Dangkal dan Konyol bagi orang dewasa tetapi menyenangkan bagi anak-anak
6Overall Score
Reader Rating 1 Vote
7.0

Smurf pertama kali diciptakan oleh penulis berkebangsaan Belgia, Peyo. Karakter suku fiktif berwarna biru dan berukuran kecil menggemaskan ini menggunakan kata “smurf” didalam nama lengkap mereka yang diikuti dengan sifat mereka seperti “Brainy Smurf” (Smurf yang pintar), “Clumsy Smurf” (Smurf yang ceroboh), dll.

Film The Smurfs (2011) pertama yang menggabungkan animasi dengan live action sukses meraih pundi-pundi senilai 563 juta dollar Amerika atau setara dengan sekitar 7 triliun Rupiah di seluruh dunia! Tidak heran sekuel keduanya langsung dikerjakan dan dirilis pada tahun 2013, tetapi hasilnya mengecewakan dengan perolehan hanya 347 juta dollar, sehingga film ketiganya langsung di batalkan dan diputuskan kalau akan dibuat proyek reboot-nya dengan format full animation, tidak lagi digabungkan dengan live action.

Masih dengan premis yang sama yaitu Gargamel (Rainn Wilson) seorang penyihir jahat yang bertujuan untuk menghancurkan Smurfs dan ingin menangkap mereka untuk dijadikan ramuan sehingga menjadikan dia makin kuat dan magis dalam melakukan berbagai sihirnya. Sedangkan Smurfette (Demi Lovato), Smurf yang diciptakan oleh penyihir Gargamel tetapi akhirnya memilih bergabung dengan desa Smurf dan tidak mengikuti keinginan jahat dari Gargamel. Dia merasa kesepian dan ingin mencari tujuan hidupnya. Hal ini dikarenakan memang hanya dia Smurf yang berjenis kelamin perempuan.

Loading...

thumbnail_24940

Cerita tentang pencarian desa Smurf yang baru yang memang ternyata ditempati oleh Smurf yang semua penduduknya berjenis kelamin perempuan ini tergolong premis yang cukup menarik. Apalagi melihat pemandangan, bangunan, lingkungan dan binatang-binatang lucu nan unik di desa tersebut. Seperti ulat yang bisa memijit, capung naga yang bisa terbang dan mengeluarkan api hingga ikan piranha dan berbagai kunang-kunang indah yang menyinari malam di hutan terlarang.

Masih ada karakter menarik seperti Clumsy Smurf (Jack McBrayer) yang ceroboh namun mengundang gelak tawa dan terkadang kecerobohannya mengundang keberuntungan yang tidak terduga, ada juga karakter Papa Smurf (Mandy Patinkin) yang bijaksana sampai dengan Brainy Smurf (Danny Puddy) yang pintar dan kutu buku. Ada lagi tambahan Baker Smurf yang disulih suarakan oleh tentunya seorang chef terkenal yaitu Gordon Ramsey dan Smurf Melody yang dengan indah dinyanyikan oleh Meghan Trainor.

smurfs0002_0

Beberapa adegan aksinya cukup menegangkan, terlihat dari perjalanan di hutan sampai ke desa tersebut, adegan di sungai dengan air terjun, klimaksnya tentu ada di akhir pertempuran terakhir para Smurf dengan Gargamel.

Sekali lagi film-film Smurf memang ditunjukan khusus untuk anak-anak. Pada film yang menggabungkan live action dengan animasinya, dapat dikatakan lebih menarik bagi orang dewasa yang menontonnya. Tapi tentu Smurfs: The Lost Village setidaknya lebih baik dari film Smurf yang kedua (2013) yang gagal secara pendapatan tersebut dan pastinya membuat anak-anak akan senang menontonnya, tetapi bagi orang dewasa film ini nampak terlalu tua bagi mereka.

Final Verdict:

Terlalu dangkal dan konyol bagi orang dewasa, walaupun masih tetap menghibur dengan visual pemandangan dan berbagai karakter binatang di desa dan hutan yang cukup berwarna dan imajinatif. Tapi tentu saja bawalah buah hati, keponakan atau sepupu Anda yang masih kecil untuk menonton film ini, dijamin mereka akan sangat senang melihat tingkah polah para Smurf yang menggemaskan ini.

Loading...