Review Film Smallfoot (2018) - Yeti yang Takut Kepada Manusia
7Overall Score
Reader Rating 0 Votes
0.0

Yeti tinggal di pegunungan, di atas awan yang tidak dapat dilihat oleh manusia. Para Yeti tunduk pada peraturan dari batu-batuan kuno yang dipegang oleh Stonekeeper.

Migo (Channing Tatum) merupakan seorang Yeti muda yang sedang diajarkan cara membunyikan gong oleh ayahnya. Ayahnya memang bertugas membunyikan gong setiap pagi untuk penduduk desa Yeti. Saat sedang latihan, Migo terganggu akan pesona kecantikan dari Meechee (Zendaya), seorang putri dari Stonekeeper, sehingga Migo terlempar jauh keluar dari desa. Saat sedang berjalan kembali ke desanya, tanpa disangka dia ingin ditabrak oleh seekor burung raksasa, yang ternyata merupakan pesawat kecil berpenumpang hanya seorang pilot. Migo bertemu dengan manusia yang para Yeti katakan sebagai “smallfoot”. Migo kemudian menceritakannya kepada para penduduk desa, tetapi Stonekeeper (Common) langsung mengatakan bahwa Migo berbohong. Migo tidak mempunyai bukti adanya “smallfoot” sehingga tidak bisa sehingga dia diusir. Untungnya Meechee dan teman-temannya mempercayai Migo dan membantunya untuk membuktikan kalau “smallfoot” itu nyata.

Smallfoot memberikan cukup banyak pesan dan perspektif bagi anak-anak dan orangtua. Anak-anak diberikan pengajaran mengenai stereotip, toleransi dan keingintahuan akan dunia luar. Sisi stereotip adalah ketika Yeti menganggap Manusia adalah makhluk yang jahat dan bermaksud akan membasmi mereka semua dan sebaliknya Manusia mengganggap Yeti adalah sesosok monster yang ganas dan bisa memakan manusia. Sisi toleransi adalah bagaimana Manusia dan Yeti ketika sudah saling mengenal, bisa hidup berdampingan tanpa prasangka sama sekali. Kemudian yang terakhir adalah keingintahuan untuk mengenal dan tidak takut akan dunia di luar sana yang seringkali anak-anak masih takut untuk menyelaminya.

Terdapat pula pesan mengenai sosial-politik tentang opresif, white lies dalam berita hoax maupun manfaat dari adanya peraturan. Stonekeeper digambarkan dengan sosok yang menekan dan diktator, tidak hanya itu dia sebenarnya menyimpan rapat-rapat dan menyebarkan berita hoax dalam bentuk peraturan di batu-batuan kuno = mengenai “smallfoot” / manusia yang tidak nyata. Hal ini menimbulkan perdebatan apakah memang white lies dalam berita hoax itu boleh, walau tujuannya baik?

Biasanya jika seseorang manusia bertemu dengan karakter binatang di dalam suatu film, mereka akan mudah berkomunikasi karena karakter binatang tersebut dapat berbicara dalam bahasa manusia, tapi kali ini tidak. Manusia dengan Yeti saling tidak mengetahui bahasa yang mereka saling lontarkan sehingga terjadi momen-momen yang lucu saat awal-awal pertemuan mereka.

Seperti halnya film animasi lain, tidak lengkap jika tidak ada lagu-lagu yang catchy, uplifting sekaligus lucu. Bahkan kali ini diberikan bonus lagu yang cukup memberikan suasana dope yang dinyanyikan oleh rapper Common dalam lagu “Let it Lie”. Lagu “Wonderful Life” dari Zendaya memberikan suasana kekaguman dan ketakjuban terhadap dunia manusia yang selama ini belum pernah dilihat sebelumnya oleh Meeche. Satu lagu lagi yang cukup mencuri perhatian adalah lagu “Percy’s Pressure” yang dibawakan secara komikal oleh James Corden yang merupakan lagu plesetan dari “Under Pressure”nya Queen.

Kemajuan teknologi membuat kualitas animasi menjadi semakin baik dan tampak nyata. Migo memiliki untaian bulu sebanyak 3.2 juta, Meechee dan Fleem (Ely Henry) 2.5 juta, Kolka 5 juta dan yang terbesar adalah Gwangi (LeBron James) dengan 9 juta. Segala untaian bulu itu dengan mudahnya dan luwes bergerak kesana kemari berkat kecanggihan teknologi dan kehandalan visual effect supervisor Karl Edward Herbst dari Sony Pictures Imageworks.

Ada sedikit masalah di klimaksnya yang terlalu konyol, bahkan untuk ukuran film animasi sekalipun. Sehingga mungkin akan menimbulkan geleng-geleng kepada bagi beberapa penonton.

Kesimpulan Akhir:

Ringan, lucu, terdapat lagu-lagu yang catchy dan memiliki cukup banyak pesan-pesan moral yang berguna. Smallfoot pastinya merupakan sajian yang menghibur untuk keluarga.