Diadaptasi dari video gim bertipe collectible cards yang sangat laris ketika dirilis pada tahun 2015, Touken Ranbu yang sudah dibuat dalam bentuk anime dan pentas drama panggung pun dibuat adaptasi film live action-nya pada tahun ini. Film bergenre action ini direncanakan tayang mulai tanggal 17 Mei 2019 di beberapa jaringan bioskop Indonesia.

Film produksi Toho Productions ini disutradarai oleh Saiji Yakumo (Dark Maidens, Mars: Tada, Kimi Wo Aishiteru) dengan naskah karya Yasuko Kobayashi (Attack on Titans series) dan memakai aktor-aktor yang sama dari pementasan drama panggungnya yang berjudul Stage: Touken Ranbu (2016).

film-touken-ranbu-1

Loading...

Sinopsis

Jepang di tahun 2205 memiliki sebuah komunitas yang memfokuskan diri pada tujuan untuk menjaga sejarah. Dengan dipimpin seorang Saniwa dan kemampuan melintas waktu para pendekarnya, mereka berjuang melawan para penjelajah waktu yang ingin mengubah sejarah demi kekuasaan.

Salah satu sejarah yang ingin diubah adalah peristiwa kematian bangsawan di era feodal Jepang di abad 16 yang bernama Oda Nobunaga (Koji Yamamoto) yang seharusnya mati saat dikudeta oleh salah satu jendralnya Akechi Matsuhide. Namun peristiwa itu hendak diubah oleh para makhluk pengubah sejarah yang ingin menyelamatkan Nobunaga.

Para pendekar penjaga sejarah yang merupakan jelmaan dari pedang para jendral dan pahlawan Jepang ini pun turun tangan ke abad 16 untuk melawan para makhluk itu. Dengan pimpinan Mikazuki Munechika (Hiroko Suzuki), para pendekar yang terdiri dari Yamanbagiri Kunihiro (Yoshihiko Aramaki), Nihongou (Hiroaki Iwagana), Yagen Toushirou (Ryo Kitamura), Fudou Yukimitsu (Taizo Shiina), dan Heshikiri Hasebe (Masanari Wada). Meninggalkan sang Saniwa dengan Uguisumaru (Tomoki Hirose).

film touken ranbu 6

Tugas menjaga sejarah Nobunaga sukses, namun dibalik itu ada suatu misteri yang disimpan rapat-rapat oleh Saniwa dan Munechika tanpa diketahui para pendekar lainnya. Misteri sejarah yang menyimpang berkaitan dengan sejarah yang dikubur dalam-dalam dan tidak diketahui khalayak ramai.

Saat diketahui bahwa Nobunaga masih hidup akibat diselamatkan oleh salah satu makhluk pengubah waktu, para Penjaga Sejarah pun kembali untuk memperbaiki sejarah dengan tambahan personil baru Honebami Toushirou (Fuma Sadamoto). Namun kali ini ada perpecahan di antara para Penjaga Sejarah yang tidak percaya dengan kepemimpinan Munechika. Konflik internal pun muncul memecah belah dan secara langsung mengganggu tugas mereka untuk memperbaiki sejarah untuk mencegah pertemuan antara Nobunaga dengan jenderal kepercayaannya Toyotomi Hideyoshi (Norito Yashima) yang beresiko mengubah kondisi Jepang di masa depan.

film touken ranbu 3

Ulasan

Seperti layaknya film-film bergenre action Jepang, unsur samurai dan pertarungan dengan pedang menjadi hal yang utama dalam film ini. Seluruh adegan pertarungan di dalam film dengan rating remaja ini menggunakan pedang dengan koreografi tarung yang memikat dan tidak terasa repetitif. Acungan jempol patut disematkan pada penata laga dalam film ini.

Dari sisi wardrobe dan make up pun film ini cukup baik menangkap esensi para karakter yang sesuai dengan video gim maupun anime. Memang kadang perbedaan media mempengaruhi tanggapan penonton dan rasionalitas cerita. Akan tetapi bagi saya kostum para karakter ini masih dapat diterima mengingat latar film di tahun 2205 yang bisa saja di masa depan nanti tampilan ala harajuku dipadu dengan gaya samurai ini akan menjadi trend nantinya.

Dari departemen akting, karakter Munechika dan “si Monyet” Hideyoshi adalah yang paling menonjol dalam film ini. Hiroki Suzuki sangat baik memerankan Munechika yang paling senior, berwibawa dan memiliki selera humor yang cukup baik. Sementara Norito Yashima tampil luar biasa lucu dan menarik perhatian dalam memerankan Jendral Hideyoshi yang unik dan eksentrik.

film touken ranbu 2

Naskah yang menjadi sisi yang layak menjadi perhatian. Film ini memang mampu memaparkan konflik dan menguraikan twist dengan baik, tetapi berpotensi membuat bingung penonton yang awam akan gim/anime Touken Ranbu. Ini dikarenakan terlalu banyak karakter dengan nama yang sulit diingat. Perlu konsentrasi lebih untuk sekadar mengingat karakter dalam film ini. Meskipun begitu, pengarahan sutradara Saiiji Yakumo sangat baik dalam menyutradarai film yang mengangkat sejarah Jepang dan memadukannya dengan mitologi yang diciptakan dari video gim ini.

Kesimpulan Akhir

Menempatkan diri sebagai film tontonan alternatif di tengah serbuan film musim panas Hollywood dan dirilis di bulan puasa yang kerap menjadi bulan dimana jumlah penonton film bioskop di Indonesia rendah, film Touken Ranbu ini menawarkan film bergenre action samurai yang tidak hanya memikat dari adegan aksinya tapi juga konflik, intrik-intrik serta twist di dalamnya. Walau perlu konsentrasi lebih, tapi berpotensi memberikan pengalaman sinematis yang unik bagi Anda.

Loading...

Review Film Touken Ranbu - Adaptasi Game Tentang Pertarungan Menjaga Sejarah Yang Penuh Intrik
7.5Overall Score
Reader Rating 1 Vote
6.8