Golden Slumber dibuat berdasarkan novel dari Jepang karya Kotaro Isaka yang juga telah dibuat film Jepangnya pada tahun 2010. Golden Slumber menceritakan Gun-Woo (Gang Dong-Won) seorang kurir yang dituduh membunuh calon presiden Korea Selatan. Sebenarnya dia seharusnya meninggal, kalau saja teman masa kecilnya, Moo-Yeol (Yoon Kye-Sang) tidak berkorban untung menolongnya. Tidak lama setelah calon presiden Korea Selatan meninggal, polisi dan pemerintah mengumumkan kalau Gun-Woo lah pembunuhnya dan hal ini mengejutkan masyarakat karena Gun-Woo sebelumnya memenangkan Model Citizen Award karena menyelamatkan penyanyi dari insiden perampokan.

golden slumber 1 golden slumber 2

Secara cerita film ini mirip dengan Jason Bourne dan Enemy of the State. Bedanya tentu Gun-Woo hanya manusia biasa dan bukan seorang agen rahasia, Gun-Woo harus berjibaku seorang diri dan mengandalkan naluri untuk menyelamatkan dirinya dari kejaran agen rahasia, kisah konspirasi tingkat tingginya bagaikan film Enemy of the State. Terdapat berbagai subplot mengenai kisah-kisah Gun-Woo bersama teman-teman masa sekolahnya yang membentuk sebuah band dan kisah cintanya pula saat masa itu. Kisah menjadi tidak fokus karena banyak subplot yang melibatkan teman-temannya dan editing-nya pun tidak mulus sehingga mengurangi keseruan.

Gang Dong-won yang sebelumnya sukses memerankan seorang mahasiswa di 1987: When the Day Comes kembali memperlihatkan kualitas aktingnya sebagai Gun-Woo. Gun-Woo merupakan seorang yang baik hati dan suka menolong, walau banyak yang menyebutnya naif. Ada satu adegan di mana dia malah membantu orang yang mau menjerumuskan dia, adegan itu menjadi sebuah turning point yang baik.

golden slumber 3 golden slumber 4

Tidak hanya sebuah konspirasi saja, tetapi film ini memperlihatkan bagaimana media memanfaatkan kepribadian seorang Gun-Woo yang baik hati dan mengeksploitasinya, alih-alih mengungkap fakta apakah betul Gun-Woo adalah seorang pembunuhnya. Film ini juga memberikan pesan bahwa apakah kita akan tetap berbuat baik pada saat kita dijerumuskan dalam konspirasi jahat dan bagaimana orang baik seringkali dimanfaatkan oleh orang jahat. Film ini akhirnya ditutup dengan twist yang pintar dan cukup menyentuh hati.

Final Verdict:

Pintar, menegangkan, soundtrack yang enak di dengar dan memiliki klimaks yang memuaskan, walau memang ada masalah dalam editing dan terlalu banyak yang ingin diceritakan.

Review Golden Slumber (2018) - Kisah Menegangkan dari Konspirasi Politik Tingkat Tinggi
7Overall Score
Reader Rating 0 Votes
0.0