Genre action bukan merupakan genre asing di dalam khasanah film Indonesia. Setelah banyak melahirkan film silat pada era 80-an, film The Raid (2011) menjadi standar baru film action era modern. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di industri film dunia lewat kombinasi aksi tarung berbagai adegan perkelahian dengan koreografi brutal sekaligus indah.

Kali ini rumah produksi Screenplay Films bekerjasama dengan Legacy Pictures, Nimpuna Sinema dan dukungan rumah produksi asal Korea CJ Entertainment menghadirkan film action berbumbu komedi dengan judul Hit & Run.

Film besutan Ody C. Harahap (Sweet 20, Orang Kaya Baru) ini dibintangi oleh dua bintang alumni The Raid, Joe Taslim dan Yayan Ruhian, serta Tatjana Saphira, Jefri Nichol, Chandra Liow, Karina Suwandi dan Matias Muchus sebagai barisan artis pendukung ternama lainnya. Film disiapkan untuk menyambut momen libur lebaran ini akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai tanggal 4 Juni 2019.

Loading...

film hit and run 1

Sinopsis

Tegar (Joe Taslim) adalah seorang polisi tangguh dan berprestasi di kesatuannya. Berkat kehandalannya, Tegar pun dipercaya memiliki acara TV sendiri yang merekam dan menyiarkan aksinya secara langsung, tanpa rekayasa manjaahh.. Sesuai dengan bahasa Meisa Sandriana (Tatjana Saphira), sang penyanyi dangdut penuh sensasi.

Kedekatan Tegar dan Meisa adalah buah dari penyelidikan Tegar akan kaburnya seorang tahanan bandar besar narkoba bernama Coki (Yayan Ruhian). Berdasarkan informasi dari Lio (Chandra Liow) sang penipu amatir yang menjadi informan, Meisa memiliki hubungan dengan organisasi yang membawahi aksi Coki dalam mengedarkan narkoba jenis baru yang meresahkan masyarakat dan membuat adik Tegar, Mila (Nadya Arina), mengalami overdosis dan terkena gangguan fungsi otak.

Dengan bantuan Meisa, Lio dan Jefri (Jefri Nichol), anak muda yang juga terlibat dengan kasus tersebut, Tegar mencoba memecahkan kasus itu dan membuka kedok sindikat narkoba yang melibatkan pejabat dan orang-orang terpandang. Namun jalan menuju ke sana harus Tegar lalui lewat pertarungan sengit melawan Coki dan anak-anak buahnya yang tangguh.

film Hit And Run 4

Ulasan

Meledak-ledak, brutal, berisik dan penuh dengan komedi satir adalah beberapa frasa yang terlontar dari mulut saya selain teriakan wow, ugh dan isshh yang merespon tiap adegan perkelahian ciamik yang tersaji di dalam film Hit & Run. Tidak heran jika adegan aksi dan perkelahian menjadi keunggulan dalam film ini karena tim koreografinya adalah dari Uwais Team yang sebelumnya menangani koreografi dan stunt untuk film The Raid.

Tidak hanya unggul dari adegan aksinya, sisi komedi film ini juga mampu mengimbangi dengan berbagai punchline komedi yang tersebar di seluruh bagian film. Bahkan di tengah adegan aksi pun tetap dimasukkan beberapa kelakar atau adegan slapstick pemancing tawa. Meskipun tidak semua punchline berhasil tapi persebarannya cukup merata menjadikan keseluruhan film ini sangat menghibur.

film Hit And Run 3

Joe Taslim yang biasa berakting serius dan lekat dengan citra aktor laga diluar dugaan tampil luar biasa lucu dalam film ini. Joe seakan tampil lepas tanpa malu dan jaga image untuk tampil narsis, menggelikan, sok ganteng dan berperan menantang sebagai salah satu karakter unik di dalam penyamarannya. Aksi Joe berusaha keras diimbangi oleh Chandra Liow yang sebenarnya lebih dikenal di Indonesia sebagai youtuber berperan sebagai karakter penipu yang cerewet dan banyak tingkah.

Sebagai love interest Tegar, karakter Meisa diperankan dengan sangat baik oleh Tatjana Saphira. Ia tampil norak, sok manja, lebay namun tidak meninggalkan pesona kecantikannya di dalam film. Chemistry-nya dengan Joe Taslim terlihat cocok walaupun agak terlihat perbedaan umur yang cukup jauh. Satu momen duet musikal Tegar dan Meisa pun terdengar dan terlihat manis. Sementara aksi laga mereka berdua menjadi salah satu adegan ikonik dalam film ini. Aktor pendukung lain juga cukup baik mengisi peran di dalam film ini dengan kredit lebih diberikan pada Jefri Nichol yang memerankan seorang karakter di luar zona nyamannya.

film Hit And Run 5

Sutradara Ody C. Harahap sangat lihai dalam mengarahkan film bergenre action comedy pertamanya ini. Adegan pertarungan, adu tembak, dan kejar-kejaran mobil digarap apik dan terlihat keren di layar besar. Dibantu dengan sinematografi yang ditangani oleh Padri Nadeak, tata gambar atau editing dinamis hasil karya Aline Jusria serta desain produksi menawan Vida Sylvia Theresia, Ody mampu meracik film dengan visual yang menawan. Sedangkan dari sisi audio agak sedikit mengganggu dalam hal mixing. Film terasa berisik dan kelewat detail untuk adegan aksi dan musik.

Detail audio yang ditangani oleh Aria Prayogi ini sebenarnya sangat baik untuk mendukung dialog yang jadi terdengar jernih, namun akibat mixing yang terasa kurang seimbang mengakibatkan telinga terasa sakit apabila terdengar berlebihan dalam adegan aksi berdurasi panjang.

Kekurangan lain adalah sisi naskah kolaborasi Upi dan Fajar Putra, dimana sisi emosional Tegar menyangkut kasus yang dialami adiknya kurang tergali dengan baik. Selain itu twist yang diungkapkan di akhir film terasa hambar dan tidak memiliki efek kejut sama sekali. Walaupun demikian alur cerita yang disajikan sebenarnya cukup baik dan padat, tanpa menyisakan satu momen membosankan.

film hit and run 2

Kesimpulan Akhir

Menyambut momen libur lebaran tahun 2019 ini, penonton film Indonesia diramaikan dengan sajian film Indonesia dengan genre beragam. Film Hit & Run hadir dengan genre action comedy yang sangat menghibur. Adegan laga Joe Taslim memburu sindikat narkoba, perkelahiannya melawan si “Mad Dog”, Yayan Ruhian yang greget, candaan lucu di sepanjang film serta pesona Tatjana Saphira dijamin akan memberikan pengalaman menyenangkan ditonton bersama-sama dengan keluarga atau teman-teman. Sebuah sajian film lebaran yang sayang untuk dilewatkan.

Loading...

Review Film Hit & Run (2019) - Film Action Comedy Indonesia Yang Menyenangkan
7Overall Score
Reader Rating 24 Votes
7.1