Sarah Clarke (Rachel Nichols) mengalami kecelakaan mobil saat dia hamil tua dan menggakibatkan suaminya meninggal dunia dan dirinya sendiri mengalami masalah pendengaran sejak kejadian itu. Pada malam natal, saat dia akan mempersiapkan kelahiran anaknya, tiba-tiba ada seorang wanita tua misterius yang ingin mengambil paksa anak yang masih dalam rahim.

Inside merupakan film remake dari film Perancis berjudul sama yaitu Inside atau dalam bahasa Perancisnya À l’intérieur di tahun 2007. Filmnya disebut-sebut sebagai puncak dari French Horror Wave pada masa itu yang melahirkan berbagai macam film seperti Martyrs oleh Pascal Laugier, High Tension oleh Alexandre Aja, Ils oleh David Moreau and Xavier Palud. Bahkan film À l’intérieur masuk ke dalam Top 20 Horror Films of the Decade / 20 Film Horor terbaik dalam Dekade tersebut versi salah satu situs terkemuka Bloody Disgusting.

Sang penulis naskah dari film remake Inside ini James Balagueró mengatakan kalau dia lebih fokus kepada teror yang menimpa kepada ibu yang hamil tua daripada mengumbar darah-darah pada film originalnya. Sayangnya, itu membuat kadar darah, kesadisan dan kebrutalannya jauh di bawah film sebelumnya. Tone warna merah dan atmosfer nya yang dahulu sungguh kuat, sekarang menjadi hambar. Namun patut dipuji dari segi memberikan ketegangan film ini sungguh baik dan efektif dalam merangkainya di saat durasi film yang hanya mencapai 88 menit saja.

Aksi kejar-kejaran layaknya kucing dan tikus ini membuat penonton geregetan dan sesekali dapat terbawa suasana dan berteriak kepada tokoh utamanya supaya kabur atau melancarkan serangan kepada villain-nya. Selain geregetan karena ketegangan dan suasananya, penonton juga dibuat geregetan karena perilaku para tokohnya yang bodoh mulai dari tokoh utamanya, villain, tetangga tokoh utamanya hingga yang paling parah adalah karakter dari kedua polisi yang seperti clueless menghadapi villain-nya itu. Belum lagi beberapa masalah logika yang cukup menggangu.

Dari segi akting, Rachel Nichols mampu berakting baik sebagai seorang calon ibu yang dengan gigih mempertahankan calon bayinya. Sementara itu, tokoh antagonis wanita misterius yang diperankan oleh Laura Harring, kurang mampu memberikan aura psikopat dan kengerian layaknya Béatrice Dalle.

Final Verdict:

Jika dapat memaafkan segala kebodohan yang dilakukan dari para karakternya, film thriller kejar-kejaran ala kucing-tikus ini cukup efektif dalam mencengkram dan memberikan ketegangan bagi penontonnya dari awal hingga akhir.

Review Film Inside (2018) - Thriller ala Kucing-Tikus yang Efektif dalam Memberikan Ketegangan
6.5Overall Score
Reader Rating 0 Votes
0.0