Berdasarkan buku Painfully Rich: The Outrageous Fortunes and Misfortunes of the Heirs of J. Paul Getty, All the Money in the World mengangkat kisah nyata Paul Getty sebagai orang terkaya di dunia waktu itu yang menghadapi tuntutan jutaan dollar atas cucunya yang diculik saat di Italia. All the Money in the World telah rilis mulai hari ini, 17 Januari 2018 di bioskop Cinemaxx, CGV dan Flix.

Tahun 1973, remaja berusia 16 tahun J. P. “Paul” Getty III (Charlie Plummer) diculik saat berada di Italia. Dia adalah cucu dari pengusaha minyak J. Paul Getty (Christopher Plummer) yang merupakan orang terkaya di dunia. Penculiknya meminta uang tebusan senilai 17 juta dollar. Dari cerita flashback, Gail Harris (Michelle Williams) and John Getty Jr. (Andrew Buchan) yang merupakan orang tua dari J.P. “Paul” Getty III telah bercerai karena John terjerat belenggu narkoba dan menyebabkan dia tidak bisa lagi mengasuh anak-anak mereka. Gail tidak meminta uang sedikitpun dalam perceraian itu dan meminta hak asuh dari anak-anak mereka.

Gail yang mendapatkan telepon dari salah satu penculik Cinquanta (Romain Duris) yang meminta tebusan 17 juta dollar tentu tidak bisa menyanggupinya dan meminta bantuan kepada mertuanya, J. Paul Getty. Secara mengejutkan J. Paul Getty tidak mau mengeluarkan sepeserpun untuk para penculik itu, padahal uang tebusan tersebut bagaikan koin-koin atau uang parkir saja baginya daripada milyaran dollar yang ia punyai. Namun, J. Paul Getty mengutus penasehatnya Fletcher Chase (Mark Walhberg) yang juga bekas anggota CIA ke Italia untuk mengulur dan menegosiasikan kebebasan cucu tersayangnya itu.

1 - Copy 2 - Copy

Beberapa minggu sebelum film dirilis, badai menerpa Kevin Spacey, dia terkait kasus pelecehan seksual. Para produser dan sutradara Ridley Scott sepakat untuk menggantinya dengan Christopher Plummer sehingga harus melakukan berbagai pengamilan gambar ulang. Keputusan ini tepat seiring dengan akting menawanya Christopher Plummer, sebagai J. Paul Getty.

Tidak hanya story driven movie All the Money in the World merupakan juga character driven movie, kekuatan All the Money in the World bertumpu pada J. Paul Getty. J. Paul Getty terlihat seperti sosok antagonis karena orang mengira dia sangat pelit dan mengghabiskan jutaan dollar untuk artifak kuno dan lukisan-lukisan kuno. Paul Getty juga selalu khawatir akan uangnya yang akan habis sehingga dia tidak pernah puas. Walau begitu Paul Getty memiliki sisi lain dalam dirinya. Sedikit berfilosofi, barang-barng antik yang tidak ternilai harganya lebih berharga daripada kebanyakan keluarga dan teman-temannya, termasuk anaknya John Getty Jr dan cucunya J. P. “Paul” Getty III yang sering meminta uang hanya untuk dihamburkan. Manusia tidak seperti barang antik, manusia dapat berubah tetapi tidak dengan barang antik. J. Paul Getty juga tidak ingin bernegosiasi dengan teroris/penculik, kalau menyetujui maka keempat belas cucunya juga akan diculik dan dimintai tebusan. Paul Getty diperlihatkan juga sebagai sosok yang jenius dan rajin karena memupuk kekayaannya dari nol, walau dihina oleh ayahnya sendiri dan dianggap gila karena di tahun 1948 membeli ladang minyak di Timur Tengah.

3 4

Ridley Scott yang lebih terkenal karena karya-karya film science fiction seperti Blade Runner, The Martian dan Alien menampilkan All the Money in the World sebagai film drama keluarga bercampur film crime dan thriller. Ridley Scott dapat membuat penonton tertarik dengan filmnya dari awal film saat penculikan hingga akhir dengan drama yang kuat, ketegangan yang cukup genting dan penampilan terbaik dari para aktor dan aktrisnya.

5 6

Tampilan palet warna dari sinematografer, Dariusz Wolski untuk film All the Money in the World bervariasi. Suasana netral, blues dan seperti suasana waktu musim semi menandakan saat-saat senang dari Gail. Ada pula nuansa hitam dan emas saat di kota Roma untuk dramatisasi. Saat disekap suasana warna yang ekstrim, kotor, warna mati berbanding terbalik dari suasana elegan berwarna oren, emas, pink, russet dan kaya warna saat cucu-cucunya mengunjungi J. Paul Getty. Permainan warna gelap, monokrom dan bayangan turut menghiasi saat J. Paul Getty berbincang dengan Fletcher Chase menandakan situasi yang cukup genting. Kemudian saat masa-masa terakhir dari J. Paul Getty yang nuansanya sangat gelap dan sepi.

Michelle Williams kembali membuktikan sebagai salah satu aktris terbaik di Hollywood, perannya sebagai seorang ibu yang terus berjuang demi keselamatan anaknya. Dia harus bisa melawan dan bernegosiasi dengan para penculik sekaligus dia harus bernegosiasi dengan mertuanya sendiri. Mark Wahlberg yang disorot karena dia dibayar 1,5 juta dollar untuk re-shoot adegan karena Kevin Spacey dipecat sementara Michelle Williams hanya dibayar 1000 dollar saja, walau tidak sebaik Michelle Williams dan Christopher Plummer, dia turut menambah intensitas cerita berkat segala negosiasi yang dia lalukan ke pihak penculik, bagaimana dia bisa melindungi Gail dari berbagai wartawan, kepolisian, dll sampai dengan adegan klimaksnya bersama J. Paul Getty.

Final Verdict:

Sebuah drama yang kuat mengenai keserakahan manusia yang tidak ada batasnya dengan dibumbui nuansa thriller penculikan. Penyutradaraan yang solid dari Ridley Scott dan penampilan yang hebat dari Christopher Plummer dan Michelle Williams. Mark Walhberg walau tidak sehebat keduanya, turut menambah keintensitasan dari All the Money in the World.

Penyutradaraan yang Solid dengan Penampilan yang Hebat dari Para Aktor dan Aktrisnya
8Overall Score
Reader Rating 0 Votes
0.0