Dunia perfilman Korea Selatan yang bangkit sejak awal millennium memiliki beragam genre yang variatif dan film-film berkualitas apik dan mendunia. Salah satunya film Train To Busan (2016) yang mengusung genre horor thriller dengan konflik penyebaran virus zombie di zaman modern. Kesuksesan film tersebut secara box office dan kualitas memberikan angin segar untuk sineas korea lain untuk kembali mengetengahkan film dengan genre yang sama namun berlatar zaman kerajaan Korea berjudul Rampant (2018) yang akan rilis mulai tanggal 21 November 2018 di Indonesia.

Kisah film bermula saat terjadi percobaan kudeta di kerajaan Joseon. Tentara kerajaan pimpinan Menteri Kim (Jang Dong-Gun), sang penasehat kerajaan, berhasil menggagalkan usaha kudeta tersebut. Namun betapa terkejutnya Raja (Kim Eui-sung) saat mengetahui putra sulungnya (Kim Tae-woo) adalah dalang dibalik kudeta tersebut. Sang putra pewaris kerajaan pun bunuh diri di depan Raja demi mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Raja yang terkejut dengan peristiwa tersebut hendak memanggil pulang putra bungsunya Lee Chung (Hyun Bin) yang sedang berada di Tiongkok. Tanpa Raja ketahui, Lee tiba lebih cepat karena surat wasiat dari sang kakak berisi pesan-pesan terakhirnya untuk pulang ke Joseon dan menyelamatkan kakak iparnya. Kepulangan Lee yang mendadak di sebuah desa pesisir tidak disambut tentara kerajaan, melainkan serbuan zombie pemakan manusia yang hanya muncul dan menyerang di malam hari.

Lee yang berkarakter flamboyan, serampangan, cuek dan tidak perduli dengan rakyat kecil merasa tersentuh melihat perjuangan masyarakat desa untuk berjuang hidup. Lee kini memahami isi surat dari kakaknya yang berisikan alasan kesejahteraan rakyat yang membuatnya melakukan kudeta. Namun, kemiskinan bukanlah satu-satunya alasan. Virus zombie menghantui seluruh wilayah kerajaan, dan masyarakat yang telah terinfeksi virus tersebut dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk merebut Joseon dan tangan Raja dan Lee Chung sebagai keturunannya.

Ulasan

Di bulan november ini, setelah rilisnya Overlord yang bergenre sama namun dengan latar perang dunia kedua, sosok makhluk/monster zombie kini kembali hadir dalam film Rampant. Berbeda dengan film-film zombie sejenis, film ini menghadirkan konflik kudeta di sebuah kerajaan sebagai cerita utama. Dari sisi tersebut film cukup baik mengalir dalam 129 menit durasinya, akan tetapi memiliki kelemahan dari sisi pengembangan karakter serta hubungan antar karakter yang tidak cukup kuat.

Durasi film banyak dihabiskan untuk menghadirkan intrik demi intrik dari sosok antagonis utama, sang dalang kudeta. Cukup sayang memang, mengingat film ini memiliki momen dramatis di akhir berkaitan dengan kematian beberapa karakter pendukung yang dibuat dramatis namun dengan karakterisasi yang tidak cukup mengikat. Dikhawatirkan penonton tidak akan merasakan emosi yang diharapkan oleh para pembuat film ini pada momen-momen tersebut, seperti halnya yang saya rasakan.

Dari sisi teknis, tidak ada masalah yang berarti. Departemen tata desain produksi menjadi sisi yang patut dibanggakan dalam film ini. Sutradara Kim Sung-Hoon (Confidential Assignment), mengarahkan berbagai departemen produksi dengan baik. Tim penulis juga cukup baik menyusun plot cerita meskipun pengembangan karakternya agak tersendat.

Satu hal yang menjadi kekurangan yang cukup signifikan bagi saya adalah keputusan film ini untuk menggunakan mitologi bahwa para zombie hanya muncul di malam hari. Akibatnya adegan pertempuran manusia melawan zombie selalu terjadi dalam kondisi malam dengan penerangan dari obor atau api unggun. Film dengan karakter zombie sangatlah dekat dengan gore atau adegan sadis yang menggunakan efek praktis yang (biasanya) mumpuni. Namun untuk film yang menyematkan rating 21+ ini sungguh sayang adegan-adegan gore tersebut tidak secara jelas ditampilkan. Hanya beberapa kali adegan tebas kepala dan tusuk menusuk yang ditampilkan, dan itu tidak ditampilkan secara detail.

Kesimpulan Akhir

Keistimewaan sebagai film zombie yang berlatar zaman kerajaan Korea, dengan Hyun Bin dan Jang Dong-Gun, dua aktor dengan nama besar, serta tata produksi yang apik menjadikan film Rampant ini menjadi sebuah tontonan alternatif yang cukup segar dan menghibur. Bagi penggemar film berlatar kerajaan Korea tentu saja sayang untuk dilewatkan, sementara untuk penggemar film zombie dengan adegan gore agaknya patut menurunkan ekspektasi untuk dapat menikmati film ini.

 

Review Film Rampant (2018) - Thriller Zombie Berlatar Zaman Kerajaan Korea Yang Langka
6.5Overall Score
Reader Rating 1 Vote
7.3