Cerita klasik tentang percintaan disaat salah satu atau keduanya tengah mengidap suatu penyakit sudah sangat sering ada di berbagai film. Sebut saja A Walk to Remember, The Notebook, The Fault in Our Stars. Midnight Sun mengangkat penyakit Xeroderma Pigmentosum (XP), pengidapnya tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung. Jika terkena maka kulitnya akan muncul ruam dan bintik-bintik yang menyeramkan, jika terus-menerus maka akan menimbulkan kanker hingga kematian.

Katie Price (Bella Thorne) mengidap penyakit XPsehingga saat siang dia harus tinggal di rumah untuk menghindari sinar matahari dan beraktifitas pada malam hari. Melalui jendela khusus untuk meredam sinar matahari, sejak kecil dia selalu memperhatikan Charlie (Patrick Schwarzenegger) dan menaruh hati padanya. Pada malam hari saat Katie mengamen dengan gitarnya di stasiun, tidak disangka dia bertemu dengan Charlie. Sejak saat itulah Katie dan Charlie makin dekat, namun Katie tidak mau mengungkapkan penyakitnya itu kepada Charlie.

Midnight Sun merupakan adaptasi dari film Jepang berjudul Taiyô no uta (2006). Secara garis besar kurang lebih ceritanya sama, Katie adalah seorang musisi yang tidak memiliki kepercayaan diri. Dia mendapatkan kepercayaan diri dan harapan saat bertemu dengan Charlie. Pertemuan mereka terasa kikuk karena Katie suka dengan Charlie sejak kecil dan jarang bersosialisasi dengan orang lain. Namun yang lemah adalah segi naskahnya. Midnight Sun terasa manipulatif, klise dan cheesy. Cukup banyak adegan membuat cringe penonton, saking banyak gombalannya. Manipulatif karena banyak adegan yang terkesan dibuat-buat dan klise karena sangat mudah tertebak, tidak ada sesuatu hal yang dapat membuat penonton tertarik akan jalan ceritanya. Kemudian pula ada beberapa logika medis dan bertutur yang dikesampingkan maupun plot hole yang cukup menggangu.

Penampilan Bella Thorne cukup lumayan dalam menampilkan sosok seorang gadis yang kurang pandai dalam bersosialisasi, kurang percaya diri terhadap suaranya dan rasa cintanya terhadap Charlie. Paling spesial adalah suara dari Bella Thorne yang kalem dan enak didengar. Patrick Schwarzenegger sebagai anak dari aktor gaek dari film Terminator, Arnold Schwarzenegger kurang dapat memberikan kesan berarti, hanya di adegan akhir-akhir saja dia terlihat memikat. Selain senyumannya yang menawan, Patrick Schwarzenegger lebih sering memberikan ekspresi datar seperti ayahnya.

Hubungan antara ayah dan anak menjadi salah satu hal yang positif dalam Midnight Sun. Ayah dari Katie yang diperankan oleh Jack Price, memberikan kasih sayang walau terkesan overprotective kepada Katie. Katie sendiri pun juga membalas kasih sayangnya itu dengan menuruti ayahnya dan tidak menyimpan rahasia kepada ayahnya. Adalagi peran pendukung yaitu teman perempuan dari Katie yaitu Morgan (Quinn Shephard) dan love interest-nya Garver (Nicholas Coombe) menimbulkan senyuman yang tidak sedikit.

Final Verdict:

Manipulatif, klise dan cheesy. Midnight Sun kurang mampu membuat penonton tersentuh seperti halnya film-film tearjerker tentang penyakit lainnya.

Review Midnight Sun - Kisah Percintaan Gadis Remaja Pengidap Xeroderma Pigmentosum
6Overall Score
Reader Rating 0 Votes
0.0