Review Film Hellboy (2019) - Reboot Si Anak Iblis
6Overall Score
Reader Rating 2 Votes
0.3
Loading...

11 tahun sesudah Hellboy II: The Golden Army, franchise film Hellboy di reboot atau digarap ulang dengan cerita baru yang berbeda dengan cerita film pendahulunya. Dalam film Hellboy kali ini tidak ada nama Guillermo del Toro dan Ron Perlman, rumor yang beredar gagalnya sekuelnya ketiga adanya masalah keuangan karena tidak adanya investor hingga sulitnya mengatur jadwal antara para aktor dan sutradara dikarenakan kesibukan masing-masing. Del Toro pun akhirnya menutup kemungkinan untuk mengerjakan sekuel ketiga dari franchise ini, sedangkan Ron Perlman sendiri tidak berminat untuk bergabung jika Del Toro tidak terlibat, akhirnya sutradara film ini jatuh ke tangan Neil Marshal (The Descent, 2005) sedangkan naskah untuk film karakter dari “Dark Horse Comics” ini dikerjakan oleh Andrew Cosby & Mike Mignola dimana Mike Mignola sang pencipta karakter Hellboy menginginkan agar jalan cerita film Hellboy kali ini berpatokan dengan komiknya, dan untuk menggantikan Ron Perlman memainkan karakter Hellboy ditunjuklah David Harbour yang pada saat ini dikenal lewat serial Netflix Strangers Things sebagai Chief Jim Hopper.

 

Diceritakan pada jaman dahulu kala ketika perperangan antara kebaikan dan kejahatan mencapai puncaknya ketika sang legenda Raja Arthur dengan pedang Excalibur-nya melawan penyihir jahat Nimue sang Ratu Darah (Milla Jovovich), dimana pada akhirnya Raja Arthur berhasil memenangkan pertarungan tersebut namun Nimue sendiri tidak bisa dibunuh begitu saja dikarenakan dia adalah makhluk abadi dikarenakan kekuatannya, lalu Raja Arthur dengan pedang Excalibur-nya memotong-motong tubuh Nimue dan menyimpan anggota tubuh tersebut ke dalam beberapa peti yang sudah dimantrai oleh Merlin lalu disebar ke seluruh negeri di Inggris agar tidak mudah ditemukan. Kemudian cerita dibawa ke masa sekarang dan ternyata dendam sang penyihir Nimue masih berlanjut, dan ada pihak yang ingin membangkitkan ia agar bisa memulai kiamat atau akhir dari dunia manusia dengan cara mengumpulkan dan menyatukan kembali anggota tubuh Nimue sang Ratu Darah, sedangkan Hellboy si anak Iblis yang pada awal mulanya ditemukan dan diasuh oleh Bruttenhom (Ian McShane) merupakan anggota dari B.P.R.D (Bureau for Paranormal Research & Defense) sebuah organisasi yang memiliki tugas untuk mempelajari, menyelidiki serta mengatasi segala hal yang berhubungan dengan mistis, paranormal serta kejadian supranatural dan di film ini ternyata Hellboy memiliki suatu hubungan dengan Nimue serta kemungkinan yang dapat memicu berakhirnya kehidupan dunia.

 

 

Film Hellboy dalam versi reboot ini pada awalnya berjudul Hellboy: Rise of the Blood Queen karena beberapa pertimbangan dan agar simpel judul film ini hanya menggunakan nama karakter utamanya saja. Inspirasi cerita pada film ini diambil dari komik “Darkness Calls”, “The Wild Hunt” dan “The Storm and the Fury”, dalam film ini akan menampilkan adegan-adegan pertarungan yang cukup seru disepanjang film. Karakter Hellboy yang diperankan oleh David Harbour mungkin akan sulit lepas oleh bayang-bayang Ron Perlman yang karismatik dan komikal, lalu Milla Jovovich sebagai main villain di film ini kurang terasa dingin dan menyeramkan sebagai penjahat sedangkan untuk alur cerita mungkin akan terganggu dalam perpindahan setiap scenenya dikarenakan prosesnya terasa begitu cepat ditambah dengan beberapa CGI yang terlihat kurang mulus.

Overall, bagi penikmat film yang menampilkan adegan kekerasan dan sadis harus siap untuk kecewa dikarenakan cukup banyak sensor yang terjadi disepanjang film berdurasi 119 menit ini, sedangkan untuk penikmat komik khususnya komik Amerika dan fans Hellboy mungkin film ini bisa mengobati kerinduan akan hadirnya film adaptasi komik ini, dimana sudah lebih dari satu dekade sejak film Hellboy terakhir dirilis, dan patut kita tunggu juga apakah versi IMAX dari film ini akan bebas dari sensor seperti yang terjadi pada film Aquaman pada beberapa waktu yang lalu sehingga dapat memberikan kesempatan kepada penonton untuk menikmati film ini secara utuh di bioskop.

Jika penonton tidak merasa terburu-buru untuk keluar dari bioskop akan ada dua scene tambahan pada mid-credit dan after credit-nya yang berhubungan dengan sekuel film selanjutnya.

            Hellboy tayang di bioskop Indonesia mulai 10 April 2019.

Loading...