Denzel Washington merupakan salah satu aktor kulit hitam tersukses di Hollywood. Mengawali karir di layar lebar lewat Carbon Copy (1981), sepanjang karirnya ia telah meraih 9 nominasi Oscar dan memenangkan dua diantaranya.

Pekan ini, film terbaru Denzel Washington, The Equalizer 2 tayang di bioskop tanah air. Masih sama seperti film sebelumnya, film yang disutradarai Antonie Fuqua ini kembali mengikuti kisah mantan agen DIA Robert McCall (Washington) yang kali ini melaksanakan balas dendam setelah temannya terbunuh.

Untuk menyambut perilisannya, berikut 10 film terbaik Denzel Washington:

1. Malcolm X (1992)

Disutradarai oleh Spike Lee, Malcolm X diangkat dari kisah hidup kontroversial dan berpengaruh dari pemimpin Black Nationalist bernama sama. Memiliki hidup yang cukup rumit, Malcolm X bertumbuh dari seorang narapidana hingga menjadi menteri di Nation of Islam. Hebatnya, dibalik banyak perubahan yang terjadi, Denzel Washington memahami dan sukses menampilkan karakter dan perubahan yang terjadi. Tak heran, ia pun meraih nominasi Oscar untuk Best Actor in Leading Role. Sayangnya, ia kalah dari Al Pacino (Scent of a Woman).

2. Glory (1989)

Diadaptasi dari buku berjudul Lay This Laurel karya Lincoln Kirstein, Glory bercerita tentang salah satu unit militer dari Union Army, saat Perang Sipil Amerika, yang seluruhnya terdiri dari pria Afrika-Amerika (kecuali petugasnya), yang diceritakan dari sudut pandang Kolonel Shaw, perwira komandan berkulit putih. Berperan sebagai Prajurit Trip, seorang pembangkan yang sinis,Denzel Washington menunjukkan penampilan terbaiknya saat ia menangis dengan hening ketika menerima cambukan. Lewat film ini,ia memenangkan piala Oscar pertamanya, Best Actor in Supporting Role.

3. Training Day (2001)

Sebelum berduet kembali lewat The Equalizer, Training Day merupakan kolaborasi pertama antara Denzel Washington dan Antonie Fuqua. Berperan sebagai detektif korup tanpa belas kasih Alonzo Harris, dalam film ia mengajari pemula Jake Hoyt (Ethan Hawke). Sepanjang film, performa Washington membuat para penonton bingung tentang apa sebenarnya tujuan Harris melakukannya. Tak heran, lewat film ini ia meraih piala Oscar keduanya untuk kategori Best Actor.

4. Crimson Tide (1995)

Mengambil latar belakang pada masa kekacauan politik di Rusia, Crimson Tide berfokus pada perseteruan antara pejabat eksekutif baru (Denzel Washington) dari angkatan laut misil nuklir Amerika Serikat dan komandan perwira (Gene Hackman), yang timbul dari perbedaan interpretasi mengenai perintah untuk meluncurkan misil. Merupaan film terbaik dari kolaborasi Tony Scott dengan Denzel Washington, Crimson Tide tidak hanya menegangkan namun juga akan meninggalkan bahan diskusi usai menontonnya.

5. Inside Man (2006)

Setelah bekerja sama dalam tiga film yang bercerita tentang ras dan kelas, Denzel Washington dan Spike Lee kembali berkolaborasi dengan tema baru yaitu dalam thriller kriminal, Inside Man. Merupakan yang tersukses dari segi box office dari seluruh kerja sama keduanya, Inside Man mengikuti kisah Detektif Keith Frazier, ahli merencanakan aksi pencurian Dalton Russell (Clive Owen), dan Madeleine White (Jodie Foster) seorang broker berpengaruh yang terlibat satu sama lain atas permintaan pendiri bank Arthur Case (Christopher Plummer), untuk melindungi sesuatu dalam brankasnya aman dari pencuri.

6. Fences (2016)

Sebelum menjadi film, baik Denzel Washington telah membintangi versi teater Fences pada tahun 2010. Kali ini selain membintangi film yang diadaptasi dari karya teater August Wilson tersebut, Washington juga menyutradarainya. Adapun dalam film ini ia berperan sebagai Troy, seorang ayah pekerja Afrika-Amerika yang berusaha menafkahi keluarganya pada tahun 1950-an. Fences meraih 4 nominasi Oscar termasuk Best Actor untuk Denzel Washington dan Best Pictures.

7. Mississipi Masala (1991)

Kekuatan akting Denzel Washington tidak hanya dapat disaksikan dalam film drama ataupun aksi namun juga dalam film romantis. Dalam film arahan Mira Nair ini, ia berperan sebagai pemilik bisnis pembersih karpet yang jatuh cinta dengan Meena (Sarita Choudhury), imigran asal India. Film ini dengan tepat membahas tentang bagaimana dampak sosial yang dirasakan para imigran dan minoritas di Amerika yang berpengaruh pada pekerjaan dan kehidupan cinta. Tentunya sebagai film romantis, Mississipi Masala sukses menghipnotis penonton dengan chemistry kuat antara dua bintang utamanya.

8. Flight (2012)

Lebih sering bermain dalam film aksi, tahun 2012 Denzel Washington membuktikan dirinya sebagai aktor yang mampu menunjukkan tingkatan emosi berbeda dalam Flight. Disutradarai oleh Robert Zemeckis, dalam film ini ia berperan sebagai seorang pilot yang berusaha untuk menghindari masalah adiksinya yang dapat mengancam dan menghancurkannya. Berbeda dari perannya yang selalu menjadi pahlawan kebenaran, dalam Flight ia menampilkan karakter yang putus asa dan menyedihkan.

9. Philadelphia (1993)

Dalam film Philadelphia, tidak hanya karakter Tom Hanks yang patut diberikan kredit lebih namun juga Denzel Washington. Berperan sebagai pengacara kelas rendah yang kerap kali menangani kasus cedera/kecelakaan, Philadelphia menunjukkan bagaimana seseorang tidak seharusnya dengan mudah menghapus/meniadakan seseorang hanya karena ia mengidap penyakit kritis yang menular (Hanks berperan sebagai pengacara dengan penyakit AIDS dan dipecat). Koneksi keduanya sebagai pengacara dan klien dalam film yang disutradarai Jonathan Demme ini memberikan pengertian bagaimana rasanya menjadi yang dikucilkan.

10. He Got Game (1998)

Sebagai salah satu kolaborator setia, Denzel Washington dan Spike Lee kembali menghasilkan film yang berkualitas. He Got Game berkisah tentang seorang ayah yang dipenjara karena membunuh istrinya (Washington) dan dibebaskan seminggu agar dapat meyakinkan anaknya (Ray Allen) untuk bermain dalam tim basket untuk almamater gubernur. Jika ia berhasil, sebagai gantinya ia mendapatkan keringanan hukuman penjara. Drama ayah-anak ini tidak hanya kuat namun juga menyentuh.