Menghibur dengan Lagu-Lagu yang Enak Didengar
7Overall Score
Reader Rating 0 Votes
0.0

My Little Pony merupakan karakter mainan yang ditunjukkan untuk anak perempuan. Diproduksi pertama kali pada tahun 1981. Kuda Poni kecil yang berwarna-warni cerah ini karena kesuksesan penjualan mainannya sehingga dibuat berbagai serial tv animasi dan sebuah film di pertengahan tahun 80 an. Hasbro yang juga menghasilkan mainan Transformers ini kemudian ingin menghidupkan kembali sosok Kuda Poni lucu ini dengan merilis film My Little Pony: The Movie yang telah rilis mulai awal Oktober 2017, termasuk di Indonesia yang telah tayang sejak 4 Oktober 2017.

Para kuda poni dari wilayah Equestria bersiap untuk mengadakan Festival Persahabatan yang di mana Putri Twilight Sparkle (Tara Strong) menjadi duta persahabatan. Festival tersebut terhenti karena ada serangan dari Tempest Shadow, kuda poni yang tanduknya patah sebagian (Emily Blunt). Saat para putri-putri lainnya telah tertangkap oleh Tempest Shadow, Twilight Sparkle berhasil meloloskan diri bersama kelima temannya, Pinkie Pie (Andrea Libman), Rainbow Dash (Ashleigh Ball), Rarity (Tabitha St. Germain), Applejack (Ashleigh Ball), and Fluttershy (Andrea Libman). Mereka berusaha mencari pertolongan dari “The Queen of the Hippo” untuk melepaskan cengkraman jajahan dari para penjahat dan menyelamatkan penduduk Equestria.

Perbedaan mencolok dari film ini dengan serial tv dahulu adalah di mana berbagai karakter baru muncul dan tidak lagi berkutat di Equestria saja. Kisah petualangan dari para kuda poni ini terasa cukup adventurous berkat berbagai karakter yang mereka jumpai di perjalanan dan juga latar tempatnya mulai dari di udara saat mereka berjumpa dengan Captain Celeano, burung bajak laut (Zoe Saldana), di suatu kota saat mereka berjumpa dengan Capper, kucing penipu (Taye Diggs) dan di dasar laut saat mereka berjumpa dengan Putri Skystar, seapony yang berubah secara magis menjadi putri hippogriff (Kristin Chenoweth). Mereka bahu-membahu membantu para kelima kuda poni ini dengan berbagai adegan aksi yang cukup menghibur.

Loading...

my-little-pony-the-movie-002_MLP_A__00270_rgb my-little-pony-the-movie-006_MLP_A_00183_rgb

Berbagai karakter yang bertolak belakang dari para kuda poni ini tidak jarang menimbulkan gesekan. Puncaknya ada di mana saat Twilight yang seperti memanfaatkan teman-temannya itu demi mencapai tujuannya akhirnya menimbulkan konflik klimaks. Twilight mengemban beban berat yang tidak pernah dia jumpai sebelumnya. Sehingga dia ingin menggunakan caranya sendiri tanpa meminta bantuan dari teman-temannya. Pesan penting tentang persahabatan adalah segalanya, percaya pada diri sendiri dan hal kecil bisa menimbulkan efek yang besar tersebut jelas sangat terasa.

Pemakaian animasi 2D, bukan 3D membuat nuansa nostalgia tahun 80 an menjadi cukup kental. Hawa film-film Disney di tahun 80-90 an sangat terasa. Ada beberapa adegan yang seperti mengingatkan dengan hal-hal tersebut. Walau begitu terlihat beberapa animasi terasa kasar dan jauh dari kata modern.

my-little-pony-the-movie-005_MLP_A_00091_rgb my-little-pony-the-movie-011_MLP_A_00291_rgb

Deretan pengisi suaranya dari Emily Blunt, Zoe Saldana dan Liev Schreiber memperlihatkan film ini cukup ambisius dan tentunya lagu-lagu yang sangat catchy dan enak didengar membuat animasi ini bernuansa musikal. Sia yang menyumbang lagu dan sekaligus diberikan karakter kuda poni lengkap dengan rambut khasnya itu.

Final verdict:

Ceritanya sangat ringan untuk ukuran orang dewasa dan karakter kuda poninya terasa sangat warna-warni dan mencolok mata. Sedangkan bagi para gadis cilik, film ini tentu akan sangat menghibur mereka dengan deretan lagu-lagu yang sangat enak didengar.

Loading...