Menyusul film pertamanya yang dirilis tahun 2015, Goosebumps 2: Haunted Halloween mencoba peruntungannya untuk mengais laba dengan rilis di Amerika Serikat tiga minggu sebelum hari halloween tiba. Jaringan bioskop Indonesia pun berkesempatan menayangkannya secara luas di saat yang bersamaan hari Jumat, 12 Oktober 2018.

Di sekuelnya ini Sony Pictures memakai jasa Ari Sandel, sutradara yang sebelumnya menangani film remaja bergenre romance yang lumayan bagus seperti The Duff dan When We First Met. Dibantu penulisan naskah oleh Rob Lieber, film ini mengambil penonton anak dan dan remaja sebagai target penonton utamanya. Hasilnya dapat ditebak, film ini menjelma jadi film yang menghibur untuk semua umur, meski memiliki sedikit momen menyeramkan demi menyesuaikan dengan latar belakang horor dari buku-buku bertajuk Goosebumps karya R.L. Stine yang sudah mendunia.

Kisah Haunted Halloween ini bermula satu hari sebelum halloween saat Sonny (Jeremy Ray Taylor) dan Sam (Caleel Harris) menerima panggilan dari seseorang untuk mengumpulkan sampah dan rongsokan dari sebuah rumah tua yang rusak berat. Di rumah tua itu mereka menemukan sebuah buku manuskrip berjudul Haunted Halloween dan membuka halaman buku tersebut. Tanpa mereka sadari buku tersebut melepaskan sebuah makhluk berbentuk boneka ventriloquist yang tiba-tiba muncul begitu saja di hadapan mereka.

Membawa pulang hasil rongsokan tanpa rasa curiga, kejadian-kejadian aneh pun mereka hadapi saat Sonny dan Sam sukses menghadapi para perundung. Di rumah Sonny, mereka pun menyadari bahwa boneka itulah yang menyelamatkan mereka dengan kekuatan sihirnya. Boneka bernama Slappy (disuarakan oleh Jack Black) yang mampu berbicara tersebut ternyata memiliki keinginan untuk bergabung dengan keluarga Sonny. Slappy pun membuktikan dengan membantu persoalan asmara Sarah (Madison Iseman), kakak Sonny. Bukannya membantu, Slappy malah membuat kekacauan dan menunjukkan watak jahat aslinya. Sayangnya ibu Sonny, Kathy (Wendy McLendon-Covey) tidak percaya saat mendengarkan aduan anak-anaknya. Dengan terpaksa Sonny, Sarah dan Sam berjuang bertiga demi mencegah niat jahat Slappy yang lebih besar.

Sebagai sebuah film yang menyasar ke penonton anak-anak dan remaja, film ini cukup mampu menuturkan plot yang sederhana dengan momen komedi ringan yang mungkin bagi orang dewasa cenderung dianggap kekanak-kanakan. Nyaris tidak ada yang baru dalam film ini dibanding film prekuelnya selain dari karakter Slappy yang lebih banyak menjadi pusat cerita. Bagaimana kemunculan boneka Slappy, misi apa yang ingin dicapai sehingga menjadi ancaman dan bagaimana menghentikannya adalah inti dari keseluruhan tiga babak film ini. Semua berpusat pada Slappy, si boneka ventriloquist.

Karakter-karakter manusia tidak berkembang banyak dalam film ini, kecuali Sonny dengan proyek sainsnya yang menjadi bagian dari klimaks. Para aktor dalam film ini bermain cukup baik, namun terus terang Jack Black menjadi bintang utama dalam film ini, baik itu saat menyuarakan Slappy ataupun kemunculannya di layar. Sayang sekali durasi penampilannya sangat minim di dalam film.

Secara teknis penulis merasa makhluk-makhluk yang ditampilkan memiliki kualitas CGI yang lebih mumpuni dari film Goosebumps tahun 2015. CGI karya Sony Pictures Animation ini sukses memberikan tampilan makhluk yang cukup mengerikan sekaligus keren. Sama sekali tidak norak. Agaknya film ini sangat detail memperhatikan soal makhluk-makhluk ini. Tidak ada kerumitan berarti dari sisi cerita, film ini benar-benar tidak menunjukkan gaya bertutur Ari Sandel yang unik dan berani pada film-film sebelumnya. Jadi terkesan seperti hanya main aman saja.

Kesimpulan Akhir

Meskipun begitu, sebagai film untuk semua umur, Goosebumps 2: Haunted Halloween cukup mampu memberikan tontonan yang ringan dan mengibur dengan kualitas CGI yang baik dan penampilan prima Jack Black yang memberikan keunggulan tersendiri. Selebihnya, dari sisi karakterisasi dan plot cerita cukup standar dan terkesan main aman saja, meskipun mempunyai beberapa momen menegangkan bagi penonton anak-anak. Film ini cukup layak untuk ditonton bersama keluarga, terutama anak-anak dalam menyambut momen halloween kali ini.

Review Film Goosebumps 2 : Haunted Halloween - Hiburan Dengan Bumbu Horor Yang Menyenangkan Untuk Keluarga
7Overall Score
Reader Rating 3 Votes
7.7