Powerful, Ceria dan Inspiratif
9Overall Score
Reader Rating 9 Votes
8.7

Berbicara mengenai Pixar Animation Studio kita pasti tau bahwa studio tersebut kerap melahirkan animasi animasi terbaik dan banyak meraih penghargaan. Berbagai produksinya selain menjanjikan cerita yang berkualitas juga penuh akan pesan moral. Contohnya, tentu kita tidak akan lupa Bagaimana “Inside Out” dengan cerita tentang kerumitan cara kerja otak manusia dapat disampaikan dengan indah dan tetap menyenangkan buat anak anak atau “Up” kisah haru dan jenaka petualangan kakek yang kesepian menjelajahi Paradise Falls yang berhasil mengeluarkan air mata jutaan penontonnya. Dan beberapa kisah menakjubkan lainnya yang sayang untuk dilewatkan.

Semenjak diakuisisi di 2006 menjadi anak usaha Walt Disney Company perusahaan yang sudah melanglangbuana di bidang animasi, Pixar seakan mendapatkan amunisi baru semakin percaya diri meningkatkan kualitas produksinya, tidak hanya mengandalkan kekuatan cerita bahkan dalam hal produksinya pun tidak luput dari riset yang mendetail, visual yang mewah dan dilakukan oleh jajaran kru yang profesional secara otomatis melahirkan karya yang tidak sembarangan.

Sebelum kita menunggu sekuel The Incredibles yang dijadwalkan akan rilis tahun depan, tahun ini Disney dan Pixar menyajikan kisah yang diambil dari budaya Meksiko, Day of the Dead dengan judul “Coco”.

1 2

Day of the Dead atau lebih dikenal dengan istilah Dia de los Muertos merupakan Hari raya yang dirayakan di seluruh Meksiko khususnya wilayah tengah dan selatan dan orang orang keturunan Meksiko yang tinggal ditempat lain terutama Amerika Serikat, yang telah diakui secara internasional dan tercatat di UNESCO sebagai warisan budaya non benda sejak tahun 2008. Diperingati setiap tanggal 31 Oktober sampai dengan 2 November, Day of the Dead menjadi hari perayaan dalam rangka penghormatan terhadap orang orang yang telah meninggal, mereka meyakini bahwa setiap setahun sekali dua dunia antara dunia kehidupan (Land of the Living) dan dunia arwah (Land of the Dead) akan bersatu secara magis pada tanggal tersebut. Perayaan tersebut bukanlah momen berduka melainkan sebuah perayaan untuk mengingat kembali anggota keluarga dan orang orang tercinta yang sudah berpulang dan menjaga agar tetap di hati kita dan juga menjadi sebuah reuni keluarga besar antara dua dunia yang memisahkan antara kehidupan dan kematian.

3 4

Film “Coco” Menceritakan tentang Miguel (Disuarakan oleh Anthony Gonzalez) anak umur 12 tahun yang mempunyai ambisi yang kuat untuk meraih cita citanya sebagai musisi ditengah larangan dari keluarga terutama neneknya, Abuelita (Disuarakan Oleh Renee Victor) yang sudah menjadi larangan secara turun temurun dari leluhurnya yang menganggap musik sebagai kutukan. miguel tetap berkeras ingin menjadi musisi mengikuti jejak idolanya sang musisi legendaris Ernesto de la Cruz (Disuarakan oleh Benjamin Bratt) yang telah lama meninggal, untuk mewujudkan mimpinya tersebut miguel yang ditemani anjing kesayangannya Dante berencana mengikuti festival musik yang diadakan di alun alun kota namun tanpa disengaja miguel mengalami kejadian magis yang membawanya ke Land of the Dead disana dia dipertemukan kembali dengan keluarga dan leluhurnya yang telah lama meninggal, disinilah petualangan Miguel di mulai selain petualangan untuk kembali ke dunia nyata miguel juga berencana bertemu dengan idolanya yang telah meninggal tersebut dan mencari tahu kenyataan dibalik sejarah keluarga Miguel.

5 6

Premis yang terdengar sederhana memang, tetapi cukup memancing para orang tua untuk mengajak anaknya menonton sebagai upaya memotivasi untuk mengejar cita cita. Tapi percayalah Film ini tidak hanya menawarkan hal itu film ini banyak membawakan pesan indah yang menyentuh hati tentang ikatan keluarga yang kuat dan bagaimana menghormati nilai-nilai di dalam tradisi keluarga.

Selain disajikan dengan visual yang mewah dengan gambaran kota Meksiko yang penuh warna dan ikon-ikon khasnya, film yang digarap dari tahun 2011 ini juga mampu menciptakan karakter karakter yang memorable seperti Dante, anjing liar yang menjadi teman miguel ini mampu menjadi karakter yang lucu dan menggemaskan sepanjang film atau Hector (Disuarakan oleh Gael Garcia) karakter penipu yang menawan di Land of the Dead yang juga kocak turut ikut menemani Miguel berpetualang mencari idolanya tersebut.

Film ini juga menyajikan perpaduan aransemen musik dari berbagai musik khas Meksiko dari musik Cumbia hingga Mariachi sehingga menghasilkan komposisi lagu yang memanjakan telinga tidak heran kalo film ini sampai melibatkan lebih dari 50 musisi salah satunya komposer kenamaan peraih Oscar, Michael Giacchino.

Sang Sutradara Lee Unkrich yang sebelumnya berhasil membawa Toy Story 3 meraih pencapaian tertingginya di Oscar sebagai Animasi Terbaik, mampu membawa film ini menjadi sangat powerful dan ceria, memberikan banyak kejutan-kejutan manis di sepanjang durasi film. Tidak lupa juga para pengisi suara yang sebagian besar di isi oleh para aktor dan aktris dari amerika latin semakin menyajikan film ini menjadi lebih realistis dengan aksen Meksiko yang kental.

Sesuai dengan spirit yang disampaikan dari budaya Meksiko, di akhir cerita film ini memberi pesan manis bahwa apa yang di inginkan orang orang yang sudah meninggal adalah kenangan yang hidup dari orang orang yang mencintainya. Tak lupa Hal terpenting dalam hidup itu bukan hanya tentang mengejar apa yang kita inginkan tapi tentang pentingnya keluarga dan orang orang yang mencintai di sekeliling kita. Sungguh film yang tak hanya membangkitkan semangat untuk meraih cita cita tapi juga film yang sangat menggugah dan menyentuh hati. Ajaklah keluargamu untuk bersama sama menonton kisah petualangan menginspirasi ini.