Sewaktu kecil Nany (Amanda Manopo) menjadi saksi ketika ibunya, Sophia dibunuh oleh sosok “iblis hitam”. Beranjak remaja Nany memiliki keinginan untuk sekolah di tempat yang sama dengan ibunya, yaitu SMA Erly dan tinggal di asramanya. Neny kemudian bersahabat dengan Shila (Rebecca Klopper) yang selalu membelanya ketika dia dirundung oleh Hilda (Nicole Parham) dan Violet (Andira Hadley). Pada sekolah tersebut itu menyimpan sebuah catatan kelam karena banyak muridnya yang meninggal karena bunuh diri. Lalu Neny mulai dihantui dengan berbagai macam penampakan dari murid-murid sekolah yang telah meninggal itu. Untungnya, di asrama Erly dia sekamar dengan Gie (Zoe Jackson) yang mengatakan kalau segala penampakan itu bertujuan menyampaikan pesan kepada Nany mengenai penyebab kematian-kematian mereka. Bersama dengan Shila dan Gie, Nany mengungkap misteri Asrama Erly yang ternyata terkait dengan kematian ibunya 8 tahun silam.

Disutradarai oleh Hanny R. Saputra (Heart, Mirror, Love Is U, Sajen), Bisikan Iblis masih mengandalkan berbagai macam jump scare maupun efek dari korban yang ditarik kesana kemari oleh iblis. Dari kesemuanya itu tidak ada sesuatu yang menakutkan (hanya ada 1-2 yang mengagetkan saja), malah kesannya jadi membosankan karena hantu-hantunya terlalu sering muncul dengan musik yang juga terlalu berisik. Dari segi plot pun tidak ada sesuatu yang spesial dan mengingatkan pula dengan film yang disutradarai juga oleh Hanny R. Saputra seperti film Sajen yang juga satu per satu siswi meninggal dan juga ada tema perundungan.

Segi editing menjadi salah satu kelemahan dari Bisikan Iblis ini sehingga membuat beberapa adegan menjadi kurang koheren dan menjadi melompat-lompat antar adegan. Parahnya lagi ada satu adegan yang melupakan dasar dari Editing 101, yaitu dalam satu adegan yang sama tiba-tiba dipotong saat kisah flashback dari ibu Neny yang memberikan sebuah kado untuk Neny yang masih kecil itu, terasa sekali adegan itu dipotong saat ibunya membuka kado dan tiba-tiba muncul bonekanya. Bisa jadi disebabkan karena sang editor kekurangan stok gambar.

Dari segi akting tidak ada sesuatu yang spesial, namun Ayu Dyah Pasha yang memerankan kepala sekolah boleh diberikan kredit tersendiri atas aktingnya di akhir film yang cukup memberikan kesan. Terdapat pula beberapa akting ketakutan dari aktris-aktris remaja ini yang kesannya menjadi konyol karena kurang ekspresif. Kemudian yang paling lucu dan menggelikan adalah akting dari Gilbert Pattiruhu yang memerankan seorang guru yang killer, saat ada adegan ketika Neny terusik melihat suatu tanda necronomicon di jidat temannya, sang guru killer ini berteriak kepada Neny, tetapi dengan muka datar.

Berbagai pertanyaan muncul ketika sehabis menonton Bisikan Iblis ini:

  • Mengapa diberikan judul “Bisikan Iblis” karena sepanjang film seperti tidak ada adegan bisikan sama sekali?
  • Mengapa para hantu-hantu dari siswi yang meninggal tersebut mulutnya dijahit? Apa sebagai tanda kalau mereka tidak bisa berkata-kata karena sosok “iblis hitam” itu?
  • Apa nama sebenarnya dari sekolah atau asramanya “Early” atau “Erly”? Karena ada ketidakonsistenan pada lambang namanya, di asrama dituliskan “Erly” di sekolah dituliskan “Early”. Mungkin ada kesalahan dengar dari pihak produksinya sehingga dituliskan dalam bahasa Inggris yaitu “Early”.
  • Bagaimana mungkin seorang siswi yang dalam suatu adegan tertimpa lemari, tapi masih dianggap sebagai bunuh diri?
  • Bagaimana mungkin ada mayat di dalam suatu rumah dan tidak menimbulkan bau? Mayatnya sendiri CGI-nya sungguh buruk sehingga seperti menyerupai alien saja, bukan sesosok mayat.
  • Bagaimana mungkin polisi tidak mengetahui sebuah kue terciprat racun atau diberikan racun, mengingat ada sidik jari pada botol racun tersebut? Walau menurut film ini, yang dituduhkan membunuh memang bisa saja mengaku-ngaku kalau dia membunuh.

Kesimpulan Akhir:

Sebenarnya apa yang mau disampaikan mengenai persahabatan antar teman dan kasih sayang orang tua dengan cara yang salah cukup menarik, namun eksekusinya sungguh buruk dan tidak masuk akal. Terlebih lagi, film ini sama sekali tidak menakutkan.

Review Film Bisikan Iblis (2018) - Bisikan yang Menimbulkan Banyak Pertanyaan dan Tidak Logis
3Overall Score
Reader Rating 1 Vote
4.5