Film terbaik Shyamalan setelah Sixth Sense, Unbreakable dan The Happening
7Overall Score
Reader Rating 2 Votes
5.0

Hampir 2 dekade lalu, M. Night Shyamalan menggebrak dunia perfilman dengan thriller yang memiliki twist ending yang sangat mengejutkan dan merupakan film thriller tersukses di masa itu. Beberapa film selanjutnya Unbreakable, Signs, The Village juga bisa dikatakan sukses, tetapi kualitas M. Night Syamalan mulai menurun sejak film dongeng Lady in the Water hingga film aksi ilmiah After Earth.

Masih bersetting di kota Philadelphia, seperti film Shyamalan lainnya dan sempat digosipkan Shyamalan memakai kekuatan gaib (Tonton film Dokumenter The Buried Secret of M. Night Shyamalan) sehingga ia selalu mengambil latar di Philadelphia. Kevin (James McAvoy) adalah seorang yang mengidap gangguan kejiwaan sehingga memiliki 23 kepribadian yang berbeda. Dia bisa menjadi Dennis, seorang mekanik yang terobsesi dengan kebersihan; Hedwig, anak kecil berusia 9 tahun; Patricia, seorang wanita yang memerlukan suntikan insulin; Barry, seorang fahionista. Tetapi ternyata ada kepribadian ke 24 yang belum diperlihatkan oleh Kevin dan diperlukan persembahan 3 orang gadis muda untuk melepaskan kepribadian tersebut.

Ketiga gadis muda yang masih duduk di bangku SMA diculiknya setelah acara ulang tahun di mal yang secara efektif dan menyeramkan di tampilkan oleh Shyamalan. Mereka adalah Claire, (Haley Lu Richardson), Marcia (Jessica Sula) dan yang memiliki karakter paling menarik dan misterius yaitu Casey (Anya Taylor-Joy).

Loading...

Casey memiliki trauma masa lalu yang kelam dan gelap yang malah dapat membantunya dalam menghadapi “kegilaan” Kevin. Masa lalu Casey tersebut tidak hanya tragis tetapi dapat membuat penonton merasa tidak nyaman. Tidak seperti 2 temannya yang panikan dan seperti stereotip dari 2 gadis cantik yang lebih mengutamakan emosi daripada logika, Casey dengan tenang ingin memahami psikologi dari Kevin sehingga lepas dari penculikan tersebut. Di akhir film juga terlihat bagaimana Casey dan Kevin memiliki kesamaan, tetapi perbedaan dalam menyikapi persamaan dari mereka.

Akting dari James McAvoy menjadikan penampilan terbaik sepanjang karirnya. McAvoy berhasil memerankan berbagai karakter diatas, penonton seperti yakin kalau McAvoy memiliki kepribadian yang berbeda-beda. McAvoy seharusnya mendapatkan bayaran dikalikan banyaknya karakter yang diperankan!

Selain berkutat di ruang bawah tanah yang digunakan Kevin untuk menyekap ketiga korbannya, adegan lainnya adalah di ruangan Dr. Fletcher (Betty Buckley). Betty Buckley dikenal sebagai artis theater kondang yang telah cukup berumur, tetapi tetap dapat memberikan kehangatan dan kekaleman untuk menghadapi keluh kesah Kevin dan berusaha untuk supaya alter ego dari Kevin yang memiliki perilaku buruk untuk dikurangi atau dilenyapkan. Selain itu Dr. Fletcher melihat Kevin bukan seorang yang menakutkan atau psikopat, tetapi seseorang yang butuh bantuan dan berusaha untuk lebih humanis terhadap Kevin. Tetapi sayangnya dialog antara Kevin dan Dr. Fletcher kurang menarik dan akhirnya ketegangan yang dibangun saat Kevin dan ketiga korbannya tersebut menjadi menghilang.

Ketegangan dan rasa penarasan yang dibangun, apa yang diinginkan Kevin, bagaimana wujud karakter ke 24, bagaimana nasib para ketiga gadis ini terasa terus memuncak hingga mencapai klimaks yang cukup bagus. Namun tidak seperti film-film Shyamalan terdahulu (Sixth Sense, Unbreakable) yang twist-nya benar-benar membuat penonton terhenyak, kali ini penonton akan kecewa dengan kejutannya yang biasa saja untuk ukuran Shyamalan. Twist yang benar-benar oke adalah di adegan akhir film yang ternyata berhubungan erat dengan film Shyamalan terdahulu!

Final Verdict:

Shyamalan telah kembali dengan tema paling khasnya yaitu seseorang dengan kekuatan supernatural atau seseorang dengan gift tertentu sehingga berbeda dengan orang-orang lainnya. Mencekam, membuat penasaran dengan akting kualitas Oscar dari James McAvoy. Tetapi, ketegangan yang dibangun naik turun sehingga kurang konsisten, ditambah lagi twist ending-nya yang kurang mengejutkan untuk ukuran film dari Shyamalan.

Loading...