Loading...

Sekte merupakan film horor thriller yang disutradarai oleh William Chandra dan dibintani oleh Asmada Abigail, Derby Romero, Rizky Nazar. Ini merupakan debut penyutradaraan film panjang bioskop, setelah sebelumnya berpartisipasi pada film omnibus 3Sum. Film Sekte telah rilis sejak 2 Mei 2019.

Sinopsis:

Lia (Asmara Abigail) terbangun dari tidurnya dan mendapati dirinya telah berada dalam sebuah rumah besar. Dia sebelumnya mengalami kecelakaan di tengah hutan dan tidak sadarkan diri. Rumah itu merupakan rumah sebuah komunitas pengikut sekte aliran sesat dan semua orang yang telah masuk ke dalam rumah tersebut tidak akan pernah bisa keluar lagi karena dinding pagarnya sangat tinggi dan pagarnya digembok berlapis-lapis.

Keanehan demi keanehan mulai terjadi di rumah itu, bahkan terjadi kematian dari salah satu penghuni rumah sehingga membuat Lia ingin melarikan diri bagaimana pun caranya.

Review:

Akhir-akhir ini cukup banyak film horor Indonesia yang mengangkat tema pemujaan terhadap setan/iblis sebut saja Pengabdi Setan (2017) maupun Sebelum Iblis Menjemput (2018), kemudian lagi untuk film Barat / Hollywood adalah Hereditary (2018) dan film remake Suspiria (2018). Sekte juga turut mengambil tema ini dengan memasukan berbagai komentar sosial di dalamnya seperti sindiran-sindiran terhadap para penganut agama yang terlalu fanatik atau radikal, sindiran terhadap penganut agama mayoritas / agama yang diakui yang sedikit-sedikit berteriak sesat kepada agama-agama / kepercayaan-kepercayaan yang sedikit berbeda dengan ajarannya. Kemudian turut juga memberikan komentar sosial mengenai orang-orang yang tersingkirkan atau terkucilkan karena dianggap berbeda hanya karena orientasi seksual, penggunaan obat terlarang, penyakit, dll. Ada lagi komentar terhadap manusia yang sebenarnya juga “menyembah” kekuasaan, kekayaan dan ketenaran, sehingga apa yang dilakukan oleh para pengikut sesat ini, tidak berbeda dengan kebanyakan orang lain di luar sana. Berbagai komentar sosial ini cukup mengena dan tentu masih sangat relevan hingga saat ini, namun seharusnya bisa dibuat lebih subtil lagi, dalam Sekte terkesan dilontarkan secara langsung sehingga bisa jadi terlalu menggurui.

Sekte memiliki berbagai adegan yang cukup efektif dalam menakut-nakuti khususnya di bagian awal saat Lia ingin mencoba untuk melarikan diri. Adegan terbaik ada saat adegan tanpa suara yang sangat mencekam dan membuat penonton menahan nafas. Begitu juga sinematografi dengan tone warna hijau dan merah mampu membangun sebuah suasana horor yang menakutkan. Namun sayangnya setelah memasuki pertengahan hingga menjelang akhir, film berjalan repetitif, tidak koheren, perilaku karakter-karakternya tidak konsisten hingga latar musik yang terlalu memekakkan telinga sehingga menjadi sangat membosankan. Untungnya film ditutup dengan twist yang mengejutkan, dirangkai dengan cukup baik dan cukup pintar.

Deretan pemainnya tidak memberikan akting yang baik, dapat dikatakan akting-aktingnya canggung, ditambah lagi dialog-dialog yang kaku dan beberapa dialog yang tidak masuk akal di awal-awal film. Walau adegan topless atau tanpa busana dari Asmara Abigail di salah satu adegan boleh jadi patut diberikan acungan jempol karena masuk dalam esensi cerita dan tidak murahan atau mengada-ngada.

Ketidak masuk akalan selain terjadi pada dialog, terjadi juga di sisi cerita. Lihat saja bagaimana mungkin pemeran utamanya menerima saja kalau dia harus tinggal di rumah sekte sesat itu, padahal dia masih dalam luka-luka, seharusnya dia bisa meminta untuk ke rumah sakit. Lalu tidak tampak dia ingin mencari tahu asal-usul dirinya yang terlupakan karena amnesia itu. Kemudian lagi saat salah satu penghuni rumah memperbolehkan dia supaya keluar esoknya, tetapi karakter utamanya ini malah mempersulit keadaan dengan ingin keluar malam itu juga.

Kesimpulan Akhir:

Film Sekte memiliki beberapa adegan horor yang dapat membuat penontonnya menahan nafas dengan sinematografi yang dapat membangun suasana mencekam. Berbagai komentar sosialnya cukup mengena dan relevan di masa sekarang yang penuh dengan kefanatikan agama ini. Namun, sayang bagian tengah-tengah film hingga menjelang akhir terasa sangat repetitif dan membosankan. Untungnya film ini terselamatkan di sisi endingnya yang mengejutkan dan cukup pintar.

Review Film Sekte (2019) - Melarikan Diri dari Sekte Aliran Sesat
6Overall Score
Reader Rating 0 Votes
0.0