Film-film tentang romantisme remaja seakan tidak ada matinya dan terus laku di bioskop sampai sekarang. Puluhan film bergenre ini rilis tiap tahunnya, salah satunya film After yang minggu ini telah tayang di bioskop-bioskop Indonesia.

Inilah kelima belas film romantis remaja barat terbaik sepanjang masa.

1. 10 Things I Hate About You (1999)

Loading...

Berkisah perempuan cantik dan popular di sekolah tidak bisa pergi kencan dengan lelaki idamannya, sampai dengan kakak perempuannya terlebih dahulu melakukannya. 10 Things I Hate About You merupakan kisah modernisasi dari pertunjukan komedi William Shakespeare di abad ke 16. Film yang melambungkan nama Julia Stiles, Heath Ledger dan Joseph Gordon-Levitt ini hanya kalah oleh The Matrix pada box office di tahun 1999.

2. A Walk To Remember (2002)

Kisah cinta yang terhalang oleh penyakit mematikan, A Walk to Remember dapat dikatakan salah satu terminal romance movie paling populer yang mampu membuat jutaan orang meneteskan air mata. Film yang diangkat dari novel Nicholas Sparks ini membuktikan kalau Mandy Moore tidak hanya berbakat bernyanyi saja, tetapi juga berakting.

3. Adventureland (2009)

Rencana seorang fresh graduate bernama James untuk ke Eropa terhalang oleh kondisi keuangan keluarganya sehingga dia terpaksa untuk bekerja di taman hiburan lokal. Di sana dia tidak bahagia, sampai dia bertemu dengan cintanya.

Film Adventureland lebih menitik beratkan kepada komedi kasar dan cabulnya yang memang lucu. Selain itu film ini juga dapat menggambarkan para karakter-karakter nerd / kutu buku dalam film dengan baik dan mengena. Ditambah lagi chemistry yang awkward namun manis antara Jesse Eisenberg dan Kristen Stewart.

4. Dirty Dancing (1987)

Kisah cinta klasik antara seorang yang derajatnya lebih tinggi menyukai seseorang yang derajatnya lebih rendah dan ditentang oleh orang tuanya. Dirty Dancing memiliki sebuah adegan klimaks penutup dan adegan latihan yang sangat memorable dan sampai sekarang masih terus diikuti tarian yang bergairah itu.

5. The Fault In Our Stars (2014)

Satu lagi kisah cinta yang terhalang oleh penyakit mematikan dan dipenuhi oleh kata-kata puitis dari novel John Green yang pastinya akan membuat baper. Shailene Woodley dan Ansel Elgort menampilkan akting kelas atas, chemistry mereka sangat luar biasa sehingga akan menggugah hati penontonnya.

6. Grease (1978)

Grease menjadi salah satu film musikal paling sukses sepanjang masa dengan hanya bermodalkan 6 juta dolar, mampu meraih 395 juta dolar di seluruh dunia. Film ini menampilkan sangat banyak lagu-lagu dan peforma musikal yang sangat catchy dan menginspirasi banyak film-film musikal lain diluar sana sampai sekarang. John Travolta berada dalam puncak penampilannya di tahun itu setelah sukses besar di film Saturday Night Fever.

7. Love, Simon (2018)

Semua orang berhak mendapatkan kisah cinta terbaiknya, namun tidak untuk Simon yang berusia 17 tahun ini. Dia belum mengatakan kepada keluarga maupun teman-temannya kalau dia seorang gay. Para kritikus film melabeli film ini sebagai sentimental, lembut, manis dan crowd-pleaser. Love, Simon merupakan film pertama dari studio Hollywood besar yang berfokus pada film romantis remaja gay.

8. Nick & Norah’s Infinite Playlist (2008)

Nick masih belum move on dari mantannya, Tris, sampai teman dari mantannya yang bernama Norah muncul dan meminta Nick untuk berpura-pura menjadi pacarnya. Mereka berdua membuntuti Tris dengan pacarnya sekarang dan sekaligus mencari teman Norah yang menghilang karena mabuk. Sejak itu dimulailah petualangan di malam hari ini yang akan semakin mendekatkan mereka.

Dibintangi oleh Michael Cera dan Kat Dennings yang menampilkan peforma terbaik mereka. Nick & Norah’s Infinite Playlist mampu memperlihatkan suasana malam di kota New York dengan sempurna dan tentu ditambah soundtrack yang sungguh manis.

9. Say Anything (1989)

Berkisah Lloyd seorang murid sekolah yang nilai akademiknya biasa saja, namun menyukai Diane seorang murid yang sangat pintar.

Tentu semua orang tidak akan melupakan adegan ikonis saat John Cusack mengangkat tape besarnya itu untuk diperdengarkan kepada Diane.

10. She’s All That (1999)

Seorang bad boy di SMA bertaruh untuk membuat seorang cewek yang kutu buku dan tidak menarik di sekolahnya untuk menjadi seorang prom queen.

Pesona Freddie Prinze Jr. tentunya merupakan salah satu faktor kesuksesan film ini yang mendapatkan 100 juta dolar dengan budget hanya berkisar antara 7-10 juta dolar ini.

11. Sixteen Candles (1984)

Sweet Sixteen seharusnya menjadi hari spesial untuk seorang perempuan, namun yang terjadi justru kebalikannya, dia menderita berbagai kejadian-kejadian memalukan.

Sixteen Candles tentu saja merupakan salah satu film terbaik dari John Hughes yang merupakan seorang sutradara spesialis film-film remaja ini.

12. The Notebook (2004)


Kisah yang sangat klasik karena perpaduan antara kisah cinta berbeda kasta dengan kisah cinta dengan penyakit yang menghalangi.

Adegan Ryan Gosling dengan Rachel McAdams berciuman di tengah hujan dapat dikatakan sebagai salah satu adegan ciuman terbaik yang pernah ada, ciuman mereka penuh dengan gairah, romantisme dan tentu cinta.

Adegan penutup dari The Notebook, tentu saja akan membuat penonton minimal akan meneteskan air mata dan memberikan pesan yang sangat menggugah perasaan bagaimana rasa cinta itu tidak akan pernah terlupakan walaupun tengah dilanda suatu penyakit. Pesan lainnya adalah kisah cinta yang penuh kesabaran dan tulus.

13. The Perks of Being a Wallover (2012)


Seorang introvert diajarkan oleh 2 orang seniornya untuk lebih mengenal dunia.

The Perks of Being a Wallover dengan sangat baik menggambarkan bagaimana seorang remaja yang sedang mencari jati dirinya. Karena film ini penonton dapat melihat sisi lain dari Emma Watson yang selalu saja diidentikan dengan Hermione di film Harry Potter.

14. The Spectacular Now (2013)

Kisah cinta Sutter seorang cowok gila party dengan seorang cewek introvert, Aimee. Mereka memiliki masalah dan rencana hidup masing-masing yang membuat mereka ragu akan masa depan mereka.

Kritikus terbaik sepanjang masa Roger Ebert memberikan rating 4 dari 4 (sempurna). Dia mengatakan bahwa

“Sebuah film yang indah tentang 2 murid SMA kelas akhir yang melihat, berbicara dan merasakan seperti halnya benar-benar orang-orang Amerika berusia 18 tahun lainnya di dalam kehidupan nyata. Sebuah film yang sangat mempengaruhi. Film ini menghormati karakter-karakternya dan tidak menggunakannya sebagai tujuan yang buruk. Penonton akan sangat peduli terhadap karakter mereka berdua. Miles Teller sebagai Sutter mengingatkan dengan John Cusack di film Say Anything. Shailene Woodley sebagai Aimee sangat cantik dengan senyuman hangatnya. Penonton seakan larut dalam kisah kelas akhir sekolah. Penonton mengenal mereka. Penonton juga pernah menjadi mereka”

15. To All the Boys I’ve Loved Before (2018)

Sangat manis, menyenangkan, segar, cerdas dan membumi. To All the Boys I’ve Loved Before adalah tentang menghadapi ketakutan dan mau membuka diri terhadap orang lain. To All the Boys I’ve Loved Before Tidak hanya jadi salah satu film Netflix terbaik, tetapi juga salah satu film rom-com terbaik dalam beberapa tahun terakhir. Ditunggu sekuelnya!

Loading...