Berdasarkan novel berjudul Wonder oleh R.J. Palacio. Wonder mengangkat tema anak dengan sindrom Treacher Collins yaitu kelainan genetik yang mengakibatkan bentuk telinga, mata, dagu dan bentuk muka mengalami kelainan. Dirilis oleh Lionsgate, Wonder sudah mulai tayang di Indonesia sejak hari ini, 8 Desember 2017.

August “Auggie” Pullman (Jacob Tremblay) adalah seorang anak kelas 5 SD yang kehidupannya berbeda dengan anak-anak sebayanya karena kelainan dalam bentuk mukanya. Selama ini dia mendapatkan home schooling yang diajarkan oleh Isabel Pullman (Julia Roberts), ibunya yang memiliki pendidikan tinggi. Akhirnya ayahnya, Nate Pullman (Owen Wilson) dan ibunya memutuskan supaya Auggie bisa bersekolah di sekolah umum supaya bisa merasakan kehidupan bersosialisasi dengan lainnya.

1 2

Kehidupan Auggie di sekolah awalnya tidak mudah, dia seringkali mendapatkan bullying dari teman-temannya yang tentu mengejek mukanya yang berbeda. Namun dia mulai mendapatkan teman yang bernama Jack Will (Noah Jupe) dan membuat dia lebih percaya diri lagi bersekolah. Jack Will juga membuat Auggie seperti hidup kembali dan dapat bermain dan bercanda layaknya teman-teman sebayanya.

Diarahkan oleh Stephen Chbosky yang namanya mulai terangkat karena film The Perks of Being a Wallflower dan ditulis naskahnya oleh Steve Conrad, Stephen Chbosky, Jack Thorne. Nama terakhir dikenal sebagai penulis novel Harry Potter and the Cursed Child. Chbosky tidak hanya berfokus pada tokoh Auggie saja, tokoh-tokoh lainnya pun masing-masing diberikan ceritanya sendiri dengan sudut pandang mereka. Seperti tokoh Olivia “Via” Pullman (Izabela Vidovic) yaitu kakak perempuan dari Auggie yang kekurangan kasih sayang karena selalu Auggie yang menjadi pusat perhatian. Walau begitu Via selalu menyemangati Auggie dalam menghadapi kehidupannya dan selalu sayang kepadanya. Adapula tokoh Miranda¬†(Danielle Rose Russell), teman baik Via yang sejak liburan musim panas mulai menjauhi Via dan keluarganya. Begitupula dengan toko Jack Will, teman Auggie yang diceritakan mengapa dia mau berteman dengan Auggie. Berbagai sudut pandang ini membuat Wonder menjadi cukup berbeda dengan film-film keluarga lain. Penonton dalam menyelami berbagai motif dan tindak tanduk para karakter tersebut dan menjadi terikat karenanya.

3 4

Ada berbagai referensi astronot dan Star Wars dalam film Wonder. Karena mukanya, Auggie tidak percaya diri dan penutup kepala dari astronot digunakan Auggie untuk menutupi mukanya. Auggie, seperti anak kecil lainnya punya mimpi yang besar, salah satunya ke Bulan dengan pakaian astronotnya itu. Referensi dari Star Wars yang cukup mengena adalah karakter Chewbacca. Chewbacca adalah sosok penuh bulu berwarna cokelat dari ujung kepala hingga kaki, tapi Chewbacca merupakan sosok yang lovable. Ada suatu adegan di mana Auggie meminta maaf kepada sosok khayalan Chewbacca karena dia dan teman-temannya menatap dengan aneh Chewbacca karena perbedaanya. Tentu ini menjadi sebuah pesan agar memandang seseorang bukan dari luarnya saja karena Chewbacca merupakan sosok yang sangat lovable di Star Wars dan memberikan pesan semua orang ingin dianggap, dihargai dan tidak ingin dibeda-bedakan atau didiskriminasi.

Deretan cast-nya bermain dengan sangat baik Jacob Tremblay sebagai Auggie makin matang dalam berakting sejak perannya di film Room (Bukan The Room-nya Tommy Wiseau). Julia Roberts memberikan sosok yang tangguh dan kuat dalam menghadapi segala problematika dari anaknya Auggie. Begitupun dengan Owen Wilson yang memberikan humor-humor menggelitik namun juga memberikan kehangatannya kepada anak-anaknya. Adalah cukup mengejutkan kalau adegan terbaik dan paling menyentuh terdapat saat Owen Wilson berinteraksi dengan Auggie di penghujung film yang dapat membuat mata penonton berkaca-kaca, padahal Owen Wilson lebih dikenal sebagai komedian.

Final Verdict:

Auggie dilahirkan bukan untuk memberikan kesusahan atau kutukan bagi keluarga atau teman-temannya tetapi dia memberikan wonder (kekaguman) bagi mereka, sesuai dengan judul filmnya. Sebuah pelajaran dan pesan tentang anti bullying yang berharga bagi anak-anak dan remaja dalam menontonnya. Begitu juga kepada orang tua dalam menghadapi anak-anak berkebutuhan khusus. What a wonderful movie!

Photo: Lionsgate

What a Wonderful Movie!
8Overall Score
Reader Rating 8 Votes
8.6