Salah Satu Film Superhero Paling Menghibur yang Pernah Ada, It's Pure Popcorn Entertainment!
9Overall Score
Reader Rating 3 Votes
7.9

Guardians of the Galaxy adalah sebuah fenomena untuk Marvel. Kebanyakan orang tidak familiar dengan cerita maupun karakter-karakternya, tapi dapat mengantongi 773 juta dollar untuk peredaran di seluruh dunia. Kekuatan karakter, unsur fun dalam adegan aksi dan komedi hingga lagu-lagu lawas yang asik membuat film yang juga melambungkan Chris Pratt itu sukses luar biasa. Tidak heran langsung dibuat sekuelnya yang juga dibesut oleh James Gunn yang lagi-lagi sekaligus menulis naskahnya juga.

null

Masih menceritakan petualangan galaksi Peter Quill yang mendapat julukan Star Lord (Chris Pratt) bersama teman-temannya, Gamora (Zoe Saldana), Rocket (Bradley Cooper), Drex (Dave Bautista) dan Baby Groot (Vin Diesel). Kali ini mereka harus berhadapan dengan Ayesha (Elizabeth Debicki) pemimpin dari ras Sovereign karena Rocket mencuri baterai berharga milik ras tersebut, padahal baterai tersebut seharusnya sebagai barter untuk kebebasan adiknya Gamora, yaitu Nebula (Karen Gillan). Quill juga telah menemukan ayah kandungnya, Ego (Kurt Russel) yang telah meninggalkan ibunya dahulu di planet Bumi.

Dibuka dengan opening sequence paling menghibur dan lucu dalam sejarah film superhero. Kamera berfokus hanya ke Baby Groot yang imut, lucu dan menggemaskan itu. Seperti layaknya anak kecil, dia seperti dalam dunianya melakukan berbagai hal sesuai kemauanya, padahal dalam background adegan tersebut, teman-teman lainnya sedang berjuang melawan monster. Adegan ini dikemas dalam lagu Mr Blue Sky yang dulu dipopulerkan oleh Electric Light Orchestra (ELO). Sepanjang film ini cukup banyak lagi diputar untuk background musiknya ataupun saat Quill sedang mendengarkan lagu-lagu kompilasi mixtape yang diberikan oleh mendiang ibunya. Lagu-lagu tersebut semakin menambah groove dan unsur fun dari awal hingga end credits.

Baca juga: Ini Isi Soundtrack Guardians of Galaxy Vol. 2 yang Gak Kalah Keren dari Film Sebelumnya!

marvels-guardians-of-the-galaxy-vol-2-gets-another-new-tv-spot-social

Sama dengan film pertama, kekuatan terbesar Guardians of the Galaxy Vol, 2 ada di karakter-karakternya. Tidak seperti The Avengers 1-2, The Expendables 1-3 atau yang baru saat ini The Fast and the Furious 8, yang beberapa karakternya under written atau tidak ditulis naskahnya dengan maksimal. Takaran pengembangan Guardians of the Galaxy Vol. 2 sangat pas, tidak ada satupun yang berlebihan atau kekurangan, penonton dapat memahami berbagai emosi senang maupun kesedihan dari tiap tokohnya, bahkan Kraglin yang merupakan anak buah Yondu pun mendapat peran yang tidak sedikit dan berbobot. Pembangunan karakternya seperti di franchise The Fast and the Furious adalah tentang hubungan pertemanan yang seperti keluarga, kemudian ada juga hubungan antar anak (Quill) dan ayah kandung (Ego) dan ayah angkat (Yondu), hubungan persaigan antar saudara (Gamora dan Nebula), hubungan love-hate relationship (Rocket dan Drex, Rocket dan Yondu) dan tentu layaknya dikebanyakan film ada beberapa hubungan romansanya dari beberapa pasangan.

Sisi production design dan sinematografi layak mendapat acungan jempol, sisi produksinya mampu membuat berbagai pesawat dan dunia berbagai planet tampak lebih detail, nyata, inovatif dan futuristik. Tone dari sinematografinya menghadirkan berbagai warna – warni yang indah dan enak dipandang hingga tidak terasa film ini berdurasi 2 jam 17 menit. Apalagi adegan kembang api di akhir film yang dapat membuat penonton terpukau.

960x410_0c1fdd1d836f4cd7c6f0688548a90104

Chris Pratt sekali lagi menampilkan aktor kelas film blockbuster seperti yang dilakukannya pada Jurrasic World. Pesonanya sekali lagi akan mampu membuat film ini mendulang banyak uang di box office. Begitu juga dengan berbagai aktor lainnya, Michael Rooker dengan panah ajaibnya dan sisi emosional yang menggetarkan hati, duo dinamis Bradley Cooper dan Dave Bautista dengan one-liner joke-nya, bahkan saat Dave Bautista tertawa meledek itu juga sangat lucu. Tentu para aktor dan aktris lainnya juga berakting gemilang berkat naskahnya yang kuat.

Review 4DX:

Ini pertama kalinya mencoba 4DX karena promo dari BookMyShow dan ditambah cashback dari Shopback jadi cuma sekitar 40rb an saja. Sebelumnya saya kurang tertarik dengan 4DX karena seperti cuma gimmick saja dan memang tidak ada film yang benar-benar khusus dibuat memang khusus 4DX, jadi 4DX yang harus menyesuaikan sendiri terhadap filmnya. Sehingga saya pikir lebih baik coba langsung di Dufan atau berbagai theme park lainnya. Tetapi setelah mencobanya, sangat terhibur dengan berbagai goyangan di kursinya seakan-akan naik ke dalam pesawat Milano-nya Quill, muncratan air, lampu flash hingga semburan angin. Membuat Anda seakan-akan bersama Chris Pratt dan teman-temannya turut melindungi galaksi ini. Nilai kurangnya adalah ruangan 4DX Central Park Jakarta yang sepertinya kurang dirawat dengan baik karena agak kotor dan kacamatanya yang buram, sehingga harus dilap dengan tissue.

Final Verdict:

Lebih fun, seru dan menyenangkan daripada yang pertama. Malah ini menjadi salah satu film superhero paling menghibur yang pernah ada dengan pembangunan karakternya yang kuat, lagu-lagu lawas yang sangat pas penggunaannya di berbagai adegan, berbagai joke one-liner & referensi pop-culture yang mengocok perut, banyaknya adegan aksi yang semakin ekstrim dan unik, visual yang membuat terpukau sampai dengan berbagai adegan emosional yang dapat membuat mata berkaca-kaca hingga meneteskan air mata. Sangat direkomendasikan untuk menonton di 3D karena cukup banyak adegan eye-popping-nya dan membuat landscape environment-nya menjadi lebih nyata. Apalagi menonton di 4DX sehingga membuat Anda seakan-akan bersama Chris Pratt dan teman-temannya turut melindungi galaksi ini. It’s pure popcorn entertainment!