Barisan film komedi Indonesia yang memanfaatkan para stand up comedian yang mulai booming sejak awal dekade 2010-an ini kerap menghasilkan film-film dengan kualitas mengkhawatirkan. Walaupun begitu potensi-potensi para comic ini tidak bisa dikesampingkan begitu saja mengingat beberapa diantaranya sukses angkat nama menjadi sutradara, penulis naskah, konsultan komedi, sampai aktor yang kompeten di berbagai film-film yang sukses secara kuaitas dan komersil. Nama-nama seperti Ernest Prakasa, Raditya Dika, Ge Pamungkas, Arie Kriting, Bene Dion Rajagukguk, Pandji Pragiwaksono adalah beberapa nama comic Indonesia yang cukup sukses terjun ke dunia seni peran lewat berbagai bidang yang mereka tekuni.

Di film Kapal Goyang Kapten karya rumah produksi Mega Pilar Pictures dan disutradarai oleh Raymond Handaya ini adalah film komedi terbaru yang memanfaatkan para comic sebagai penulis naskah dan pemeran dalam filmnya. Ditulis oleh Muhadkly Acho dan Awwe serta dibintangi Ge Pamungkas, Yuki Kato, Babe Cabita, Muhadkly Acho, Asri Welas, Mamat Alkatiri, Ananta Rispo, Yusril Fahriza, Arief Didu, Andi Annisa, Mathias Muchus serta penampilan khusus dari  Roy Marten ini direncanakan tayang mulai tanggal 5 September 2019 di seluruh bioskop Indonesia.

film Kapal Goyang Kapten

Loading...

Synopsis

Gomgom (Babe Cabita), pemilik travel di Ambon menyambut kedatangan sekelompok turis yang tergabung dalam paket liburan miliknya. Di tengah laut saat perjalanan ke lokasi wisata kapal rombongan turis yang terdiri dari solo traveler Tiara (Yuki Kato), Dr Burhan (Arief Didu) dan istri (Asri Welas) serta anaknya, Kara (Romaria Simbolon), pengantin baru Darto (Yusril Fahriza) dan Salma (Naomi Papilaya) serta tiga sahabat Agung (Ananta Rispo), Noni (Andi Anissa) serta Cika (Rima Gembala) tersebut mendadak dibajak oleh 3 orang perompak yang misterius. Meski sudah merelakan harta bendanya para turis terpaksa harus mengangkut para perompak yang kapalnya karam akibat terlalu banyak beban hasil rampokan.

Perompak yang dipimpin Bertus (Mamat Alkatiri)  bersama anak buahnya Cakka (Muhadkly Acho) dan Daniel (Ge Pamungkas) mengancam akan membuang para turis di sebuah pulau lalu kabur dengan kapal milik Gomgom tersebut. Malangnya setibanya di pulau tanpa penghuni, solar kapal habis. Dengan sangat terpaksa para turis dan perompak pun tinggal di pulau, mencoba mencari bantuan dan bertahan hidup dengan cara bekerjasama.

Di tengah keterasingan mereka, tanpa dinyana muncul seseorang misterius yang ternyata adalah orang yang terdampar sejak lama. Pak Sentot (Mathias Muchus) dengan bola volinya, Mika, pun senang karena memiliki teman lalu mengajari mereka bertahan hidup di pulau itu. Setelah beberapa hari, Chemistry dan keakraban di antara mereka pun semakin terbangun, apalagi setelah para perompak saling berbagi masa lalu dan motif mereka dalam merompak kapal.

film Kapal Goyang Kapten

Review

Sikap skeptis penonton film komedi Indonesia dengan memasang para comic patut diwaspadai oleh para pembuat film, namun tidak sebaiknya dihindari untuk coba terus ditawarkan dengan kualitas naskah dan produksi film yang baik. Secara umum film Kapal Goyang Kapten memiliki naskah yang mengalir dengan baik walaupun plot perompak dengan kapal bocornya terasa bodoh namun tertutupi oleh letupan-letupan konflik yang terasa baik eskalasinya di tiap babak. Meskipun ide ceritanya tidak segar namun poin dari cerita dan pesan gotong royong yang berusaha disampaikan mampu diterjemahkan dengan baik dalam film.

Naskah karya Muhadkly Acho dan Andi Awwe Wijaya (Warkop DKI Reborn) ini juga menyisipkan komedi-komedi ala stand up comedian dengan set up yang baik maupun celetukan-celetukan konyol nan receh yang menghibur. Namun jenis komedi ini sangatlah beresiko untuk ditampilkan di film layar lebar, ini dikarenakan penonton remaja dan dewasa muda yang menjadi segmen penonton film ini terbiasa menikmati gaya komedi sejenis dengan gratisan di televisi maupun di kanal youtube. Alhasil sikap skeptis bisa muncul pada penonton yang alih-alih terhibur malah bisa jadi hanya bisa kecut dalam menikmati film ini.

film Kapal Goyang Kapten

Raymond Handaya (I Love You, Masbro, Warisan Olga) selaku sutradara memadukan drama komedi dalam film ini dengan tampilan sinemamtografi yang canti dari gambar panorama indah pulau dan laut di kepulauan Ambon, Maluku. Secara teknis, film ini terbilang sangat baik dengan gambar ciamik, tata suara apik, artistik cantik serta editing yang baik. Praktis tidak ada kekurangan berarti secara teknis produksi film.

Sisi akting pun demikian, semua aktor bermain sesuai dengan porsinya. Pendapat bisa terbelah pada Babe Cabita yang memegang peranan penting di awal film sebagai Gomgom. Penonton bisa menganggap dia lucu atau berlebihan karena adegan dan dialog Gomgom di babak pertama film ini sangat dominan. Begitu juga dengan Ge Pamungkas (Ghost Writer, Susah Sinyal) di peran yang dominan drama tanpa pernah melucu. Walaupun sebelumnya di Ghost Writer juga memiliki peran drama, namun di film ini terasa lebih drama lagi. Saya merasa sedikit aneh melihat Ge tidak melawak sama sekali dalam film.

Satu aktor yang mencuri perhatian adalah, Mathias Muchus (Istana Kecantikan, Laskar Pelangi) yang memberikan performa penuh energi dengan karakternya yang eksentrik dan unik. Karakter tribute (atau terinspirasi) dari film Tom Hanks berjudul Cast Away ini menggerakkan film ke arah positif saat babak kedua film dimulai.

film Kapal Goyang Kapten

Kesimpulan Akhir

Bukan sejenis film komedi yang baru dan segar, bahkan cenderung memiliki gaya komedi yang kerap kita lihat di acara televisi dan kanal youtube, namun film Kapal Goyang Kapten layak diapresiasi berkat usahanya dalam memberikan tontonan menghibur dengan pesan tersirat tentang gotong-royong. Boleh dinikmati sekadar sebagai pelepas penat dan mencari hiburan komedi yang ringan tanpa perlu berpikir keras memahami punchline, maupun plot ceritanya.

Note: Scroll / gulir ke bawah untuk melihat rating penilaian film

Loading...

Review Film Kapal Goyang Kapten (2019) - Film Komedi Yang Tahu Diri Akan Potensi Kelucuan Recehnya
6.5Overall Score
Reader Rating 5 Votes
6.1