Sepanjang sejarah Amerika Serikat banyak peristiwa yang menentukan tonggak sejarahnya yang penduduknya harus mengorbankan semuanya untuk melindungi konstitusi dan mempertahankan kebebasan. Salah satunya saat The Washington Post dan The New York Times beraliansi untuk mengungkap Pentagon Papers dalam masa-masa perang Vietnam. Pentagon Papers mengungkap bahwa Amerika Serikat tidak akan menang di perang Vietnam.

Pewaris media koran The Washington Post, Katherine Graham (Meryl Streep) mencoba untuk menyeimbangkan kehidupan sosialnya dengan statusnya sebagai pemilik dan publisher dari The Washington Post. Dia memiliki masalah dengan persiapan yang kurang matang untuk IPO korannya, belum lagi dia kurang pengalaman untuk menjalankan perusahaannya dan seringkali diremehkan.

1 2

Ben Bradlee (Tom Hanks) merupakan Editor in Chief dari The Washington Post yang selalu kalah dengan The New York Times untuk urusan kecepatan dan kemampuan dalam mengungkap berita. Namun, suatu ketika dia mendapatkan ribuan halaman dari Pentagon Papers. Ben dan jurnalis-jurnalisnya harus mengejar waktu untuk memuat berita ini, walau ancaman hukum dari pemerintah menaunginya dan nasib dari ribuan tentara Amerika Serikat di Vietnam berada di tangan mereka.

Di balik lensa, Steven Spielberg sang sutradara kenamaan, kembali berkolaborasi dengan sinematografer Janusz Kaminski (Schindler’s List, Saving Private Ryan, Bridge of Spies), editor Michael Kahn, production designer Rick Carter dan komposer legendaris John Williams (Star Wars, Jaws, E.T.). Spielberg dan penulis naskah Josh Singer (Spotlight) membuat The Post yang sangat kaya akan dialog cerdas ini terasa menarik sejak awal berkat 2 karakter utamanya Ben dan Katherine yang memikat dan nuansa investigasi jurnalistik yang dibangun sejak awal, walau terasa agak lambat dalam mencapai konflik utama.

3 4

Walau film ini berlatar tahun 1971, relevansi masa sekarang sangat terasa. Donald Trump yang merupakan Presiden Amerika Serikat saat ini, sering melabeli berbagai media dengan “fake news” dan seringkali mengancam mereka.

Tom Hanks dan Meryl Streep yang berulang kali masuk nominasi Oscar dan memenangkannya dari segi akting tidak perlu diragukan lagi. Hanks sebagai Ben pemimpin yang idealis, ruthless, keras dan kompetitif. Streep sebagai pemilik The Washington Post yang menunjukan sikap feminisme yang kuat dalam melawan para director of board pria-pria yang meremehkannya disaat dia masih memikirkan kematian ayahnya dan suaminya dan harus mengemban tanggung jawab yang besar. Dia juga mengalami dilema yang besar bagaimana nasib perusahaannya di IPO dipertaruhkan saat dia harus memutuskan apakah harus mempublikasikan berita mengenai Pentagon Papers.

Final Verdict:

Menyampaikan pesan yang penting dan masih relevan sampai saat ini tentang kebebasan pers dan keterbukaan informasi dari pemerintah. Spielberg, Hanks dan Streep mengelevasi #ThePost menjadi sajian yang menawan, menegangkan dan dramatis.

Oscar 2018: Review The Post - Kolaborasi Menawan Spielberg, Hanks dan Streep
8Overall Score
Reader Rating 1 Vote
8.5