebih film penonton melihat Yong-Nam tersiksa dengan nasibnya yang malam sampai pada saat bencana gas beracun mengubahnya. Sang sutradara yang merangkap penulis naskah, Lee Sang Geun yang baru pertama kali menulis dan mengarahkan film ini cukup pandai membangun keterikatan emosi antara penonton dengan Yong-Nam meskipun beberapa bagian komedinya terasa garing di beberapa bagian. Utamanya di 25 menit awal dan momen-momen canggung saat Yong-Nam dan Eui-Joo berduaan di rooftop.

film Exit

Kelihatan benar kalau sang penulis agak gagap dalam menggarap sisi romansa, sementara untuk adegan aksi tidak meragukan lagi intensitasnya. Beberapa kali adegan yang berpotensi roman malah diisi komedi yang konyol dan kekanak-kanakan berisi adegan Yong-Nam dan Eui-Joo menangis. Tidak sekali melainkan dua kali yang membuatnya terasa aneh walaupun logis jika membayangkan berada dalam situasi tersebut.

Sisi naskah yang tidak memperdalam kasus bencana gas beracun dan hanya menampilkan berita dan perkembangan kasusnya dalam cuplikan-cuplikan berita merupakan keputusan yang tepat mengingat film ini hanya fokus pada Yong-Nam dan caranya untuk menyelamatkan dirinya, keluarganya dan Eui-Joo. Pintarnya, Yong-Nam pun tidak dibuat layaknya superhero yang jagonya tidak ketulungan, melainkan protagonis yang sangat terasa manusia, membumi dan tidak malu-malu menunjukkan emosi dan rasa takutnya. Didorong oleh rasa cintanya pada keluarga (dan pada Eui-Joo), Yong-Nam berubah karakternya dari pecundang yang tidak percaya diri menjadi Yong-Nam si pemberani dan nekat.film Exit

Sisi teknis film memiliki set dan artistik yang baik. Set film yang hampir 75% di atas gedung dimanfaatkan layaknya di atas panggung dengan pemandangan gas beracun di bawah gedung yang mengancam naik ke atas gedung. Lokasi rooftop tidak terlihat seperti set yang dibangun dan tampak natural seperti rooftop gedung pada umumnya.

Sinematografi dan artistik bekerjasama dengan baik untuk menangkap gambar film yang meyakinkan penonton kalau mereka memang benar-benar berada di atas gedung selain lewat beberapa wide shot yang melibatkan helikopter SAR. Efek CGI pun yang beberapa kali muncul dalam adegan menyebarnya gas beracun serta momen menyelamatkan diri terlihat baik dan mampu disembunyikan kekurangannya berkat latar malam yang terjadi di dalam film.

film Exit

Dari sisi akting, Yoona (Confidential Assignment) yang tidak terlalu sering berakting mampu mengimbangi aktor senior Jo Jung-Suk (The Drug King, Hit And Run Squad) yang menjadi leading man sempurna berkat pembawaan karakternya yang mampu mengambil alih peranan sebagai penyelamat namun masih menyiratkan betapa pecundangnya Yong-Nam. Dalam beberapa momen, Yoona memiliki kesempatan menunjukkan bakat aktingnya.

Bahkan di satu momen komedi yang melibatkan tangga di rooftop, punchline yang disampaikan Yoona dengan gestur dan mimik mukanya mampu memancing gelak tawa penonton. Pemeran lain terutama anggota keluarga Yong-Nam memang tidak ada yang menonjol selain Ko Du-Shim (Family Ties) sebagai ibu, ayah yang diperankan Park In-hwan (Thirst, The Quiet Family) dan si kakak yang terpapar gas, Kim Ji-Yeong (Wet Dreams 2, Innocent Steps) yang kesemuanya mampu memberikan performa menawan saat berinteraksi dengan Yong-Nam.

film Exit

Final Verdict

Lebih menekankan pada sosok heroik yang terasa manusiawi, film Exit mampu menampilkan film bergenre aksi petualangan berbumbu komedi dengan sentuhan disaster thriller yang baik. Porsi drama keluarga dan romansanya terbagi adil dengan aksi survival-nya meskipun dengan momen komedi yang hit and miss. Mampu memberikan momen tegang dan lucu di saat bersamaan, film Exit akan memberikan penontonnya pengalaman menonton yang memacu adrenalin sekaligus tersentuh dengan drama humanis yang menjadi ciri khas film-film yang berasal dari Korea Selatan.

Note: Scroll/gulir ke bawah untuk melihat rating penilaian film

Loading...

Review Film Exit (2019) - Aksi Penuh Adrenalin Yoona Dalam Memanjat Gedung Demi Menghindari Gas Beracun
7.5Overall Score
Reader Rating 4 Votes
5.9