Film Rampage merupakan adaptasi dari video game arcade yang berjudul sama di tahun 1986. Permainannya adalah dengan mengendalikan monster seperti Gorila, Buaya dan Serigala raksasa untuk menghancurkan kota dan menghindari dari serangan militer yang bertujuan melumpuhkan monster. Film Rampage yang dibintangi Dwayne “The Rock” Johnson akan mulai tayang di bioskop mulai hari ini, 11 April 2018.

Primatologist / Ahli Primata, David Okoye (Dwayne “The Rock” Johnson) menemukan temannya seekor gorila bernama George (Jason Liles) terinfeksi oleh eksperimen misterius yang menyebabkan dia berubah menjadi raksasa dan agresif. Selain Gorila, ditemukan juga ada serigala dan buaya raksasa. Gorila, serigala dan buaya raksasa itu dipikat oleh sesuatu supaya bertemu dengan pencipta mereka 2 orang kakak-beradik pemilik perusahaan yang menciptakan monster-monster itu di kota Chicago. David Okoye bersalam ilmuwan Dr. Kate Caldwell (Naomie Harris) berusaha untuk menghentikan kehancuran yang masif atas monster-monster itu di kota Chicago.

Sejauh ini film-film dari video game misalnya Mortal Kombat, Alone in the Dark, Silent Hill, Street Fighter, dll kualitasnya masih jauh dari harapan. Begitu juga dengan Rampage yang kualitasnya sangat standar untuk sisi cerita dan pengembangan karakter. Ceritanya sangat standar yaitu usaha sosok seseorang jagoan untuk menyelamatkan dunia. Pengembangan karakternya sangat tipis, sehingga penonton tidak dapat bersimpati dengan para tokohnya. Paling fatal adalah karakter kedua antagonisnya Claire Wyden (Malin Åkerman), Brett Wynden (Jake Lacy) dan tokoh agen rahasia Harvey Russell (Jeffrey Dean Morgan) yang sosok mereka terlalu konyol untuk ukuran seorang protagonis maupun agen spesial. Walau begitu, Rampage sangat tertolong berkat sekuen aksi dan efek spesial yang spektakuler. Sekuen aksi tersebut membuat penonton terpukau atas aksi-aksi luwes, seru, fun dan menghibur dari tiap-tiap monster dalam menghancurkan gedung dan menghindari serangan militer sekaligus menghancurkan tiap-tiap helikopter, tank dari pihak militer. Efek visual yang dibuat oleh WETA, perusahaan efek visual yang namanya melambung berkat trilogi Lord of the Rings ini, membuat monster- monster tersebut dan berbagai gedung-gedung tampak nyata. Efek visual yang jempolan ini akan semakin bagus jika ditonton di layar terbesar yaitu di IMAX.

Dwayne “The Rock” Johnson yang dulunya adalah seorang pegulat WWE, semakin mentahbiskan sebagai aktor jagoan spesialis aksi. Tubuhnya yang besar dan berotot, aksi-aksi berbahaya, humor-humor sampai dengan karismanya diperlihatkan di Rampage, walau skenarionya sangat standar dan hubungannya dengan George si gorila kurang berkesan dan hanya sambil lalu saja.

Final Verdict:

Seperti kutukan film adaptasi dari video game, film Rampage belum bisa dikatakan bagus atau memuaskan, apalagi bila melihat dari sisi naskahnya. Semuanya termaafkan berkat sekuen aksinya yang seru, spektakuler, megah dan memukau, ditambah lagi efek visualnya yang jempolan.

Review Rampage - Aksi Menghibur dan Megah dari Gorila, Serigala dan Buaya Raksasa dalam Menghancurkan Kota Chicago
7.5Overall Score
Reader Rating 2 Votes
9.3