Loading...

Film bergenre superhero merupakan komoditas hangat di Hollywood sebelas tahun belakangan ini. Walaupun sudah dimulai sejak film Superman pertama di tahun 1978, namun hegemoni dan kedigdayaan film superhero mulai menapaki puncaknya sejak film X-Men pertama rilis di bioskop pada tahun 1999. Identik dengan adegan action dibumbui drama dan intrik-intrik pertarungan antara pahlawan super dengan dengan penjahat super dengan bujet produksi besar dan promo marketing gila-gilaan membuat film bergenre superhero selalu merajai tangga box office saat rilis di Amerika Utara.

Kini, James Gunn, sutradara dua seri film Guardians of The Galaxy yang merupakan bagian dari saga Marvel Cinematic Universe (MCU) mencoba keberuntungannya dalam memproduksi film yang memadukan genre superhero dengan horor thriller. Film yang memiliki premis seperti film dan kisah asal mula Superman dan mengubah 180 derajat hasil akhirnya ini disutradarai oleh sutradara debutan, David Yarovesky dan dibintangi oleh Elizabeth Banks, David Denman dan aktor muda Jackson A. Dunn.

Mengantongi rating dewasa dengan banyaknya adegan menyeramkan dan sadis, film  berjudul Brightburn yang diproduksi oleh Screen Gems dan didistribusikan oleh Sony Pictures ini akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai tanggal 10 Mei 2019.

film brightburn

Sinopsis

Film Brightburn dipusatkan pada kota kecil Brightburn di Amerika Serikat tempat suami istri Breyer tinggal. Belum dikaruniai anak setelah sekian lama menikah, Tori (Elizabeth Banks) dan Kyle (David Denman) dikejutkan dengan jatuhnya meteor yang membawa seorang bayi yang kemudian mereka adopsi.

Film bergerak ke beberapa tahun kemudian dan kita diperkenalkan pada sosok Brandon Breyer (Jackson A. Dunn), si bayi alien yang mulai menyadari keanehan pada tubuhnya. Ia menemukan kenyataan bahwa tubuhnya sangatlah kuat, kebal benda tajam, mampu terbang dan bergerak cepat dan mengeluarkan sinar panas dari matanya, mirip dengan kekuatan Superman.

Brandon pun mengalami kebingungan akan apa yang terjadi pada dirinya dan berusaha menyembunyikan hal tersebut dari kedua orang tuanya. Tori dan Kyle menyadari hal tersebut tapi Tori masih meyakini bahwa Brandon mampu mengendalikan kekuatannya. Sementara Kyle mulai curiga dengan terjadinya kasus orang hilang dan kematian yang tidak wajar di kota mereka.  Kyle pun harus bertindak sendiri untuk mencegah jatuhnya banyak korban.

film brightburn

Ulasan

Dibuka dengan tempo lambat dan cenderung datar, film ini memperkenalkan karakter utamanya dengan terbata-bata. Tidak terlalu lama tempo film mulai bergerak stabil saat Brandon mulai menyadari kekuatannya. Bujet film yang kecil sangat terlihat dari adegan pamer kekuatan Brandon yang tidak menggunakan set yang mewah dan adegan CGI yang rumit. Akan tetapi sesuai dengan latar rumah peternakan yang di dominasi hutan dan ladang.

Sesudah Brandon mengetahui kekuatannya, film bergerak ke arah horor dan thriller. Elemen horor yang digunakan dalam film ini sangatlah baik. Para pembuat film pandai memilah bagian-bagian horor dan jumpscare sehingga tidak terasa repetitif dan melelahkan. Sisipan adegan gory dan sadisnya juga mampu menambah ketakutan penonton yang sebelumnya sudah merasa ngeri dengan teror yang ditampilkan.

Penulis naskah Mark Gunn dan Brian Gunn memang tidak menulis naskah yang luar biasa, namun eksekusi David Yarovesky patut diacungi jempol, terutama sejak paruh kedua film. Pengaruh produser James Gunn yang sebelumnya pernah menyutradarai film superhero Guardians of The Galaxy dan film horor monster, Slither yang juga dibintangi Elizabeth Banks ini sangat nampak dalam 90 menit durasi film. Film terasa campy, tapi tidak terasa seperti film kelas B atau film direct to dvd.

film brightburn

Seperti yang sebelumnya saya bilang, bujet film yang tidak terlalu besar dalam ukuran film Hollywood membuat teknis produksi tidak terlalu istimewa. Sinematografi, tata suara dan editing tidaklah istimewa. Spesial efek CGI yang digunakan pun tampaknya tidak terlalu banyak untuk ukuran film superhero. Efek praktis justru terlihat menonjol dalam film ini, terutama dalam adegan gore penuh darah. Meskipun hanya ada tiga adegan dalam durasi yang singkat.

Untuk departeman akting, di luar nama Elizabeth Banks (Slither, Power Rangers), praktis tidak ada lagi nama besar yang tampil. David Denman (Roy di serial The Office US) sebagai Kyle tampil cukup baik, hanya saja ada keterbatasan karena karakternya sering menghilang kala Tori sedang intens berinteraksi dengan Brandon. Banks menjadi yang paling menonjol. Pengalamannya sebagai aktris besar di Hollywood membuatnya tidak kesulitan memerankan karakter ibu yang sangat menyayangi anaknya dalam kondisi apapun. Sementara itu, Jackson A. Dunn yang pernah kita lihat penampilan singkatnya sebagai Scott Lang muda di film Avengers: Endgame, tampil sangat baik memerankan remaja penuh kebingungan dengan aura creepy, misterius dipadukan dengan kepolosan anak remaja.

film brightburnDiluar kekurangan dalam penulisan naskah yang terjadi di awal film, praktis tidak ada kekurangan lain. Ada satu dua penulisan keputusan karakter yang mengesalkan dan terkesan bodoh, tapi itu merupakan hal yang wajar di dalam film horor. Mungkin faktor spesial efek yang seharusnya bisa ditambahkan, bukan berarti yang tayang di dalam film jelek, hanya saja keterbatasan bujet membuat film terasa kurang megah.

Kesimpulan Akhir

Membawa angin segar di dalam film bergenre superhero, film Brightburn tampil optimal memadukan genre horor dan thriller dengan kisah asal mula pahlawan/penjahat super. Seru, tegang, mengerikan sekaligus ngilu adalah efek yang bisa didapatkan seusai menonton film karya perdana dari David Yarovesky ini. Sebuah film yang sayang untuk dilewatkan pengalaman sinematisnya.

Review Film Brightburn - Perpaduan Film Superhero Dengan Horor Yang Menakutkan
8.5Overall Score
Reader Rating 4 Votes
7.9